Dokter: Jangan Basuh Organ Intim dengan Air Lemon

Mencuci vagina dengan air lemon bisa menyebabkan banyak masalah.

pixabay
Air lemon. Perempuan muda banyak yang meyakni air lemon bermanfaat untuk kesehatan organ intim dan mencegah kehamilan.
Rep: Rahma Sulistya Red: Reiny Dwinanda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perempuan tidak boleh membasuh organ intimnya dengan air lemon karena bisa menyebabkan luka dan merusak lapisan halus. Hal ini diungkapkan oleh dokter setelah ramai tren berbahaya yang menyebut lemon bisa menghilangkan bau tak sedap.

Tren itu ramai diperbincangkan setelah viral di TikTok. Banyak perempuan muda di sana yang percaya akan khasiat lemon itu.

Baca Juga

Mereka yang aktif secara seksual juga percaya air lemon bisa membantunya menghindari kehamilan. Pendukung tren itu juga mengatakan, daun lemon bisa membantu membuat vagina beraroma segar.

Dr Sarah Jarvis GP dan Direktur Klinis Patientaccess.com, mengatakan bahwa mencuci vagina dengan air lemon bisa menyebabkan banyak masalah. Ia menyebut, tren itu adalah ide buruk.

"Air perasan lemon sangat asam dan bisa merusak lapisan halus vagina,” katanya, dikutip dari The Sun, Jumat (11/6).

Dr Jarvis mengingatkan, paparan air lemon pada vagina bisa menyebabkan rasa sakit, iritasi, dan nyeri saat berhubungan intim. Di samping itu, tren itu juga bisa mengganggu keseimbangan pH vagina. "Hal ini bisa membuat perempuan rentan terhadap infeksi vagina, seperti sariawan dan vaginosis bakterialis (BV)," jelas Dr Jarvis.

Pakar lain telah memperingatkan, menggunakan lemon untuk mencuci vagina setelah berhubungan seks tidak akan mencegah kehamilan. Salah satu pendiri Hanx, Dr Sarah Welsh, mengatakan bahwa menggunakan lemon akan mengganggu flora alami vagina.

“Jus lemon tidak menghentikan kehamilan dan satu-satunya cara untuk melakukannya dengan aman dan efektif adalah menemui profesional kesehatan untuk manajemen medis atau bedah,” papar dia.

Untuk vagina yang sehat dan nyaman, gunakan air hangat dan hindari douching internal. Jika merasa tidak nyaman atau gatal di bawah, dengan perubahan keputihan, pastikan berkonsultasi dengan dokter sejak dini, sehingga jika ada masalah dapat diidentifikasi dan diobati lebih awal.

 
Berita Terpopuler