Islandia, Buah Persiapan Panjang
 
Timnas : Islandia
Julukan : Our Boys
Pelatih : Lars Lagerback
Kapten : Aron Gunnarsson
Bintang : Eidur Gudjohnsen
Formasi : 4-4-2
Prestasi : Lolos Piala Eropa 2016
     

Dari satu tahun lebih perjalanan kualfikasi Piala Eropa 2016, tak ada ada kejutan lebih besar selain tentang lolosnya negara miskin prestasi di kancah sepak bola, Islandia. Negeri yang hampir sepanjang tahun diselimuti es itu menyedot perhatian Eropa bahkan dunia ketika mampu lolos dengan sangat meyakinkan ke Prancis.

Berada dalam grup yang sama dengan Republik Ceska, Belanda, Turki, Latvia, dan Kazakhstan sulit untuk memandang Islandia sebagai kandidat lolos. Namun, tiga laga awal babak kualifikasi dilalui dengan sangat fantastis. Turki dibantai tiga gol tanpa balas, Latvia digulung dengan skor sama, bahkan Belanda mampu dibungkam 2-0. Dalam tiga laga, Islandia melaju kencang dengan mengumpulkan sembilan poin, mencetak delapan gol dan gawang yang perawan.

Keraguan sempat mulai tumbuh setelahnya. Usai mulus di tiga laga, Islandia lalu bertekuk lutut 1-2 di kaki tim kuat Ceska. Usai diredam Ceska, Islandia kembali meledak dengan menghantam tuan rumah Kazakhstan 3-0. Setelah bertemu Kazakhstan, Islandia kembali meladeni Ceska.

Setelahnya, Aron Gunnarssondan kawan-kawan giliran menjamu Ceska. Hasilnya mengejutkan, Petr Cech dan kolega dihantam 2-1. Usai laga tersebut, laju Islandia tak tertahankan, Belanda kembali dipecundangi.

Kazakhstan dan Latvia bisa mengerem agresifitas Islandia dengan skor imbang. Masing-masing 0-0 dan 2-2. Hingga akhirnya, Islandia harus tersungkur di partai pamungkas di markas Turki 0-1.

Tapi ketidakmampuan merengkuh hasil maksimal pada tiga laga terakhir tidaklah berpengaruh bagi Islandia. Timnas berjuluk Strakarnir Okkar ini tetap bisa menggapai mimpinya yang sudah mengawang selama ratusan tahun sebab sejak menekuk Belanda, mereka sudah memastikan tiket lolos. Pada akhir turnamen, Islandia menempati peringkat kedua.

Keberhasilan ini jadi yang pertama bagi Islandia lolos ke Piala Eropa 2016. Bahkan, kejuaraan internasional tersebut merupakan yang perdana kali bisa Islandia ikuti.

Apa yang Islandia capai lantas jadi headline dunia. Tak ada yang menyangka, Islandia yang hanya dikenal lewat satu pemain, Eidur Gudjohnsen, bisa menuntaskan babak kualifikasi dengan masih ada tiga laga bersisa.

Catatan agregat gol pun cukup mentereng. Islandia membuat 17 gol dan hanya kebobolan lima kali.

Persiapan Panjang
Ternyata apa yang Islandia capai bukan sebuah kejutan instan semata. Diketahui, sejak lebih dari sedekade silam, mereka sudah memupuk buah kesuksesan saat ini.

Federasi Sepakbola Islandia (KSI) melakukan ragam program serius untuk bisa membangun timnas tangguh. Mulai dari pembinaan pemain, pendidikan pelatih, hingga pembuatan fasilitas sepak bola di seantaro negeri.

Catatan menunjukkan, sejak program ambisius tersebut dicanangkan 2002 silam, Islandia membangun 20 lapangan buatan dan ratusan lahan ini di setiap daerah, khususnya, dibangun di sekolah-sekolah. Masalah serius Islandia dalam mengembangkan sepak bola adalah soal cuaca.

Di sana, bukan musim dingin saja, suhu bisa sangat menggigit. Memasuki salju ekstrim, sepak bola tak mungkin dapat dimainkan karena suhu bisa mencapai minus 30 derajat. Demi menyiasatinya, pemerintah Islandia ikut turun tangan membantu KSI dengan membuat enam lapangan indoor berfasilitas dunia.

Jumlah pemain dan pelatih sepak bola pun meningkat drastis seiring munculnya bibit-bibit unggul via sistem dan infrastruktur yang mumpuni. Data menunjukkan, pada tahun 2002 tak lebih dari 147 saja pelatih yang dimiliki Islandia dengan lisensi rata-rata UEFA A dan B.

Sedekade kemudian, jumlah pelatih meningkat drastis. Ada 520 pelatih berlisensi UEFA B dan 165 memegang sertifikat UEFA A. Pelatih dengan lisensi UEFA Pro pun lahir, ada sembilan kini yang tercatat mereka miliki.

Talenta-talenta muda hasil binaan para pelatih jenius pun bermunculan. Dari jumlah populasi warganya yang hanya 332 ribu (sensus 2013), produk sepak bola lahir dan laku di ‘pasaran’ Eropa. Para pemain asal Islandia menjelajahi negara-negara Eropa.

Kini, tak ada satupun pemain yang dipanggil duet pelatih Lars Lagerback dan Heimir Hallgrimsson berasal dari liga lokal. Terlebih, memang Liga Islandia terbilang tak terlalu kompetitif dengan hanya 12 tim yang terlibat.

''Kami senang dengan usaha kami selama ini setelah sempat nyaris lolos ke Piala Dunia 2014. Sekarang mimpi untuk menunjukkan sepak bola kami ke mata dunia bisa terjadi. Saya melihat tim ini sangat kompak dan bisa mengalahkan siapa saja. Kami siap untuk bermain di Prancis, bersaing dengan tim-tim seperti Portugal, Austria, dan Hungaria di Grup F,” kata Lagerback. (Gilang Akbar Prambadi)


Populer

Jadwal

11 Jun 2016 02:00
Prancis
vs
Rumania
Selengkapnya

Klasemen

Team   MP W D L Pts
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
 
16 besar
Team   MP W D L Pts
Polandia 2 1 1 0 4
Belgia 1 1 0 0 3
Jerman 1 1 0 0 3
Italia 1 1 0 0 3
Wales 1 1 0 0 3
Prancis 1 1 0 0 3
Portugal 1 1 0 0 3
Islandia 1 1 0 0 3
Swiss 2 0 1 1 1
Inggris 1 0 0 1 0
Republik Irlandia 1 0 0 1 0
Irlandia Utara 1 0 0 1 0
Kroasia 1 0 0 1 0
Spanyol 1 0 0 1 0
Slovakia 1 0 0 1 0
Hungaria 1 0 0 1 0
 
Final
Team   MP W D L Pts
Portugal 1 1 0 0 3
Prancis 1 0 0 1 0