Swiss, Tertatih di Awal
 
Timnas : Swiss
Julukan : La Nati
Pelatih : Vladimir Petkovic
Kapten : Gokhan Inler
Bintang : • Xherdan Shaqiri
: • Stephan Lichtsteiner
Formasi : 4-3-2-1
Prestasi : Piala Dunia 1934, 1938, 1954 (perempat final)
     

Kemenangan telak Swiss atas tim lemah San Marino 7-0 di babak kualifikasi Grup E pada Oktober tahun lalu membawa terbang skuat asuhan Vladimir Petkovic ke Piala Eropa 2016 Prancis. Dengan tambahan tiga poin menentukan tersebut, Swiss berhak menikmati putaran final Piala Eropa keempat kalinya sepanjang sejarah mereka.

Saat itu, 18 poin yang dimiliki Swiss sudah tak mampu lagi dikejar oleh Slovenia yang membuntuti sejak kualifikasi dimulai 2014 silam. Swiss pun mengangkat koper untuk berangkat bersama Inggris yang perkasa menggasak seluruh laga kualifikasi dengan kemenangan.

La Nati, demikian julukan Timnas Swiss, memang menjalani babak kualifikasi dengan awal yang buruk. Mereka mengawali langkah dengan kurang meyakinkan usai dikalahkan oleh Inggris 0-2 di hadapan publik sendiri September 2014. Beban Swiss kian berat karena kembali takluk pada laga kedua. Kali ini tuan rumah Slovenia yang menusuk Swiss dengan memberi kekalahan 0-1.

Swiss lalu bangkit, lima hari setelah digasak Slovenia. Swiss langsung tampil cemerlang dengan menggebuk San Marino 4-0 di kandang lawan. Mulai dari titik inilah pasukan dari negara yang identik dengan pegunungan es-nya ini terus perkasa.

Estonia dan Lithuania dibuat takluk. Xharden Shaqiri dan kawang-kawang pun mampu membayar kekalahan atas Slovenia di pertemuan kedua.

Lalu tibalah laga berat kontra Inggris untuk yang kedua kalinya pada September 2015. Namun lagi-lagi, benteng Tiga Singa terlalu menjulang untuk bisa dipanjati oleh pasukan Swiss.

Meski tampil dengan kekuatan penuh, Swis menyerah 0-2 di Wembley. Hingga akhirnya, Swiss bisa lolos setelah melumat San Marino dan melengkapi klaim mereka atas peringkat dua dengan menang 1-0 di kandang Estonia.

Keberhasilan ini menjawab beban tugas yang diberikan kepada pelatih Vladimir Petkovic yang menggantikan Ottmar Hitzfield dua tahun lalu. Datang sebagai eks pelatih Lazio, sosok 52 tahun ini sempat diragukan.

Kini tugas berat sedang menanti Petkovic dan pasukannya. Hasil undian Desember tahun lalu menunjukkan mereka harus bergabung dengan Prancis, Rumania, dan Albania di grup A.

Albania mungkin boleh mereka pinggirkan. Tapi Prancis dan Rumania adalah tim yang berbeda. Tidak memasukkan dua nama negara tersebut ke dalam daftar wajib diwaspadai sama saja dengan bunuh diri bagi Swiss.

Prancis diisi oleh skuat mendalam yang akan tampil di hadapan publik sendiri. Punya pengalaman juara di rumah dengan trofi Piala Dunia 1998-nya, tentu saja Les Bleus laik diberi predikat lawan tersulit. Lalu Rumania yang belum pernah kalah di babak kualifikasi juga jadi ancaman nyata di depan mata Swiss.

“Kami melihat Grup A sebagai sebuah tantangan yang sangat sulit. Ketiga tim menunjukkan kualitasnya di babak kualifikasi. Penting bagi kami untuk selalu memerhatikan persiapan calon lawan kami nanti,” kata Petkovic dikutip dari ESPN. “Kami punya tim yang solid. Di Prancis bisa jadi kesempatan kami untuk mencetak sejarah,” ujarnya. (Gilang Akbar Prambadi)


Populer

Jadwal

11 Jun 2016 02:00
Prancis
vs
Rumania
Selengkapnya

Klasemen

Team   MP W D L Pts
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
 
16 besar
Team   MP W D L Pts
Polandia 2 1 1 0 4
Belgia 1 1 0 0 3
Jerman 1 1 0 0 3
Italia 1 1 0 0 3
Wales 1 1 0 0 3
Prancis 1 1 0 0 3
Portugal 1 1 0 0 3
Islandia 1 1 0 0 3
Swiss 2 0 1 1 1
Inggris 1 0 0 1 0
Republik Irlandia 1 0 0 1 0
Irlandia Utara 1 0 0 1 0
Kroasia 1 0 0 1 0
Spanyol 1 0 0 1 0
Slovakia 1 0 0 1 0
Hungaria 1 0 0 1 0
 
Final
Team   MP W D L Pts
Portugal 1 1 0 0 3
Prancis 1 0 0 1 0