Balazs Dzsudzsak, Kreator Serangan Hungaria
 
Nama : Balazs Dzsudzsak
Lahir : Debrecen, 23 Desember 1986
Postur : 1,79 m
Posisi : Winger
Klub : Bursaspor
Caps : 77
     

Walau hanya mencetak satu gol sepanjang kualifikasi Piala Eropa 2016, tak dapat dimungkiri Balazs Dzsudzsak merupakan roh permainan Hungaria. Dengan semakin menuanya Zoltan Gera, pelatih Hungaria Bernd Storck mengandalkan kebolehan pemain berusia 29 tahun ini menginisiasi serangan.

Pemain kidal ini merupakan pengambil tendangan bebas Hungaria. Satu-satunya gol yang ia lesakkan terjadi saat melawan Rumania. Gol lewat tendangan bebas kaki kiri ini membuat Hungaria terhindar dari kekalahan dengan skor akhir 1-1.

Tanpa nama-nama beken di lini depan, Hungaria lebih banyak mengandalkan kekompakan tim dengan Dzsudzsak sebagai motornya. Kemenangan tim nasional Hungaria 2-1 atas Norwegia dalam leg kedua play-offpada November 2015 lalu, memastikan tim berjuluk Magical Magyars lolos ke final Piala Eropa 2016 dengan agregat 3-1.

Bintang sekaligus kapten timnas Austria ini lahir di Debrecen, Hungaria, pada 23 Desember 1986 silam. Pemain bernomor punggung 77 ini mengawali kariernya di timnas HUngaria U17 pada 2003, dengan enam penampilan dan mencetak saty gol. 

Pada tahun yang sama, ia tampil dalam timnas Hungaria U19 dan berhasil mencetak lima gol dalam enam penampilan. Performanya kemudian berkembang dan ia masuk dalam tim utama timnas Hungaria pada 2007. 

Terhitung sejak musim 2007 hingga 2016, Dzsudzsak telah menciptakan 76 penampilan dan mencetak 18 gol bersama tim nasional Hungaria. Terakhir kali, ia mencetak gol dalam laga persahabatan yang berakhir imbang 1-1 antara Hongaria dengan Kroasia pada 26 Maret lalu di Groupama Arena, Budapest, Hungaria. 

Dzsudzsak mengawali karier bermain sepakbola pada 2004 dengan Debreceni VSC. Gelandang penyerang berusia 29 tahun ini kala itu berhasil membantu timnya menjuarai kompetisi Liga Hungaria tiga tahun berturut-turut. 

Penampilannya membuat PSV Eindhoven tertarik dan kemudian resmi memboyongnya pada Oktober 2007. Memiliki kontrak lima tahun di Philips Stadion, ia segera menjadi pemain penting klub Eredivisie tersebut. Selama berseragam Eindhoven, ia telah tampil sebanyak 156 laga dan membukukan 55 gol selama empat musim. 

Ia sukses memecahkan dua rekor penting dengan Eindhoven, yaitu menjadi top assist dan top skorer pada 2009 pada kompetisi Liga Belanda.

Karier Dzsudzsak suram ketika pindah ke klub Rusia Anzhi Makhachkala pada musim 2011/2012. Ia hanya tampil delapan kali dan kemudian hijrah ke Dynamo Moskow pada 2012 dan mengemas 13 gol dari 89 laga.

Mulai musim panas 2015 lalu, Dzsudzsak memperkuat klub Turki, Bursaspor setelah sempat diisukan akan merumput di Bundesliga. Sejauh ini, pemain yang juga memainkan peran winger ini telah menciptakan 24 penampilan dan mencetak empat gol di semua kompetisi bersama Bursaspor.

Pemain yang dulu terkenal punya licin ini perlahan mulai kehilangan kecepatannya. Tapi tetap saja Dzsudzsaksatu tak mudah dimatikan. Kegesitannya menyisir sisi lapangan dan diakhiri dengan umpan silang membuat mudah tugas para striker Hungaria.

Pria yang dua kali menyabet penghargaan sebagai pemain terbaik Hungaria pada 2010 dan 2014 ini diharapkan mempertontonkan aksinya sebagai kreator serangan Hungaria. Bersama Dzsudzsak, Hungaria tak boleh dipandang sebelah mata di Prancis nanti. (Kiki Sakinah)


Populer

Jadwal

11 Jun 2016 02:00
Prancis
vs
Rumania
Selengkapnya

Klasemen

Team   MP W D L Pts
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
 
16 besar
Team   MP W D L Pts
Polandia 2 1 1 0 4
Belgia 1 1 0 0 3
Jerman 1 1 0 0 3
Italia 1 1 0 0 3
Wales 1 1 0 0 3
Prancis 1 1 0 0 3
Portugal 1 1 0 0 3
Islandia 1 1 0 0 3
Swiss 2 0 1 1 1
Inggris 1 0 0 1 0
Republik Irlandia 1 0 0 1 0
Irlandia Utara 1 0 0 1 0
Kroasia 1 0 0 1 0
Spanyol 1 0 0 1 0
Slovakia 1 0 0 1 0
Hungaria 1 0 0 1 0
 
Final
Team   MP W D L Pts
Portugal 1 1 0 0 3
Prancis 1 0 0 1 0