Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 213 Kasus

Total positif Covid-19 di Kaltim hingga hari ini sebanyak 8.651 orang.

ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Petugas medis melakukan tes usap atau swab test kepada seorang penumpang pesawat Citilink rute Surabaya-Pontianak di Kantor Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/8). (ilustrasi)
Red: Andri Saubani

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus merangkak naik dan bertambah sebanyak 213 kasus terkonfirmasi positif berdasarkan rilis harian satuan tugas wilayah setempat, Rabu (30/9). Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda menyampaikan akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kaltim mencapai 8.651 kasus.

"Tambahan kasus baru tetsebar di Kota Samarinda 75 kasus, disusul Balikpapan 72 kasus, Kutai Kartanegara 35 kasus, Kutai Timur dan Kutai Barat masing-masing 13 kasus, serta 5 kasus di Paser," beber Andi Muhammad Ishak.

Andi menyebut potensi bertambahnya kasus baru cukup terbuka lebar. Mengingat, masih ada sebanyak 10.647 orang yang sedang menunggu hasil pemeriksaan swab.

"Tingkat penularan Covid-19 di Kaltim ini sangat mengkhawatirkan, karena jumlah kasus terus bertambah dalam hitungan lebih dari 100 kasus setiap harinya," jelas Andi Muhammad Ishak.

Meski demikian, Andi melaporkan, untuk pasien sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 251 kasus dengan sebaran di Samarinda 103 kasus, Balikpapan 86 kasus, Kutai Kartanegara 19 kasus, Kutai Barat 11 kasus, Paser 21 kasus, Bontang 5 kasus, Kutai Timur dan Panajam Paser Utara masing- masing 3 kasus.

Sedangkan untuk kasus meninggal dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 20 kasus yang tersebar di di Kota Balikpapan sebanyak 12 kasus dan 8 kasus lainnya ada di kota Samarinda.

Dengan demikian, ditegaskan Andi Muhammad Ishak jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Kaltim sebanyak 8.651 kasus dengan rincian 5.772 kasus dinyatakan sembuh, 2.547 kasus masih dalam perawatan dan 332 kasus dilaporkan meninggal dunia.



Baca Juga


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
Berita Terpopuler