Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Paris Buka Bioskop Drive-in Terapung di Sungai Seine

Ahad 19 Jul 2020 09:11 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah / Red: Nur Aini

Menikmati Pesona Paris dari Sungai Seine.   (Republika/Irwan Kelana)

Menikmati Pesona Paris dari Sungai Seine. (Republika/Irwan Kelana)

Foto: Republika/Irwan Kelana
Bioskop terbuka yang terapung di Sungai Seine disambut antusias warga Paris

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Bioskop drive-in menjadi salah satu alternatif menonton film di tengah pandemi Covid-19. Jika biasanya drive-in dinikmati dari mobil masing-masing, di Paris ada konsep baru yakni drive-in terapung di sungai Siene.

Para penonton disediakan perahu yang bisa menampung hingga enam orang saling kenal. Konsep yang out of the box itu tenyata disambut hangat oleh masyarakat.

“Saya sangat menikmati bioskop terbuka. Itu menandai awal musim panas, dan bahkan jika kita sudah berada di pertengahan Juli, bagi saya itu menandai awal petualangan musim panas di Paris,” kata salah satu penonton, Eloise Blomme.

Baca Juga

"Saya benar-benar menikmati gagasan bioskop di atas perahu seperti ini. Saya tidak ingin ketinggalan momen," tambah Blomme seperti dilansir Reuters, Ahad (19/7).

Bioskop drive-in di atas perahu ini sejalan dengan Paris Plages, program tahunan yang dikelola pemerintah kota untuk merayakan musim panas dengan cara yang menyenangkan. Bioskop tersebut sudah bisa dinikmati sejak 18 Juli 2020.

Pada pemutaran perdana kemarin, setidaknya ada 38 perahu listrik yang digunakan pengunjung untuk menonton film komedi Prancis 2018 "Le Grand Bain". Penyelenggara berharap bisa mengadakan pertunjukan serupa selama enam minggu perayaan Paris Plages. 

Paris Plage menawarkan kesempatan olahraga seperti anggar, sepak bola dan ruang olahraga terbuka lainnya kepada masyarakat. Tentunya semua itu digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan pembatasan beberapa kegiatan.

Bioskop mainstream sendiri telah dibuka kembali di Prancis, tetapi jumlah pengunjungnya masih sangat rendah. Sementara, virus telah terkendali dengan angka kematian dan jumlah orang dalam perawatan intensif turun. Tetapi kasus harian telah meningkat menjelang musim liburan musim panas. Penyakit ini telah menewaskan lebih dari 30.000 orang di Prancis.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA