Marc Janko, Si Jangkung Mesin Gol Austria
 
Nama : Marc Janko
Lahir : Wina, 25 Juni 1983
Postur : 1,96 m
Posisi : Striker
Klub : FC Basel
Caps : 51
     

Tergabung di Grup G bersama Rusia dan Swedia pada babak kualifikasi Piala Eropa 2016, Austria tampil secara mengejutkan dengan menjadi pemuncak klasemen akhir dengan raihan 28 poin, hasil dari sembilan kali menang dan sekali imbang. Raihan poin tersebut berbeda jauh dari peringkat kedua, Rusia, yang hanya mampu mengemas 20 poin.

Alhasil, tim besutan Marcel Koller itu lolos otomatis didampingi Rusia ke putaran final Piala Eropa 2016 di Prancis. Sementara Swedia yang hanya menempati peringkat ketiga lolos dari lubang jarum, setelah menang menghadapi Denmark di babak play-off.

Sosok penting atas penampilan ciamik Austria di babak kualifikasi itu tidak terlepas dari peran penyerang mereka, Marc Janko. Pemain berusia 32 tahun tersebut sukses menyarangkan tujuh gol dan dua assist dalam sembilan laga kualifikasi yang diikutinya.

Salah satu golnya yang paling spektakuler adalah saat Austria menghadapi Rusia pada Juni 2015. Pada laga yang digelar di Otkrytie Arena, Moskow, itu Janko mencetak gol tunggal kemenangan Austria melalui tendangan akrobatik di atas kepala. Berkat kemenangan tersebut, Austria semakin kokoh di puncak klasemen hingga putaran kualifikasi usai.

Tambahan tujuh gol pada babak kualifikasi menambah perbendaharaan gol Janko untuk timnas menjadi 26 gol. Jumlah tersebut membawanya menempati peringkat keenam pencetak gol terbanyak Austria sepanjang masa.

Janko hanya membutuhkan sedikitnya empat gol lagi untuk masuk ke tiga besar pencetak gol terbanyak Austria, menggeser Johann Horvath yang menorehkan 29 gol selang tahun 1924-1934. Sementara itu, peringkat pertama masih dipegang oleh legenda Asutria, Anton Polster yang memiliki koleksi 44 gol selama periode 1982 hingga 2000. Janko sangat berpeluang memperbaiki catatan rekornya, karena saat ini ia tercatat sebagai satu-satunya pemain yang masih aktif di antara sepuluh pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak Austria.

Karier Janko dimulai dari klub kecil Austria, Admira Wacker. Ia kemudian dipinang oleh klub raksasa Liga Austria, Red Bull Salzburg pada 2005. Tiga musim pertamanya, Janko hanya mampu mencetak total 18 gol untuk Salzburg. Namun pada musim 2008/2009, Janko seakan mendapatkan kekuatan super dan secara luar biasa mencetak 39 gol pada musim tersebut.

Janko bahkan mampu memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak klub dalam semusim hanya dalam waktu setengah musim saja. Di musim tersebut, Janko membantu Salzburg menjuarai liga Austria.

Namun, performanya menurun di musim berikutnya dan langsung dijual ke FC Twente. Janko sempat singgah di Porto, Trabzonspor dan Sydney FC. Pada usianya yang sudah menginjak kepala tiga, Janko kemudian mengambil langkah besar dengan memilih bermain di Liga Swiss bersama FC Basel.

Pilihannya berkarier di klub tersukses Liga Swiss tersebut ternyata tepat. Si jangkung berpostur hampir 2 meter ini seakan menemukan kembali performa terbaiknya dengan mampu mencetak 16 gol dari 17 kali penampilan sejauh ini. 

Selama berkarir di beberapa klub Eropa dan Asia, Janko telah mengoleksi enam gelar juara.  Di antaranya tiga kali juara Liga Austria bersama Red Bull Salzburg, dua gelar juara bersama Twente dan sekali juara Liga Portugal bersama Porto.

Pemain berpostur 1.96 meter ini juga memperoleh beberapa penghargaan individu, diantaranya top skorer Liga Austria 2008/2009, sepatu emas Liga Australia (A-League) 2014/2015 bersama Sydney FC, Player of the Month' A-League bulan Februari 2015, dan pemain terbaik A League 2014/2015.

Dalam usia tak lagi muda, Janko masih menjadi andalan. Penempatan posisi yang baik, kekuatan dan akurasi tendangan bagus, postur kuat, dan bagus dalam duel udara, membuat kekurangannya menjaga bola tertutupi. Aksi Janko untuk membuat kejutan bersama timnas Austria sebagai kuda hitam di Piala Eropa 2016 menarik dinanti. (Kiki Sakinah)


Populer

Jadwal

11 Jun 2016 02:00
Prancis
vs
Rumania
Selengkapnya

Klasemen

Team   MP W D L Pts
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
 
16 besar
Team   MP W D L Pts
Polandia 2 1 1 0 4
Belgia 1 1 0 0 3
Jerman 1 1 0 0 3
Italia 1 1 0 0 3
Wales 1 1 0 0 3
Prancis 1 1 0 0 3
Portugal 1 1 0 0 3
Islandia 1 1 0 0 3
Swiss 2 0 1 1 1
Inggris 1 0 0 1 0
Republik Irlandia 1 0 0 1 0
Irlandia Utara 1 0 0 1 0
Kroasia 1 0 0 1 0
Spanyol 1 0 0 1 0
Slovakia 1 0 0 1 0
Hungaria 1 0 0 1 0
 
Final
Team   MP W D L Pts
Portugal 1 1 0 0 3
Prancis 1 0 0 1 0