Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

INDEX BERITA

PM Thailand akan Kunjungi Arab Saudi

Sunday, 23 Jan 2022 21:45 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha akan mengunjungi Arab Saudi pada Selasa (24/1/2022). Kunjungan itu akan menjadi pertemuan tingkat tinggi pertama antara kedua negara sejak perselisihan diplomatik yang...

Ribuan Rakyat Thailand Turun Ke Jalan Tuntut Prayuth Mundur

Friday, 03 Sep 2021 22:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Ribuan orang berkumpul di Bangkok menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mundur. Satu hari sebelumnya, anggota parlemen menggelar pemungutan suara mosi tidak percaya pada pemerintahnya dalam menangani...

Dinilai Gagal Atasi Covid, PM Thailand Dituntut Mundur

Saturday, 07 Aug 2021 20:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Lebih dari seribu pengunjuk rasa di Thailand bentrok dengan polisi pada Sabtu (7/8). Para pengunjuk rasa memprotes pemerintah yang dianggap gagal menangani pandemi Covid-19 dan dampaknya...

Thailand Padamkan Protes dengan Larangan Kumpul

Thursday, 15 Oct 2020 10:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Pemerintah Thailand melarang kegiatan yang melibatkan lima orang atau lebih. Thailand juga melarang menerbitkan berita atau pesan daring yang dapat membahayakan keamanan nasional. Larangan itu dikeluarkan pada Kamis...

Ribuan Warga Thailand Unjuk Rasa di Bangkok

Sunday, 15 Dec 2019 23:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Beberapa ribu orang turun ke jalan melakukan protes terbesar di Thailand sejak kudeta 2014, Sabtu (14/12).Demonstrasi di Bangkok, yang diserukan sehari sebelumnya oleh pemimpin partai Future...

PM Thailand Umumkan Pemilu Digelar Paling Lambat 2019

Tuesday, 27 Feb 2018 17:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha pada Selasa (27/2) mengatakan pemilihan umum yang dijanjikannya pada November akan berlangsung selambat-lambatnya pada Februari 2019. Penundaan terkini itu memicu kemarahan...

Junta Thailand Ancam Wartawan Dihukum Mati

Thursday, 26 Mar 2015 08:34 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,BANGKOK -- Pemimpin Junta Thailand Jenderal Prayuth Chan-ocha menginginkan pemberlakuan hukuman mati bagi wartawan yang menyiarkan berita tidak benar. Bulan lalu,  Prayuth bahkan mengatakan, dia berwenang untuk menutup kantor berita...