Positive Rate Harian Covid-19 DIY Naik Jadi 10,81 Persen

Satgas Covid-19 DIY menyebut positive rate harian sempat sentuh 1,64 persen

Antara/Anis Efizudin
Personel polisi mensosialisasikan aplikasi Pedulilindungi kepada pengguna jalan raya di perbatasan provinsi Jawa Tengah - DIY. Positive rate harian Covid-19 di DIY naik menjadi 10,81 persen, Rabu (15/9) ini. Kenaikan positive rate ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya sempat menyentuh angka 1,64 persen dan 2,34 persen pada 13 dan 14 September 2021.
Rep: Silvy Dian Setiawan Red: Ichsan Emrald Alamsyah

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Positive rate harian Covid-19 di DIY naik menjadi 10,81 persen, Rabu (15/9) ini. Kenaikan positive rate ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya sempat menyentuh angka 1,64 persen dan 2,34 persen pada 13 dan 14 September 2021.

Satgas Penanganan Covid-19 DIY menyebut, naiknya positive rate harian ini dikarenakan adanya tambahan 174 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. 174 kasus baru tersebut didapatkan dari pemeriksaan (testing) terhadap 1.609 orang di DIY.

Kepala Bagian Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan, kasus baru yang dilaporkan hari ini disumbang oleh lima kabupaten/kota. Tertinggi di Kabupaten Bantul sebanyak 71 kasus baru.

Kabupaten Sleman menyumbang 46 kasus baru, Kabupaten Kulon Progo menyumbang 36 kasus baru, Kota Yogyakarta menyumbang 16 kasus baru dan Kabupaten Gunungkidul menyumbang lima kasus baru.

Berdasarkan riwayat, Ditya menjelaskan, sebagian besar kasus baru tersebut merupakan riwayat pelacakan (tracing) kontak erat. Setidaknya, 149 kasus baru merupakan hasil tracing.

Sedangkan, 20 kasus baru dari riwayat periksa mandiri dan riwayat lima kasus baru lainnya masih dalam penelusuran. Secara kumulatif, total kasus positif yang sudah dilaporkan di DIY hingga 15 September ini sudah mencapai 153.449 kasus.

"Suspek dalam pemantauan saat ini di DIY sebanyak 1.802 kasus dan kasus aktif tercatat sebanyak 4.585 kasus," kata Ditya.

 

Satgas Covid-19 DIY juga melaporkan penambahan kesembuhan Covid-19 sebanyak 484 kasus. Ratusan kasus sembuh ini juga tersebar di lima kabupaten/kota, tertinggi dilaporkan di Kulon Progo dengan 177 kasus sembuh.

Disusul Bantul dengan tambahan 124 kasus sembuh, 96 kasus sembuh dilaporkan di Sleman, 50 kasus sembuh di Kota Yogyakarta dan 37 kasus sembuh lainnya di Gunungkidul. Sehingga, total kesembuhan per 15 September ini sudah mencapai 143.766 kasus.

"Persentase kesembuhan di DIY saat ini di angka 93,69 persen," ujar Ditya.

Selain itu, kematian Covid-19 juga dilaporkan bertambah 15 kasus. Dengan begitu, total kasus meninggal menjadi 5.099 kasus dengan persentase 3,32 persen.

15 kasus meninggal dunia itu terdiri dari lima warga Sleman, empat warga Kota Yogyakarta, tiga warga warga Bantul dan tiga warga Kulon Progo. "Di Gunungkidul dilaporkan nihil tambahan kasus meninggal dunia," jelasnya.

Terkait dengan keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di DIY, saat ini mencapai 430 bed. 430 bed ini terdiri dari 94 bed critical (ICU) dan 336 bed non critical (isolasi).

Sementara, total bed yang disediakan di 27 rumah sakit rujukan mencapai 1.896 bed. Rinciannya yakni 248 bed critical dan 1.648 bed non critical.

 

Sehingga, persentase BOR saat ini di DIY sebesar 22,6 persen. Sedangkan, BOR masing-masing dari critical dan non critical yakni 37,9 persen dan 20,4 persen.

 
Berita Terpopuler