Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Badai Agatha Diperkirakan Terjang Kawasan Wisata di Meksiko

Senin 30 May 2022 17:40 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha

Citra satelit yang disediakan oleh NOAA ini menunjukkan Badai Agatha, tengah, di lepas pantai Pasifik Meksiko pada Minggu, 29 Mei 2022, pukul 11:20 EDT.

Citra satelit yang disediakan oleh NOAA ini menunjukkan Badai Agatha, tengah, di lepas pantai Pasifik Meksiko pada Minggu, 29 Mei 2022, pukul 11:20 EDT.

Foto: NOAA via AP
Badai Agatha diperkirakan akan mendarat sebagai badai Kategori 3 yang kuat.

REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY --  Badai Agatha terbentuk di lepas pantai Pasifik selatan Meksiko pada Ahad (29/5/2022). Badai pertama di 2022 ini diperkirakan menerjang sepanjang bentangan pantai wisata dan kota-kota nelayan.

Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (AS), mengatakan, Badai Agatha diperkirakan akan mendarat sebagai badai Kategori 3 yang kuat pada Senin (30/5/2022) sore atau malam hari di daerah dekat Puerto Escondido dan Puerto Angel, di negara bagian selatan Oaxaca. Ini merupakan wilayah yang mencakup resor wisata Huatulco, Mazunte dan Zipolite. Pusat Badai Nasional memperingatkan bahwa, badai itu bisa menimbulkan gelombang badai yang berbahaya.

Baca Juga

Pada Ahad malam, badai yang baru terbentuk memiliki kecepatan angin maksimum 110 mph atau hanya 1 mph di bawah ambang batas untuk Kategori 3. Badai Agatha berpusat sekitar 140 mil barat daya Puerto Angel, dan menuju ke timur laut dengan kecepatan 6 mph. Pusat Badai Nasional mengatakan, Badai Agatha dapat menghembuskan angin dengan kecepatan 120 mph saat mendarat. Peringatan badai telah diberlakukan di pelabuhan Salina Cruz dan Lagunas de Chacahua.

Kantor pertahanan sipil di Oaxaca mengatakan, bagian luar badai sudah menghantam pantai. Kantor tersebut menerbitkan foto-foto para nelayan yang mengangkut perahu mereka ke pantai untuk berlindung dari badai.

Sementara otoritas kota di Huatulco memerintahkan penutupan semua pantai resor dan tujuh teluk yang terkenal. Mereka juga menutup sekolah-sekolah lokal dan mulai mendirikan tempat perlindungan darurat.

Di wilayah Zipolite, yang sudah lama dikenal dengan wisata pantai dan suasana bohemian, pekerja di Hotel Casa Kalmar mengumpulkan furnitur luar ruangan dan memasang penutup jendela kayu untuk mencegah angin kencang meniup jendela dan pintu kaca.

“Kekhawatiran terbesar di sini adalah angin,” kata Manajer Hotel Casa Kalmar, Silvia Ranfagni.

Pusat penangkaran Penyu milik pemerintah di Meksiko juga ditutup untuk pengunjung sampai pemberitahuan lebih lanjut karena badai. Pusat Badai Nasional AS memperingatkan banjir pesisir yang berbahaya serta gelombang besar dan merusak di dekat lokasi pendaratan Badai Agatha.

Badai itu diperkirakan akan menurunkan hujan dengan intensitas 10 hingga 16 inci di beberapa wilayah di Oaxaca. Hujan tersebut dapat menimbulkan ancaman banjir bandang dan tanah longsor. 

sumber : AP
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA