Saturday, 9 Safar 1442 / 26 September 2020

Saturday, 9 Safar 1442 / 26 September 2020

Quark, Olahan Susu yang Disebut Lebih Sehat dari Yoghurt

Rabu 09 Sep 2020 22:27 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Nora Azizah

Secara teknis, quark adalah keju yang lembut dan dapat dioles (Foto: quark)

Secara teknis, quark adalah keju yang lembut dan dapat dioles (Foto: quark)

Foto: PxHere
Secara teknis, quark adalah keju yang lembut dan dapat dioles.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yoghurt menjadi salah satu menu paling banyak dipilih karena masuk dalam salah satu menu sehat. Bahkan, varian susu yang digunakannya pun semakin hari semakin banyak.

Baca Juga

Namun, saat ini, ada menu olahan susu yang disebut lebih sehat dari yoghurt. Jenis makanan bernama quark asal Jerman ini diklaim menjadi salah satu menu sehat yang biasa dikonsumsi warga Jerman.

Quark adalah menu yang sulit untuk dijabarkan. Secara teknis, quark adalah keju yang lembut dan dapat dioles. Namun, karena teksturnya yang lembut, quark lebih sering dibandingkan dengan yogurt kental.

Tekstur makanan ini mirip dengan greek atau skyr. Quark juga sering disamakan dengan keju cottage, namun dengan tekstur tidak terlalu menggumpal.

Mengenai rasa, makanan ini paling tepat disebut memiliki rasa yang ringan dan tidak terlalu manis atau asam. Quark tidak memiliki rasa yang tajam seperti yoghurt.

Secara nutrisi, quark memiliki beberapa keunggulan. Satu porsi quark plain mengandung empat persen lemak dengan banyak komposisi.

photo
(Foto: quark yang diolah menjadi topping) - (Pxfuel)

Ahli Diet Olahraga, Lori Russell, melansir laman bicycling, Rabu (9/9), mengatakan, quark memberikan dampak kesehatan yang sama seperti yoghurt atau skyr. Kemungkinan besar memang memiliki level berbeda tergantung merk.

“Quark mengandung semua asam amino esensial, termasuk leusin yang membantu sintesis protein otot,” katanya.

Russell mencatat, quark bisa menjadi pilihan camilan berprotein yang baik atau pilihan makanan vegetarian untuk meningkatkan menu makronutrien. Penelitian menunjukkan, tubuh dapat menghabiskan hingga 30 gram protein setelah melakukan latihan ketahanan laju sintesis protein otot.

“Kandungan protein yang tinggi pada quark, juga menjadikannya pilihan menu yang baik setelah bekerja keras karena quark akan membantu memperbaiki otot kita,” kata Russell lagi.

Cara paling baik mengkonsumsi quark adalah konsumsi dengan sendok layaknya camilan seperti yoghurt. Lalu, bisa ditambahkan topping, seperti granola, kacang-kacangan, atau buah-buahan. Tapi bisa juga diblender layaknya smoothies atau jadi topping salad.

“Cobalah bergantian konsumsi antara quark, yoghurt Greek, dan keju cottage. Jadi kita bisa menikmati ketiganya, dan bisa menikmati quark juga,” kata Russell memberikan saran.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA