Selasa 28 Jul 2020 20:29 WIB

KAI Daop Madiun Beri Diskon KA Bima dan Turanggadi 25 Persen

Diskon diberikan menyambut libur panjang Idul Adha

Red: Nur Aini
Penumpang duduk di dalam rangkaian gerbong KA Bima
Foto: Antara/Aprillio Akbar
Penumpang duduk di dalam rangkaian gerbong KA Bima

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko menyatakan penumpang kereta jarak jauh, KA Bima dan KA Turanggadi wilayah daerah operasi setempat akan mendapatkan diskon hingga 25 persen. Diskon diberikan melalui program "Promo Big Sale" PT KAI (Persero) dalam rangka menyambut libur panjang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

"Potongan tarif hingga 25 persen untuk perjalanan kereta api jarak jauh tersebut merupakan apresiasi kepada pelanggan KAI dalam menyambut libur panjang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah," ujar Ixfan Hendriwintoko di Madiun, Selasa (28/7).

Baca Juga

Menurut dia, diskon tersebut sebagai bentuk apresiasi atas semakin meningkatnya jumlah pelanggan kereta api di masa adaptasi kebiasaan baru. Promo tersebut berlaku untuk perjalanan KA jarak jauh tanggal 30 Juli sampai dengan tanggal 2 Agustus 2020.

Ia menjelaskan, secara nasional terdapat sejumlah KA jarak jauh yang diberlakukan promo "Big Sale" oleh PT KAI (Persero) dengan potongan tarif hingga 25 persen. Yaitu, Kertajaya (Pasar Senen-Surabaya Pasarturi), Sembrani (Gambir-Surabaya Pasarturi), Argo Lawu (Gambir-Solo Balapan), dan Argo Dwipangga (Gambir-Solo Balapan). Sedangkan, KA yang lewat Daop 7 Madiun yaitu KA Turangga (Gambir–Bandung-Madiun- Surabaya Gubeng) dan KA Bima (Gambir–Madiun-Malang)

"Potongan yang diberikan cukup menarik. Contohnya KA Bima sebelumnya Rp 650.000 menjadi Rp 500.000 dan KA Turangga dari Rp 630.000 menjadi Rp 500.000," kata Ixfan.

Tiket tersebut dapat dipesan di aplikasi KAI Access, Web kai.id, dan seluruh mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

"Jumlah tiket promo yang disediakan juga terbatas, Jadi, ayo bagi calon penumpang di Daop Madiun yang ingin mendapatkan promo tersebut jangan sampai kehabisan," katanya.

Ia mengatakan antusiasme penumpang di wilayah Daop 7 Madiun untuk menggunakan KA jarak jauh di masa normal baru semakin hari semakin meningkat. Sesuai data, dari periode tanggal 20-26 Juli 2020 jumlah penumpang KA jarak jauh mencapai 2.002 penumpang.

"Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 11 persen dari periode pekan sebelumnya tanggal 13-19 Juli 2020 yang hanya mencapai 1.805 penumpang," katanya.

KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam perjalanan KA. Seperti mensyaratkan surat keterangan bebas Covid-19, wajib memakai masker, suhu badan tidak melebihi 37,3 derajat Celcius, dalam kondisi sehat yakni tidak demam, batuk, flu, dan sesak nafas, serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

Tidak hanya itu, untuk menjaga kemanan dan kenyamanan penumpang saat bepergian di masa adaptasi kebiasaan baru ini, KAI juga membagikan "face shield" secara gratis kepada para pelanggan. Sedangkan, untuk pelanggan di bawah 3 tahun (infant), agar membawa pelindung wajah sendiri.

"Silakan masyarakat memanfaatkan berbagai layanan, termasuk juga promo potongan harga yang diberikan oleh KAI. KAI berkomitmen untuk menyediakan transportasi yang aman, nyaman dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan," kata Ixfan.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement