Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

INDEX BERITA

Tiga Tewas Saat Muslim Sri Lanka Diserang Buddha Radikal

Monday, 16 Jun 2014 17:23 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, COLOMBO -- Bentrokan antara kelompok Buddha dan Muslim di selatan Sri Lanka memakan korban jiwa. "Tiga orang tewas," ujar Menteri Kehakiman Rauf Hakeem kepada wartawan di Alutgama, seperti...

Pasukan Perdamaian Ungsikan Muslim dari Bangui

Monday, 28 Apr 2014 06:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANGUI -- Pasukan penjaga perdamaian di Afrika Tengah mengawal lebih dari 1.200 warga Muslim keluar dari Bangui, ibu kota Afrika Tengah. Mereka merupakan warga Muslim terakhir yang masih...

Mantan Presiden Ini Ikut Provokasi Pembantaian Muslim Afrika

Saturday, 26 Apr 2014 11:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Rusia dan Cina telah mengeblok usulan Amerika Serikat (AS) dan Prancis untuk menjatuhkan sanksi PBB terhadap mantan presiden Republik Afrika Tengah (RAT) Francois...

Muslim Kembali Dibantai di Afrika Tengah

Tuesday, 28 Jan 2014 09:44 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANGUI - Pembantaian kembali terjadi terhadap Muslim di Republik Afrika Tengah, dimana 13 Muslim dibunuh pada Senin (27/1) dalam penyerangan kelompok Muslim di negara tersebut. Sebelumnya Pejabat Hak...

Beritakan Teror Umat Buddha Myanmar, Majalah Time Dilarang Terbit

Friday, 28 Jun 2013 07:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, RANGOON -- Pemerintah Burma mengumumkan pelarangan distribusi Majalah Time Asia Edisi 1 Juli. Majalah tersebut memuat headline dengan judul 'Wajah Teror Umat Buddha' dengan foto Biksu U Wirathu...

Jaksa Myanmar Janji Tak Diskriminasi Muslim

Wednesday, 22 May 2013 16:52 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- Pengadilan Myanmar telah memvonis tujuh terdakwa Muslim bersalah dengan tuduhan membunuh seorang biksu. Pembunuhan tersebut memicu kekerasan di Meikhtila sehingga menyebabkan puluhan Muslim tewas dan terbakarnya...

Pengadilan Myanmar Hukum Tujuh Terdakwa Muslim

Wednesday, 22 May 2013 16:36 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- Pengadilan Myanmar menjatuhkan hukuman kepada tujuh muslim, dengan masa hukuman beragam salah satunya hukuman seumur hidup.   Tujuh terdakwa tersebut dijatuhi hukuman karena dianggap membunuh seorang biksu dan...

Muslim Rohingya Dilarang Punya Lebih dari Dua Anak

Tuesday, 21 May 2013 05:46 WIB

RANGOON -- Otoritas Arakan bagian utara membatasi jumlah populasi Muslim Rohingya. Pemerintah melarang keluarga Rohingya untuk memiliki anak lebih dari dua. Selain itu, setiap kepala keluarga dilarang untuk poligami. "Untuk...

Biksu Indonesia Kecam Kekerasan Biksu Myanmar

Monday, 06 May 2013 14:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Pimpinan Sangha Agung Indonesia meminta Biksu Myanmar untuk berhenti menyebarkan kekerasan dan kebencian. Ketua Umum Biksu Nyanasuryanadi Mahthera pun menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas...

Muslim Myanmar Tolak Ajakan Bunuh Umat Buddha

Monday, 06 May 2013 14:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,RANGON -- Ancaman bom di Kedutaan Besar Myanmar di Indonesia oleh terduga teroris dan demonstrasi yang mengimbau pembunuhan terhadap Umat Buddha tidak mendapatkan respons positif dari Muslim Myanmar. Bahkan,...

HRW: Kekerasan kepada Muslim Myanmar Akan Terus Berlangsung

Monday, 22 Apr 2013 16:25 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintah Myanmar terbukti ikut berperan dalam pembantaian Muslim Rohingya tahun lalu. Wakil Direktur Human Right Watch (HRW) wilayah Asia, Phil Robertson menyatakan, laporan ini berdasarkan wawancara 100 orang...

HRW: Pemerintah Ikut Bantai Muslim Rohingya

Monday, 22 Apr 2013 16:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintah Myanmar terbukti berperan dalam pembantaian muslim Rohingya. Berdasarkan laporan Pemerhati Hak Asasi Manusia (Human Rights Watch), Senin (22/4), Pemerintah Provinsi Rakhine secara terencana membantu biksu Buddha dalam...

Barat 'Cuekin' Pembantaian Muslim Myanmar karena Alasan Ekonomi?

Monday, 22 Apr 2013 11:36 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Rencana Uni Eropa mencabut sanksi ekonomi terhadap Myanmar dinilai wajar. Hal ini dinilai sebagai sikap Barat terhadap konflik etnis dan agama di Myanmar setelah Amerika Serikat sebelumnya juga...