Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Cara Rasulullah SAW Menggendong Anak Kecil Saat Sholat

Selasa 21 Jul 2020 05:20 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Nashih Nashrullah

Rasulullah SAW pernah menggendong anak kecil kala sholat. Ilustrasi anak Ilustrasi Kaki Bayi

Rasulullah SAW pernah menggendong anak kecil kala sholat. Ilustrasi anak Ilustrasi Kaki Bayi

Foto: Pexels
Rasulullah SAW pernah menggendong anak kecil kala sholat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Rasulullah SAW adalah sosok penyayang anak. Hal ini terlihat dalam sejumlah kesempatan, antara lain beliau menggendong anak kecil saat melaksanakan sholat. 

Baca Juga

Dalam Shahih Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Qatadah RA Rasulullah SAW pernah sholat sambil menggendong cucunya yang masih bayi, bernama Umamah binti Zainab binti Rasulullah yang merupakan anak dari Abul Ash in Rabi': 

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ يُصَلِّي وَأُمَامَةُ بِنْتُ أَبِي الْعَاصِ عَلَى عَاتِقِهِ؛ فَإِذَا رَكَعَ وَضَعَهَا وَإِذَا قَامَ حَمَلَهَا"

"Ketika beliau berdiri, anak itu di digendong di lehernya, ketika beliau rukuk anak itu diletakkannya dan ketika berdiri kembali digendong," kata Ibnul Qayyim dalam Tahdzib Sunan Abu Dawud A'lamul Fawaid.

Dalam riwayat Imam Muslim, kata Ibnu Qayyim, Rasulullah menggendong anak itu di lehernya.  Sementara di dalam riwayat Imam Abu Dawud "Ketika kami menunggu Rasulullah SAW pada sholat Zhuhur atau Ashar dan Bilal sudah mengundang Rasulullah untuk sholat, tiba-tiba beliau keluar kepada kami, sedangkan' Umamah binti Abul Ash, putri Zainab ada di leher beliau. Nabi SAW berdiri di tempat sholat dan kami berdiri di belakang Beliau, sedangkan Umamah tetap berada di tempat semula.  Kami pun bertakbir hingga ketika Rasulullah SAW hendak rukuk, anak itu Beliau pegang lalu diletakkan beliau pun rukuk, dan sujud. Ketika beliau selesai dari sujud untuk berdiri, anak itu beliau ambil lagi lalu Beliau gendong ke tempat semula. Demikian seterusnya cara Rasulullah SAW yang memperlakukan cucu beliau itu pada setiap awal sampai akhir sholat. "Itu jelas menunjukkan saat itu Rasulullah SAW yang melakukan salat fardhu," Ibnul Qayyim. 

Selain itu,kata Ibnu Qayyim, hadits tadi merupakan bantahan atas pendapat yang mengatakan, aksi menggendong anak saat sholat tidak sah. Hadits itu memuat pula pelajaran tentang kasih sayang terhadap anak kecil, tawadhu, dan akhlak mulia. "Di samping itu, menyentuh anak perempuan tidak membatalkan wudhu," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA