Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

INDEX BERITA

Jelang Putusan Dimas Kanjeng, Polisi Sterilkan Ruang Sidang

Thursday, 24 Aug 2017 10:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO — Aparat Kepolisian Resor Probolinggo, Jawa Timur mensterilkan ruang sidang untuk pembacaan putusan kasus penipuan berkedok penggandaan uang dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Pengadilan Negeri Kraksaan...

Sidang Putusan Dimas Kanjeng Digelar Hari Ini

Thursday, 24 Aug 2017 09:57 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Sidang putusan kasus penipuan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi digelar di Pengadilan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (24/8). Sebanyak 150 personel Polri dengan...

Pengadilan Tolak Praperadilan Dimas Kanjeng

Monday, 28 Nov 2016 18:38 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Sigit Sutriono menolak permohonan pengujian materi yang diajukan kuasa hukum Kanjeng Dimas Taat Pribadi selaku tersangka kasus pembunuhan, penipuan, penggelapan, dan penggandaan...

Sidang Perdana Praperadilan Kanjeng Dimas Ditunda

Monday, 21 Nov 2016 19:54 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sidang perdana praperadilan Kanjeng Dimas Taat Pribadi melalui tim kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Senin, ditunda karena penasihat hukum dari Kepolisian Daerah Jawa...

Polisi Dalami Keterangan Pembuat Jubah Taat Pribadi

Tuesday, 01 Nov 2016 21:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mendalami keterangan pembuat jubah yang dipakai oleh tersangka pembunuhan yakni pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng, Probolinggo, Taat Pribadi."Itu masih diperiksa saja, jika...

Polisi Temukan Mata Uang Asing Milik Taat Pribadi

Friday, 28 Oct 2016 07:49 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Argo Yuwono mengatakan menemukan mata uang asing dalam jumlah besar di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Saat ini polisi masih...

Marwah Daud Diperiksa Polda Jatim

Monday, 17 Oct 2016 18:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim akhirnya diperiksa Senin (17/10) pagi. Marwah diperiksa penyidik Polda Jawa Timur karena dugaan mengetahui aktivitas Dimas Kanjeng Taat...

Pemkab tak Bisa Paksa Pengikut Dimas Kanjeng Pulang

Saturday, 15 Oct 2016 23:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak akan memaksa pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang masih bertahan di padepokan setempat untuk pulang ke Kabupaten Jember."Pemkab tidak...

Psikolog: Masyarakat Indonesia Masih Berorientasi Duniawi

Friday, 14 Oct 2016 23:37 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sebagian masyarakat Indonesia masih berorientasi duniawi dalam hidup beragamanya sehingga mudah ditipu. "Hal itu ditunjukkan dengan adanya fenomena penggandaan uang. Sebagian masyarakat masih percaya dengan fenomena tersebut...

Anggota Polisi Pengikut Dimas Kanjeng Terancam Sanksi

Friday, 14 Oct 2016 20:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER  -- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji akan memberikan sanksi tegas kepada dua anggota Kepolisian Resor Jember yang diduga terlibat dalam Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi."Tim...

Cara Dimas Kanjeng Tanamkan Doktrin ke Pengikutnya Terungkap

Friday, 14 Oct 2016 09:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,Peneliti Kementerian Agama yang ditugaskan ke Padepokan Dimas Kanjeng yang dipimpin Taat Pribadi menemukan sejumlah hal saat observasi. Hal itu di antaranya cara menanamkan doktrin Dimas Kanjeng Taat Pribadi...

Dikultuskan, Dimas Kanjeng Taat Pribadi tak Bisa Mengaji

Friday, 14 Oct 2016 09:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti Kementerian Agama yang ditugaskan ke Padepokan Dimas Kanjeng yang dipimpin Taat Pribadi menemukan beberapa hal saat melakukan observasi. Namun, kewenangan penentuan ajaran padepokan ini sesat...

Jenazah Korban Dimas Kanjeng Selesai Jalani Autopsi

Friday, 14 Oct 2016 06:36 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO -- Jenazah warga Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Ismal Hidayah (44), yang menjadi salah satu korban pembunuhan oleh pengikut Padepokan Dimas Kanjeng pimpinan Taat Pribadi, telah selesai menjalani...

PBNU: Hormati Keputusan MUI Soal Dimas Kanjeng

Thursday, 13 Oct 2016 14:40 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta masyarakat menghormati keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur terkait ajaran Padepokan Dimas Kanjeng Probolinggo. MUI Jatim mengeluarkan keputusan jika...

MUI Jatim: Ada Tujuh Ajaran Dimas Kanjeng Tergolong Sesat

Wednesday, 12 Oct 2016 19:49 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua MUI Jawa Timur KH Abdusshomad Buchori mengungkap pihaknya telah meneliti pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Probolinggo, Taat Pribadi. "Kami menemukan tujuh ajaran penyesatan," katanya di sela...

MUI Jatim Minta Padepokan Dimas Kanjeng Ditutup

Wednesday, 12 Oct 2016 17:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Jatim, Abdusshomad Buchori berharap khususnya kepada pihak Kepolisian RI agar dapat mengusut kasus Dimas Kanjeng secara tuntas termasuk seluruh oknum yang...

Wirid-Wirid Menyimpang Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Wednesday, 12 Oct 2016 17:51 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi telah mengajarkan paham atau ajaran yang sesat...

MUI Jatim: Ajaran Dimas Kanjeng Sesat

Wednesday, 12 Oct 2016 17:46 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi telah mengajarkan paham/ajaran yang sesat dan menyesatkan....

Soal Taat Pribadi, PBNU: Itu Penipuan

Tuesday, 11 Oct 2016 23:13 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,GARUT -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mendukung kepolisian menindak hukum Taat Pribadi dalam dugaan kasus penipuan dan pembunuhan. "Saya minta polisi serius...

MUI Minta Pengikut Dimas Kanjeng Kembali ke Jalan yang Benar

Tuesday, 11 Oct 2016 15:17 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin meminta para pengikut setia Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi agar segera kembali ke jalan yang benar. Sebab,...

Jabar akan Rehabilitasi Pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Monday, 10 Oct 2016 17:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan merehabilitasi para pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi asal Jawa Barat. Rehabilitasi ini dilakukan di bawah tugas Dinas Sosial Jawa...

Pemprov Jabar Siap Rehabilitasi Pengikut Dimas Kanjeng

Monday, 10 Oct 2016 13:23 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemprov Jabar siap menjemput dan merehabilitasi pengikut ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang kini masih bertahan di tenda padepokan Desa Wangkal, Gading, Probolinggo, Jatim. "Kami dari...

MUI Depok Fatwakan Sesat Pengikut Dimas Kanjeng

Sunday, 09 Oct 2016 17:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok KH Dimiyathi Badruzaman menegaskan mengikuti Dimas Kanjeng dalam usaha menggandakan uang adalah sesat. Fatwa tersebut berasal dari keputusan MUI...

Dimas Kanjeng, Si Jagur, dan Kepercayaan Menanam Kepala Kerbau

Sunday, 09 Oct 2016 11:52 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Alwi Shahab Ketika akhir abad ke-19 angkutan kereta api (KA) mulai diperkenalkan di Batavia, pihak geemente (kota praja) membangun sejumlah stasiun di sejumlah tempat strategis. Seperti Stasiun KA...

Bupati Purwakarta Minta Warganya Dijemput dari Padepokan Dimas Kanjeng

Sunday, 09 Oct 2016 09:25 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi meminta camat dan kepala desa menjemput warganya yang menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Permintaan itu menyusul adanya kabar terdapat warga Purwakarta...

Polda Jabar: 48 Pengikut Dimas Kanjeng Belum Lapor

Saturday, 08 Oct 2016 10:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kabid Humas Polda Jawa Barat Yusri Yunus mengatakan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi juga tersebar di beberapa wilayah di Jawa Barat. Tak tertutup kemungkinan, warga Bogor...

Menanti Fatwa untuk Dimas Kanjeng

Saturday, 08 Oct 2016 05:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi menjadi fenomena gunung es. Ribuan orang yang bermukim di Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur, menjadi...

Ustaz Fadlan: Kenapa Taat Pribadi tak Jadi Menteri Keuangan Saja?

Saturday, 08 Oct 2016 00:04 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Presiden Al Fatih Kaffah Nusantara, Ustaz Fadlan Garamatan menilai tindakan penggandaan uang yang dilakukan oleh Taat Pribadi telah menyimpang dari ajaran agama Islam. Bila dapat menggandakan...

Polda Jatim Gelar Barang Bukti Dimas Kanjeng

Friday, 07 Oct 2016 17:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  Mapolda Jatim menunjukkan barang bukti terkait kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang  disita penyidik dari salah satu korbannya bernama Najmiah Muin, warga asal Makassar, Sulawesi Selatan berupa 260...

Korban Dimas Kanjeng di Bali Diminta Lapor Polisi

Friday, 07 Oct 2016 14:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR -- Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya mengharapkan masyarakat Bali yang menjadi korban penipuan penggandaan uang oleh Kanjeng Dimas Taat Pribadi untuk melaporkan ke polisi. "Kami meminta...

Penggandaan Uang, Ustaz Fadlan: Nabi Muhammad Saja Bekerja

Friday, 07 Oct 2016 11:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden AFKN sekaligus pendiri pesantren Nuu Waar, Ustaz Fadlan Garamatan angkat bicara terkait kasus penggandaan uang yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi.Ustaz Fadlan menilai tindakan...

Kekuatan Besar di Balik Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Friday, 07 Oct 2016 08:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Wartawan Republika, Arif SupriyonoBelum tuntas penyelesaian kasus Gatot Brajamusti dengan ajarannya yang dianggap aneh dan menyimpang, kini terungkap pula kasus Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo,...

Uang Dimas Kanjeng yang Asli Hanya Rp 4 Juta

Thursday, 06 Oct 2016 21:17 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- Kepala Bank Indonesia Kantor Wilayah III Benny Siswanto mengaku belum mengecek keseluruhan uang yang ada di Padepokan Dimas Kanjeng di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. "Kami sudah menerjunkan...

Ini yang Dialami Pengikut Taat Pribadi Menurut Sosiolog

Thursday, 06 Oct 2016 19:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Para pengikut padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi disebut sebagai masyarakat yang mengalami krisis kejiwaan sosial. Pakar sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Wahyudi Winarjo, mengatakan, fenomena ini...

Marwah Daud Pastikan Aqidahnya Tetap Terjaga

Thursday, 06 Oct 2016 16:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat ini di kalangan media beredar pernyataan tertulis yang mencantumkan nama Marwah Daud Ibrahim. Namun hingga kini Marwah belum dapat dikonfirmasi mengenai kebenaran tulisan tersebut apakah...

MUI Lebak: Jangan Terpancing Iming-Iming Penggandaan Uang

Thursday, 06 Oct 2016 13:20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten, mengharamkan pengadaan dan penggandaan uang seperti yang dikembangkan oleh Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo, Provinsi Jawa...

Din Sesalkan Marwah Daud Jadi Pengikut Dimas Kanjeng

Wednesday, 05 Oct 2016 23:59 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyesalkan salah satu tokoh pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Marwah Daud Ibrahim dikabarkan menjadi pengikut Dimas...

Cara Penggandaan Uang Dimas Kanjeng Bertentangan dengan Ajaran Islam

Wednesday, 05 Oct 2016 19:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin menilai cara penggandaan uang yang dilakukan oleh Taat Pribadi sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam. Din juga mengimbau kepada umat Muslim...

Tugas Ponpes Tangkal Aliran Sesat

Wednesday, 05 Oct 2016 16:24 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Hingga kini di pondok pesantren di Kabupaten Lebak, Banten, belum ditemukan penyebaran aliran sesat terkait berkembangnya padepokan yang berkedok agama, namun melakukan kejahatan, termasuk penggandaan uang. "Kami...

MUI Temukan Indikasi Sesat Ajaran Dimas Kanjeng

Wednesday, 05 Oct 2016 13:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengaku telah menemukan indikasi unsur sesat dalam ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi. MUI pun akan segera melakukan kajian lebih mendalam terhadap hal tersebut....

Polisi Segel Mobil, Kucing, dan Ikan Milik Taat Pribadi

Wednesday, 05 Oct 2016 12:48 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim menyegel lima unit mobil milik pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yakni Dimas Kangjeng Taat...

MUI Siapkan Fatwa untuk Padepokan Taat Pribadi dan Aa Gatot

Wednesday, 05 Oct 2016 09:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengakui dalam waktu dekat akan ada fatwa terkait padepokan yang dianggap menyimpang dari agama. Fatwa terkait dua padepokan menyimpang tersebut diantaranya Padepokan...

Komisi III Desak Kasus Dimas Kanjeng Diusut Sampai ke Akar

Wednesday, 05 Oct 2016 09:10 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir mengapresiasi kinerja Kapolda Jatim yang bergerak cepat menangkap pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi terkait kasus penipuan. Dia mendesak...

MUI akan Tegas Fatwakan Padepokan Dimas Kanjeng

Wednesday, 05 Oct 2016 08:48 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat akan segera memberikan fatwa tegas terkait munculnya fenomena padepokan-padepokan yang dianggap berkedok agama. Padahal, padepokan-padepokan tersebut sebenarnya melakukan praktik yang menyimpang...

Ini Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Pengikut Dimas Kanjeng

Wednesday, 05 Oct 2016 07:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Reka ulang adegan pembunuhan Abdul Ghani di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi telah berlangsung pada Selasa (3/9). Hasil rekonstruksi tersebut didapatkan sebanyak 74 adegan yang dilakukan...

KH Hasyim Muzadi Minta Pengikut Dimas Kanjeng Berpikir Rasional

Wednesday, 05 Oct 2016 07:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi mengaku telah mengakaji fenomena Dimas Kanjeng Taat Pribadi secara runtut. Namun karena tidak mendapatkan kesimpulan apapun, Hasyim mengajak masyarakat...

KH Hasyim Muzadi Ajak Marwah Daud Kembali ke Jalan Benar

Wednesday, 05 Oct 2016 06:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KH Hasyim Muzadi mengaku mengenal Marwah Daud sebagai orang yang memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi. Setelah mengetahui Marwah menjadi pengikut di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi,...

Padepokan Dimas Kanjeng di Samarinda Masih Aktif

Wednesday, 05 Oct 2016 05:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang terletak di Jalan IR Sutami Gang Pusaka, Kota Samarinda, Kalimantan Timur hingga saat ini masih aktif.Aktifitas pengajian di padepokan yang...

Mahfud MD tidak Terima Disebut Santri Taat Pribadi

Wednesday, 05 Oct 2016 04:48 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cendikiawan muslim Mahfud MD mengaku pernah satu kali berkunjung ke Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Pertama kali bertemu Mahfud langsung mendapatkan kesan tidak enak."Saat saya datang...

Mahfud MD Sebut Dimas Kanjeng Bukan Kiai

Wednesday, 05 Oct 2016 04:18 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menceritakan pengalamannya saat bertama kali berjumpa dengan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Menurut Mahfudz, untuk mengucapkan kalimat tauhid saja Taat...