Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Kenangan di Kampung Jurang Ara

Sabtu 30 Mar 2019 14:04 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Ilustrasi tanaman padi yang siap panen

Ilustrasi tanaman padi yang siap panen

Kawan-kawan kita yang resah di sana menyeruput secangkir hari pensiun.

Di jurang ara kutanam masa lalu dan batang-batang kenangan bersama padi-padi hamil milyaran harapan surga kehidupan yang kian kuning sekuning kulit lengan pinangan.

Dan di sanalah pertama kali kurasakan kasih-sayang ladang-sawah adalah sumber mata air kehidupan bermula dan berbiak, yang membuat mamak dan emakku bertahan tersenyum dan berduka merasakan kaki-kaki hidup timpang berjalan.

Namun, mereka tetap gembira walau lebih sering hati menyala kesedihan setelah padi-padi berbuah air mata. Sebab bagiku dan mereka, kemelaratan dan kesedihan kampung adalah asal-usul sejarah bersimbah bahagia.

Maka, hari ini di kota kata-kata. Kukenang segala babad kampung jurang ara dalam puisi dan ingatan. Sebagai rasa takzimku pada tanah kelahiran.

Sebab, bila kuhapus sejarah kenangan kampung jurang ara dalam ensiklopedia ingatanku. Sama saja dengan mengencingi Tuhan dan nenek-moyang dengan pesing air kemunafikan.

-- Jurang Ara, 2018

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA