Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

Secangkir Puisi

Selasa 19 Feb 2019 13:45 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Secangkir Puisi. Ilustrasi.

Secangkir Puisi. Ilustrasi.

Kutambahkan sesendok cinta, sesendok rindu

REPUBLIKA.CO.ID, Puisi Oleh: Ahmad Soleh

SECANGKIR PUISI
Kutuang kata-kata di dalamnya
kutambahkan sesendok cinta, sesendok rindu,
dan harapan yang tak terlalu manis di bibir cangkir
bait terukir ungkapan isi hati telah tersaji
selamat menikmati.

-- Tanah Merdeka, 8 September 2015

 

GEMBALA
Aksara kugembalakan di ladang kertas
kutuang tinta pikiran
kusematkan pula bait-bait perjalanan
hingga sajakku beranak-pinak,
membudi daya, lestari, dan hidup abadi di sanubari.

-- Jakarta, 16 Oktober 2015

RENUNG
Renungkan sejenak.
Setiap gelap yang tergelak.
Oleh tawa yang dibawa rincik-rincik hujan.
Hingga kita kembali pada kenang yang tergenang di pekarangan.

-- Bogor, 2017

PERAYAAN TAHUN BARU
Apalah artinya tahun baru buat kita yang menyeduh kopi untuk merayakan tiap waktu.

-- 2018

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA