Stade Pierre Mauroy, Stadion Canggih Hemat Energi
 
Nama : Stade Pierre-Mauroy
Dibangun : 2012
Lokasi : Villeneuve d’Ascq, Lille
Arsitek : Pierre Ferret
Permukaan : Rumput
Ukuran Lapangan : 105 m x 68 m
Pemilik : Eiffage
Operator : Villeneuve d’Ascq, Lille
Kapasitas : 50.186
     

Didirikan dengan biaya 618 juta Euro, Stade Pierre-Mauroy masuk dalam lokasi yang akan menggelar pertandingan Piala Eropa 2016. Dengan kapasitas 50.186 tempat duduk, Stade Pierre-Mauroy sudah memenuhi syarat untuk menyelenggarakan laga-laga sarat gengsi di Piala Eropa 2016.

Stadion yang selesai dibangun di Villeneuve d’Ascq, dekat kota Lille, Prancis pada 2012 silam ini akan menggelar enam laga. Pertama, dua hari setelah pembukaan Piala Eropa, tepatnya 12 Juni, laga di Grup C antara Jerman kontra Ukraina. Kedua, Rusia lawan Slovakia (Grup B) pada 15 Juni 2016. Ketiga, Swiss kontra tuan rumah Prancis (Grup A), 19 Juni. Keempat, Italia melawan Republik Irlandia (Grup E), 22 Juni.

Lalu, Stade Stade Pierre-Mauroy juga akan menggelar laga 16 besar antara juara Grup C melawan Peringkat ketiga Grup A/B/F pada 26 Juni. Terakhir, Stadion yang jadi markas klub Liga Prancis, Lille ini juga akan jadi tempat dilakasanakannya laga perempat final pada 1 Juli.

Stade Pierre-Mauroy termasuk dalam kategori stadion baru di Prancis. Alasan pembangunan sendiri awalnya dikarenakan Lille yang sering masuk dalam ajang Eropa harus memiliki stadion berstandar tinggi sesuai kriteria UEFA.

Setelah selalu menumpang di stadion lain yang memenuhi syarat menggelar partai kelas internasional, Lille akhirnya memutuskan membangun stadion baru. Pelaksanan pembangunan diawali dengan mengadakan lelang pada tiga perusahaan konstruksi raksasa yaitu Eiffage, Bouygues, dan Vinci. Tender lalu dimenangkan oleh Eiffage yang punya ide membuat inovasi dalam hal buka-tutup atap stadion dan sistem efisiensi energi stadion.

Sejak peletakan baru pertama pada tahun 2008, pembangunan selesai dalam kurun 45 bulan. Total biaya yang mencapai 618 juta Euro dibagi ke dalam sejumlah titik. Paling besar, 282 juta Euro disedot untuk membuat badan stadion. Kemudian, 42 juta Euro diataranya untuk pengembangan area parkir, hotel, dan restoran. Lalu, 96 juta euro untuk menambahkan segala keperluan untuk membuat stadion ini berstandar Eropa.

Usai dibangun, Lille pun mengklaim Stade Pierre-Mauroy sebagai stadion tercanggih di Prancis. Kemutakhirannya terlhat dari panel buka-tutup stadion yang bisa dilakukan dalam waktu kurang dari seperempat jam.

Selain itu, penerapan efisiensi energi yang dilakukan pun terlihat dari banyaknya penerima cahaya (solar panel) yang menempel di atas stadion. Imbas dari adanya penyerap daya matahari ini, listrik di stadion dapat dilahirkan tanpa bahan bakar.

Usai diresmikan 2012, Lille pun menjadikan Stade Pierre-Mauroy sebagai markas untuk mengarungi setiap laga. Berkat kecanggihannya, stadion dengan rincian kapasitas kursi, kelas bisnis 4.965 bisnis, 1.842 mewah, 448 untuk protokol, dan 326 bagi insan media ini tak hanya digunakan untuk gelaran tanding sepak bola.

Acara bergengsi lintas olahraga seperti Tenis dan Basket pun sempat digelar di Stade Pierre-Mauroy. Seperti, gelaran final tenis Piala Davis  2014 yang mempertemukan tim Swiss dengan Prancis pun dilakukan di sini. Hasilnya luar biasa, Stade Pierre-Mauroy jadi tempat dipecahkannya rekor penonton tertinggi pertandingan tenis dengan seluruh kursi terisi penuh.

Kejuaran basket Eropa 2015 juga jadi event yang sukses diselenggarakan di stadion dengan tinggi 31 meter ini. Saat itu partai puncak yang mempertemukan Spanyol dan Lithuania di Stade Pierre-Mauroy semakin menaikan pamor stadion buatan arsitek Pierre Ferret ini.

Multi-fungsinya stadion yang diurus oleh  Eiffage ini semakin nyata ketika pada 20 Juli tiga tahun silam, bintang musik dunia, Rihanna, melaksanakan rangkaian tur dunianya di stadion ini. Tur konser bertarjuk ‘Diamonds World Tour’ itu berlangsung sukses hingga membuat penyanyi asal Barbados itu akan kembali ‘manggung’ di sana, pada 23 Juli 2016. (Gilang Akbar Prambadi)


Populer

Jadwal

11 Jun 2016 02:00
Prancis
vs
Rumania
Selengkapnya

Klasemen

Team   MP W D L Pts
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
 
16 besar
Team   MP W D L Pts
Polandia 2 1 1 0 4
Belgia 1 1 0 0 3
Jerman 1 1 0 0 3
Italia 1 1 0 0 3
Wales 1 1 0 0 3
Prancis 1 1 0 0 3
Portugal 1 1 0 0 3
Islandia 1 1 0 0 3
Swiss 2 0 1 1 1
Inggris 1 0 0 1 0
Republik Irlandia 1 0 0 1 0
Irlandia Utara 1 0 0 1 0
Kroasia 1 0 0 1 0
Spanyol 1 0 0 1 0
Slovakia 1 0 0 1 0
Hungaria 1 0 0 1 0
 
Final
Team   MP W D L Pts
Portugal 1 1 0 0 3
Prancis 1 0 0 1 0