Profil Partai Gerakan Indonesia Raya
1

Ketua
Prof. Dr. Ir. Suhardi, M.Sc

Sekretaris jenderal
H. Ahmad Muzani, S.Sos

Kantor pusat
Jl. RM. Harsono No. 54 Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12550

 
Sejarah Pengurus Jati Diri

    Partai Gerakan Indonesia Raya, atau Partai GERINDRA, adalah sebuah partai politik di Indonesia yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir Suhardi M.Sc, seorang dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Partai GERINDRA berdiri pada tanggal 6 Februari 2008. Dalam Pemilu 2009, partai GERINDRA mendapatkan 26 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Partai Gerindra mengusung Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina sebagai calon presiden. Nama Gerindra sendiri diambil dari nama Perindra, yang merupaka pemberian langsung dari presiden Soekarno. Namun, Prabowo Subianto tidak bisa mendaftarkan nama tersebut, karena harus melalui persetujuan pengurus lama, yang kebanyakan sudah meninggal dunia.

    Berikut adalah susunan kepengurusan utama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai GERINDRA : H. Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina Prof. Dr. Ir. Suhardi, M.Sc. sebagai Ketua Umum Fadli Zon, S.S., M.Sc. sebagai Wakil Ketua Umum (Politik, Hukum dan Keamanan) Dr. Sumarjati Arjoso, sebagai Wakil Ketua Umum (Kesejahteraan Rakyat) Edhy Prabowo, MM, MBA, sebagai Wakil Ketua Umum (Keuangan dan Pembangunan Nasional) Murphy Hutagalung, MBA sebagai Wakil Ketua Umum (Ekonomi) Widjono Hardjanto, sebagai Wakil Ketua Umum (Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan) H. Ahmad Muzani, S.Sos, sebagai Sekretaris Jendral T.A. Muliatna Djiwandono, sebagai Bendahara Umum
    Berdasarkan dokumen Manifesto Partai GERINDRA[1], jati diri Partai GERINDRA adalah: Kebangsaan (nasionalisme). Partai GERINDRA adalah partai yang berwawasan kebangsaan yang berpegang teguh pada karakter nasionalisme yang kuat, tangguh, dan mandiri. Wawasan kebangsaan ini menjadi jiwa dalam mewujudkan segala aspek kehidupan bernegara yang sejahtera, jaya dan sentosa . Kerakyatan. Partai GERINDRA adalah partai yang dibentuk dari, oleh, dan untuk rakyat sebagai pemilik kedaulatan yang sah atas Republik Indonesia. Keberpihakan pada kepentingan rakyat merupakan sebuah keniscayaan dalam arti semua pihak yakin untuk mewujudkan secara optimal hak-hak seluruh rakyat dalam segala aspek kehidupannya utamanya di bidang kehidupan politiknya terlebih lagi kehidupan kegiatan ekonominya. Religius. Partai GERINDRA adalah partai yang memegang teguh nilai‐nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kebebasan menjalankan agama dan kepercayaan masing‐ masing. Nilai‐nilai religius senantiasa menjadi landasan bagi setiap jajaran pengurus, anggota, dan kader Partai Gerindra dalam bersikap dan bertindak. Keadilan Sosial. Partai GERINDRA adalah partai yang mencita‐citakan suatu tatanan masyarakat yang berkeadilan sosial, yakni masyarakat yang adil secara ekonomi, politik, hukum, pendidikan, dan kesetaraan gender. Keadilan sosial harus didasari atas persamaan hak, pemerataan, dan penghargaan terhadap hak asasi manusia.