Tuesday, 3 Syawwal 1441 / 26 May 2020

Tuesday, 3 Syawwal 1441 / 26 May 2020

PKS dan Demokrat Bertemu, Ini yang Dibahas

Kamis 12 Mar 2020 23:10 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Muhammad Hafil

Pertemuan PKS dan Demokrat digelar tertutup.. Foto: Presiden PKS - Sohibul Iman.(Republika/Putra M. Akbar)

Pertemuan PKS dan Demokrat digelar tertutup.. Foto: Presiden PKS - Sohibul Iman.(Republika/Putra M. Akbar)

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pertemuan PKS dan Demokrat digelar tertutup.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan kedua partai tersebut digelar tertutup. Sohibul mengungkapkan, sejumlah isu menjadi bahasan dalam pertemuan tersebut.

"Ya tentu kita membicarakan tentang situasi masyarakat situasi bangsa ini yang sekarang ini kita sedang menghadapi banyak tantangan global ya. selain masalah corona, yang berimbas kepada banyak aspek, termasuk hari ini saya kira harga minyak, kemudian kondisi pasar modal dan sebagainya itu juga jadi bahasan kita," kata Sohibul, Kamis (12/3).

Selain itu keduanya juga menyoroti sejumlah agenda keparlemenan, salah satunya yaitu omnibus law, ambang batas parlemen (parliamentary treshold), dan juga terkait pilkada 2020. Terkait pilkada keduanya sepakat akan menjalin kerjasama pada pilkada 2020 di beberapa daerah.

"Tadi sudah kita perkenalkan penanggungjawab di PKS dan tanggungjawab di Demokrat nanti akan bertemu secara khusus untuk memetakan dimana PKS dengan Demokrat bisa bekerja sama," ujarnya.

Selain Sohibul, sejumlah petinggi PKS lainnya turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka diantaranya Sekjen PKS Mustafa Kamal, Ketua DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini.

Sementara petinggi Partai Demokrat yang menerima kedatangan petinggi PKS antara lain Hinca Panjaitan, Syarief Hasan, Amir Syamsudin, E.E Mangindaan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA