Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Covid-19 Kian Merebak di Olimpiade Tokyo

Sabtu 24 Jul 2021 05:05 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Nur Aini

Sejumlah relawan Olimpiade Tokyo 2020 berfoto bersama di kawasan Stadion Nasional, Tokyo, Jepang, Kamis (22/7/2021). Olimpiade Tokyo 2020 bakal dibuka pada Jumat 23 Juli 2021 pukul 20.00 waktu setempat. Para pemimpin dari sekitar 15 negara dan organisasi internasional dijadwalkan hadir dalam pesta olahraga dunia yang digelar saat pandemi COVID-19 tersebut.

Sejumlah relawan Olimpiade Tokyo 2020 berfoto bersama di kawasan Stadion Nasional, Tokyo, Jepang, Kamis (22/7/2021). Olimpiade Tokyo 2020 bakal dibuka pada Jumat 23 Juli 2021 pukul 20.00 waktu setempat. Para pemimpin dari sekitar 15 negara dan organisasi internasional dijadwalkan hadir dalam pesta olahraga dunia yang digelar saat pandemi COVID-19 tersebut.

Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan
Sekitar 106 total kasus Covid-19 tercatat di antara peserta Olimpiade sejak 1 Juli

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO — Menurut media lokal, sekitar 19 kasus Covid-19 dilaporkan di antara para peserta Olimpiade Tokyo hingga Jumat (23/7). Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo, itu adalah jumlah kasus tertinggi sejak awal Juli.

 

Baca Juga

Dari kasus baru, tiga adalah atlet internasional - dua dari Republik Ceko dan satu dari Belanda, yang saat ini menjalani masa isolasi dua pekan. Sementara di antara 16 lainnya terkait dengan kredensial Olimpiade adalah, tiga kontraktor dan tiga personel media.

 

Mengutip Anadolu Agency, Jumat (23/7), sekitar 106 total kasus virus corona tercatat di antara peserta Olimpiade Tokyo sejak 1 Juli. Namun, jumlah itu tidak termasuk atlet dan ofisial tim yang dites positif di kamp pelatihan pra-pertandingan.

Olimpiade Tokyo yang tertunda secara resmi akan dimulai pada Jumat (23/7) waktu setempat di Tokyo, ketika Kaisar Jepang Naruhito membuka ajang olahraga dunia yang dijadwalkan ulang dari musim panas 2020 lalu, menjadi 23 Juli tahun ini karena pandemi.

 

Naruhito mengatakan sehari sebelumnya, bahwa pencegahan virus di Olimpiade Tokyo jauh dari tugas yang mudah. Olimpiade Tokyo, akan dibayangi oleh keadaan darurat di ibu kota Jepang dan provinsi-provinsi yang berdekatan, dengan jumlah kasus virus yang terus-menerus muncul setiap hari.

Sejak awal merebak pada Desember 2019, Jepang telah melaporkan 852.517 kasus virus corona, termasuk 15.097 kematian.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA