Sabtu 23 May 2020 12:12 WIB

Harga Sayur Buncis di Ambon Tembus Hingga Rp 60 Ribu per Kg

Sebelumnya, harga buncis hanya Rp 30 ribu.

Buncis
Foto: pixabay.com
Buncis

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Harga sayur buncis di Ambon meroket. Harga berbagai jenis sayuran yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional Kota Ambon, sehari menjelang lebaran masih tetap normal. Sementara, sayur buncis yang naik hingga mencapai Rp 60.000/Kg, dari sebelumnya Rp 30.000.

Hasil pantauan di pasar Mardika dan pasar Lama, Sabtu (23/5), para pedagang menawarkan harga sayur buncis Rp 60.000/Kg. Pedagang sayur pasar Mardika, Udin yang ditemui di lokasi penjualannya mengatakan, untuk jenis sayur yang satu ini memang stok agak berkurang hingga mempengaruhi harga ang dipatok para pedagang.

Baca Juga

Hanya beberapa orang pedagang saja yang memiliki stok sayur buncis tersebut. Di sisi lain, banyak pembeli yang mencari sayur tersebut .

Sedangkan lainnya seperti sayur kentang masih tetap normal yakni Rp 20.000/Kg, wortel sedikit bergerak naik dari Rp 24.000 menjadi Rp 26.000/Kg, sayur putih produksi petani lokal normal Rp 25.000/Kg, dan sayur kol Rp 20.000/Kg.

"Kalau dilihat dari perbedaan harga masih normal, karena perubahan naik hanya pada sayur buncis saja," kata Munir, pedagang pasar Mardika.

Sedangkan sayuran hasil produksi petani lokal hingga kini masih tetap normal, belum terjadi perubahan harga. Hal ini disebabkan stok cukup banyak dan terlihat dimana-mana.

Mulai dari sayur kangkung, bayam, daun singkong, melinjo, sayur paku di patok Rp 5.000/ikat, kemudian kacang panjang mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 7.000/ikat, terong Rp 5.000/empat buah, ketimun Rp 10.000/empat buah besar, tomat buah Rp 16.000/Kg.

Corry, pembeli yang ditemui seusai membeli sayur sawi dan kangkung mengatakan, lumayan hingga hari ini harga sayur produksi petani lokal masih murah, belum ada perubahan harga sayur kecuali sayur buncis yang naik cukup tajam.

"Tetapi kalau sayur lain seperti kol, kentang, wortel maupun sawi putih masih normal-normal saja," ujarnya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement