Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Pentas Teater Musikal Inggit Garnasih Diundur Jadi Agustus

Selasa 24 Mar 2020 02:00 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Pementasan monolog Happy Salma dalam Teater Musikal

Pementasan monolog Happy Salma dalam Teater Musikal "Inggit Garnasih" diundur menjadi Agustus 2020.

Foto: Republika/Desy Susilawati
Pementasan monolog Happy Salma dalam teater musikal "Inggit Garnasih" diundur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Titimangsa Foundation menunda pementasan monolog Happy Salma dalam Teater Musikal "Inggit Garnasih". Pertunjukan yang semula direncanakan pada 18 April 2020, diundur pelaksanaannya menjadi 22 Agustus 2020.

Lokasi penyelenggaraan tidak berubah, yakni bertempat di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta. Penundaan tersebut akibat pandemi global virus korona Covid-19 yang telah menyebar secara cepat di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Pendiri Titimangsa Foundation, Happy Salma, mengatakan penundaan dilakukan sebagai upaya preventif terhadap penularan Covid-19 di Indonesia. Dia memutuskan melakukan pengunduran pentas mengingat semakin banyak masyarakat yang terjangkit.

"Ini merupakan langkah antisipasi kami untuk melindungi para pencinta seni dan sastra. Sebagai warga negara yang taat, kami pun harus mengikuti anjuran pemerintah untuk menunda semua kegiatan yang mengumpulkan orang banyak," ujarnya.

Lewat pernyataan resminya, Happy menyampaikan tiket yang sudah dibeli dapat disimpan dan dipergunakan untuk menonton pada 22 Agustus 2020. Titimangsa Foundation juga menyediakan kesempatan bagi penonton yang ingin melakukan pengembalian uang.

Pementasan Monolog Happy Salma dalam Teater Musikal "Inggit Garnasih" diprakarsai oleh Titimangsa Foundation dan mendapat dukungan dari Bakti Budaya Djarum Foundation. Pertunjukan merupakan produksi ke-34 dari Titimangsa Foundation.

Teater musikal itu mengangkat kisah hidup Inggit Garnasih, istri kedua dari presiden pertama RI, Soekarno. Perempuan kelahiran Bandung itu telah setia menemani Soekarno selama 20 tahun pernikahan dan mengantarnya menjadi pemimpin negara.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA