Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

UNBK dan UNKP Papua Ditunda Selasa

Senin 22 Apr 2019 11:53 WIB

Red: Friska Yolanda

Peserta ujian mengerjakan soal saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP.

Peserta ujian mengerjakan soal saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP.

Foto: Republika/Edi Yusuf
UNBK di Papua, Papua Barat, dan NTT digelar sejak Selasa sampai Jumat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian nasional berbasis kertas pensil (UNKP) tingkat SMP/MTs di Papua ditunda hingga Selasa (23/4). Pelaksanaan UN digelar hingga Jumat (26/4).

Baca Juga

"Memang betul pelaksaan ujian nasional tingkat SLTP dilaksanakan Selasa (23/4) atau sehari setelah tingkat nasional," kata Sekretaris Panitia Ujian Nasional Dinas Pendidikan Papua Bejo kepada Antara di Jayapura, Senin (22/4).

Dijelaskan, penundaan itu sesuai dengan surat dari Badan Standar Pendidikan Nasional (BSPN) tentang revisi jadwal UN SMP/Mts untuk Provinsi Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Surat tersebut pelaksanaan UN diundur dari Senin (22/4) hingga Kamis (25/4) menjadi Selasa (23/4) hingga Jumat (26/4).

Selain perubahan jadwal ujian mata pelajaran yang diujikan juga berbeda yakni bila ujian serentak diawali Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Khusus Papua, Papua Barat dan NTT, jadwal mata ujian yang diujikan menjadi Matematika, Bahasa Inggris, IPA dan Bahasa Indonesia.

Secara keseluruhan persiapan sudah baik karena soal-soal ujian untuk UNKPsudah berada di ibukota distrik, kata Bejo. Menurutnya, seluruh sekolah yang melaksanakan UNBK dan UNKPsudah siap serta berharap tidak ada gangguan baik jaringan maupun listrik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Fachrudin Pasolo secara terpisah mengakui persiapan pelaksanaan UNBK di SMP/MTs sudah mencapai 99 persen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA