Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

STP Trisakti Terus Kembangkan Program Double Degree

Senin 10 Sep 2018 15:19 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Esthi Maharani

Kampus Universitas Trisakti di Jakarta.

Kampus Universitas Trisakti di Jakarta.

Foto: hendiqu.blogspot.com
Ada empat program studi yang bisa ditempuh dengan double degree

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti terus mengembangkan program double degree dengan perguruan tinggi asing. Tahun ini, STP Trisakti menggandeng dua universitas ternama yakni International Management Institute (IMI) Switzerland dan Burapha University Bangkok Thailand.

Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati menyampaikan ada empat program studi (prodi) yang bisa ditempuh dengan double degree yaitu prodi Diploma 4 (Sarjana Terapan) Perhotelan, D4 Usaha Perjalanan wisata dan S1 Hospitaliti dan Pariwisata.

"Untuk menjaga kualitas kami hanya menerima sedikit mahasiswa, paling hanya 25 orang per prodi," kata Fetty kepada Republika, Senin (10/9).

Fetty menjelaskan, program double degree STP Trisakti memang tidak membutuhkan biaya yang sedikit. Jika dikalkulasikan kurang lebih mahasiswa perlu mengeluarkan anggaran pendidikan sekitar Rp 800 juta hingga selesai studi.

"Tapi yang perlu digarisbawahi biaya segitu itu, mahasiswa sudah tinggal bawa badan saja. Maksudnya dia tidak perlu pikirkan biaya kos atau hidup selama nanti belajar di Swiss atau Bangkok," kata dia.

Karena itu, dia menjamin, jumlah dana tersebut jauh lebih hemat ketimbang biaya kuliah sendiri di IMI Swiss atau Burapha University, tanpa terdaftar sebagai mahasiswa double degree.

"Kalau biaya sendiri kuliah di Swiss itu bisa habis Rp 2 miliar sampai selesai. Ini kan (double degree) tidak segitu, apalagi dapat ijazah dua dari Trisakti dan kampus luar itu," jelas Fetty.

Selain itu, kata dia, per Ahad (9/9) STP Trisakti telah membuka pendaftaran calon mahasiswa melalui jalur reguler. Calon mahasiswa yang mendaftar, nantinya mesti melalui beberapa tes seperti tes kesehatan, tes tulis dan lain-lain hingga akhirnya diterima di salah satu prodi.

Untuk diketahui, program kembaran atau gelar ganda (double degree) adalah penyelenggaraan kegiatan antar perguruan tinggi baik dalam negeri maupun melalui kerjasama antara perguruan tinggi di dalam negeri dengan perguruan tinggi di luar negeri, untuk melaksanakan suatu program studi secara bersama serta saling mengakui lulusannya. Sehingga lulusan dari program ini akan memperoleh gelar ganda dan memiliki kemampuan plus dari program regular lainnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA