Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

INDEX BERITA

Jammu-Kashmir Nihil di Peta India, Bos Twitter Digugat

Wednesday, 30 Jun 2021 15:44 WIB

IHRAM.CO.ID, LUCKNOW— Bajrang Dal, sebuah kelompok Hindu garis keras, menggugat Twitter ke kepolisian India, setelah  wilayah mayoritas Hindu ‘dikeluarkan’ dari peta India, jika dilihat pada peta di website Twitter.  Dalam...

India Meradang PBB Lakukan Pengamatan Atas Jammu-Kashmir

Saturday, 20 Feb 2021 21:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI—Pemerintah India mengecam pengamatan kritis terhadap India yang dilakukan utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama dua hari di Jammu dan Kashmir. Dalam kunjungan yang disebut UN Special Rapporteurs itu,...

Presiden AJK Minta Negara Muslim Setop Genosida di Kashmir

Sunday, 14 Feb 2021 09:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,ISLAMABAD --- Presiden Azad Jammu dan Kashmir (AJK) yang dikuasai Pakistan, Sardar Masood Khan meminta negara-negara Muslim bersatu melawan Islamofobia dan membantu menghentikan genosida Muslim yang terjadi di Jammu...

Pakistan Soroti Posisi Historis dan Hukum Jammu-Kashmir

Tuesday, 04 Aug 2020 22:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kuasa Usaha Ad Interim Pakistan di Indonesia Sajjad Haider Khan menyoroti posisi historis dan hukum pada sengketa Jammu dan Kashmir. "Jammu dan Kashmir tetap menjadi sengketa yang diakui...

OKI Tolak UU Baru India untuk Kashmir

Sunday, 05 Apr 2020 21:27 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH — Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menolak undang-undang (UU) baru India untuk Jammu-Kashmir. UU itu dinilai dapat mengubah demografi wilayah berpenduduk mayoritas Muslim tersebut.OKI menyuarakan keprihatinan atas...

PM Pakistan Buka Dialog untuk Selesaikan Masalah Kashmir

Wednesday, 10 Apr 2019 12:44 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, perdamaian dengan India atas wilayah Kashmir yang disengketakan akan memberikan dampak luar biasa bagi wilayah yang lebih luas. Menurutnya, penyelesaian...

Narendra Modi Ingin Hapus Status Khusus Kashmir

Monday, 08 Apr 2019 19:43 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Perdana Menteri India Narendra Modi berjanji akan menghapus status khusus wilayah Jammu dan Kashmir jika memenangkan pemilu India yang dijadwalkan digelar pada Kamis (11/4). Menurutnya,...