Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Hong Kong Catat 228 Kasus Baru Covid-19

Ahad 22 May 2022 01:28 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Nidia Zuraya

Pengunjung mengenakan masker berjalan di Hong Kong Disneyland, Kamis 21 April 2022.Hong Kong mengatakan terdapat 228 kasus baru Covid-19 pada Sabtu (21/5/2022).

Pengunjung mengenakan masker berjalan di Hong Kong Disneyland, Kamis 21 April 2022.Hong Kong mengatakan terdapat 228 kasus baru Covid-19 pada Sabtu (21/5/2022).

Foto: AP Photo/Kin Cheung
Kasus harian Covid Hong Kong telah turun dari puncaknya lebih dari 50.000 pada Maret

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Hong Kong mengatakan terdapat 228 kasus baru Covid-19 pada Sabtu (21/5/2022). Hal ini disebabkan karena Hong Kong secara bertahap membuka kembali restoran dan memungkinkan lebih banyak kegiatan tanpa masker.

Dilansir dari laman The Straits Times pada Sabtu (21/5/2022), dari infeksi baru, 103 kasus terdeteksi melalui tes laboratorium dan 125 kasus melalui tes antigen cepat. Ada 16 kasus impor dan tidak ada kematian terkait virus Covid-19.

Baca Juga

Hong Kong telah menjauh dari kebijakan ketat Covid-19 yang diadopsi oleh China karena perlahan-lahan bergerak menuju pembukaan kembali perbatasannya. Jumlah kasus harian di kota itu telah turun dari puncaknya lebih dari 50.000 pada bulan Maret, sementara kematian telah turun dari lebih dari 250 pada angka tertinggi.

Namun, pihak berwenang telah memperingatkan penduduk untuk waspada dan melindungi diri mereka dari kemungkinan gelombang keenam Covid-19. Hong Kong berencana untuk memberlakukan izin vaksin yang mengharuskan orang untuk memiliki setidaknya dua dosis untuk akses ke tempat perawatan kesehatan publik non-darurat mulai 13 Juni 2022.

"Kesejahteraan pasien adalah perhatian utama dari pengaturan izin vaksin. Pengaturan administratif yang relevan tidak akan menghalangi pasien dan yang terluka yang membutuhkan untuk menerima layanan medis darurat atau mendesak," kata pemerintah Hong Kong.

Tempat-tempat tersebut termasuk klinik rawat jalan spesialis yang dioperasikan oleh otoritas rumah sakit di Hong Kong dan layanan kesehatan lainnya seperti pusat pelajar, wanita dan perawatan gigi dan ortodontik.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA