Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Satu Orang Pedagang Pasar Baru Bandung Positif Covid-19

Selasa 01 Sep 2020 16:13 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andi Nur Aminah

Kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Baru, Kota Bandung. (ilustrasi)

Kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Baru, Kota Bandung. (ilustrasi)

Foto: Edi Yusuf/Republika
Pedagang tersebut diduga terpapar di luar area pasar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PD Pasar Bermartabat Kota Bandung menyebutkan bahwa salah seorang pedagang Pasar Baru yang positif covid-19 berdasarkan hasil uji usap di salah satu rumah sakit diduga terpapar di luar area pasar tersebut. Saat ini, yang bersangkutan telah melakukan isolasi mandiri. 

"Pedagang terpapar bukan di area pasar tapi sakit demam (terus) di tes swab mandiri. (Kami) dapat info 29-30 Agustus kemarin," ujar Humas PD Pasar Bermartabat Kota Bandung, Iqbal Nurhakim saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (1/9).

Sejak kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), ia mengungkapkan pasar di Kota Bandung sudah kembali beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Menurutnya, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan pengunjung.

Baca Juga

"Kami tetap sebetulnya menjalankan protokol kesehatan ketat dan maksimal sosialisasi memakai masker, menyediakan wastafel dititik gerbang Pasar Baru dan pemeriksaan suhu tubuh berjalan sampai saat ini dan imbauan memakai plastik tangan," katanya.

Selain itu, pihaknya mendorong agar pemilik kios menyediakan hand sanitazer termasuk pihaknya mengatur pintu keluar masuk serta jaga jarak. Namun, Iqbal mengaku menyayangkan masih adanya kasus seorang pedagang positif covid-19 di lantai dasar Blok S.

Menurutnya, pihaknya langsung melakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan di blok tersebut dan memberikan pemahaman kepada pengunjung dan pedagang. Dia mengatakan, sebanyak 56 pedagang di blok tersebut sementara tidak berjualan selama empat hari ke depan. 

Ia mengatakan, pihaknya pun mendata seluruh pedagang di lokasi tersebut untuk memudahkan dinas kesehatan apabila akan melakukan uji usap atau swab test. Menurutnya, pihaknya mengimbau agar pedagang dan pengunjung tidak panik sebab tidak terpapar di area pasar. "Sebagian besar pedagang masih beroperasi," katanya. 

Ia menjelaskan, pihaknya pun menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada pasar pasar yang berada di bawah naungan PD Pasar Bermartabat. "Pasar-pasar memberikan laporan secara berkala ke pusat," katanya. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA