KONI Sulsel Berharap Bone Jadi Penghasil Atlet Berkualitas

KONI Sulsel dorong Bone jadi penghasil atlet berkualitas.

ANTARA FOTO/Septianda Perdana
Atlet (ilustrasi)
Red: Agung Sasongko

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan mendorong Kabupaten Bone menjadi daerah penghasil atlet berkualitas, baik di tingkat daerah, provinsi, nasional maupun dunia.Melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Bone yang digelar KONI Kabupaten Bone, Wakil Ketua KONI Sulsel HM Ambas Syam berharap akan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang kelak dapat mengharumkan nama daerah dan juga bangsa.

Baca Juga

"Musorkab merupakan salah satu wadah dalam pembibitan dan pembinaan atlet. Kami harapkan akan lahir atlet-atlet yang hebat nantinya dan mengharumkan nama daerah maupun bangsa ini," kata AmbasSyam melalui keterangannya, Senin (22/3).

Ambas Syam berpesan kepada para pengurus KONI setempat agar melaksanakan tiga tugas pokok guna menciptakan organisasi olahraga yang bisa menghasilkan output sesuai dengan target.Tiga tugas pokok itu, yakni melakukan pembinaan dan konsolidasi organisasi dengan memaksimalkan peran dan fungsi pengurus demi kesuksesan prestasi atlet serta membuka relasi seluas-luasnya dengan orang atau lembaga di luar organisasi yang bisa menjadi pendorong prestasi atlet.

Ambas menjabarkan lagi dengan lebih rinci terkait tugas pokok tersebut agar organisasi olahraga, termasuk KONI Kabupaten Bone, mencapai puncak keberhasilan. Menurutnya, dengan pendekatan keunggulan komparatif dan kompetitif, makakualitas dan kuantitas atlet dapat terjaga, bahkan meningkat.

Ia mengungkapkan secara berturut-turut, kontingen Bone pada Porda Bantaeng 2014 dan Porda Pinrang 2018 membawa Bone menempati rangking keempat. Bahkan Bone pernah menempati rangking kedua saat menjadi tuan rumah Porda, di bawah Kota Makassar yang selalu menjadi juara umum.

"Oleh karena itu, KONI Sulsel mendorong KONIKabupatenBone agar pada Porprov 2021 di Kabupaten Sinjai dan Bantaeng nanti, kalau tak bisa menempati rangking ketiga, maka sebaiknya bertanding untuk bisa rangking kedua," kata Ambas Syam.

 

 

 
Berita Terpopuler