Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Epidemiolog UGM Sarankan 70 Persen Warga Yogya Diam di Rumah

Senin 21 Jun 2021 20:30 WIB

Red: Ani Nursalikah

Epidemiolog UGM Sarankan 70 Persen Warga Yogya Diam di Rumah. Petugas TRC BPBD DIY melakukan pemakaman dengan protokol Covid-19 di Makam Ngeseng, Yogyakarta, Senin (21/6). Selama empat hari terakhir Provinsi DIY mencatatkan rekor kasus Covid-19. Rekor kasus pada Ahad (20/6) lalu, mencapai 665 kasus. Sehingga dengan total kasus 52.641 orang dan  kasus kematian mencapai 1.367 orang.

Epidemiolog UGM Sarankan 70 Persen Warga Yogya Diam di Rumah. Petugas TRC BPBD DIY melakukan pemakaman dengan protokol Covid-19 di Makam Ngeseng, Yogyakarta, Senin (21/6). Selama empat hari terakhir Provinsi DIY mencatatkan rekor kasus Covid-19. Rekor kasus pada Ahad (20/6) lalu, mencapai 665 kasus. Sehingga dengan total kasus 52.641 orang dan kasus kematian mencapai 1.367 orang.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Dengan diam di rumah, virus akan kesulitan mencari orang untuk ditulari.

IHRAM.CO.ID, YOGYAKARTA -- Ahli epidemiologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Riris Andono Ahmad menyarankan 70 persen masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta bersedia berdiam diri di rumah selama tiga pekan demi menurunkan lonjakan kasus penularan Covid-19.

Baca Juga

"Misalnya 70 persen masyarakat di DIY mau tinggal di rumah sekitar dua kali masa penularan

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA