) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:42:41 ) [url] => Array ( [0] => /qv00j5457/berupaya-profit-rni-group-perkuat-bisnis ) [reporter] => Array ( [0] => Rahayu Subekti ) [taiching] => Array ( [0] => RNI meningkatkan infrastruktur Rajawali Nusindo. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624189361 ) [channel] => Array ( [0] => ekonomi [1] => korporasi ) [image] => Array ( [0] => logo-pt-rajawali-nusantara-indonesia-persero-rni_200723172811-344.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => Facebook PT RNI ) [image_caption] => Array ( [0] => Logo PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI). RNI Group melalui PT Rajawali Nusindo memperkuat bisnis di bidang pangan, pertanian, konsumer, dan kesehatan. ) [tag] => Array ( [0] => RNI [1] => Rajawali Nusindo [2] => BUMN [3] => BUMN klaster pangan ) [_version_] => 1703088018294833152 ) [34] => SolrObject Object ( [id] => qv00hj430 [title] => Array ( [0] => Cegah Covid, Pelayanan Disdukcapil Depok Dikurangi ) [content] => Array ( [0] => <p>REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK--Cegah penyebaran virus Corona (Covid-19), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok melakukan penyesuaian jadwal pelayanan dokumen kependudukan, mulai 21-30 Juni 2021. Pelayanan dokumen kependudukan hanya dibuka pada hari Senin, Rabu dan Jumat.&nbsp;</p> <p dir="ltr">"Pada hari tersebut, warga bisa mengambil maupun mengurus dokumen kependudukan mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Ini merupakan upaya kami menghindari kerumunan untuk mencegah penularan Covid-19," ujar Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti dalam siaran pers yang diterima <em>Republika</em>, Sabtu (19/6).</p> <p dir="ltr">Menurut Nuraeni, penyesuaian hari pelayanan tersebut berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 13 Tahun 2021. Adapun instruksi tersebut dikeluarkan dalam rangka perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro oleh pemerintah, terhitung sejak tanggal 14-28 Juni 2021.</p> <p dir="ltr">"Atas instruksi tersebut, semua pelayanan mengalami penyesuaian. Ada pembagian kerja di rumah dan kerja di kantor," terangnya.</p> <p dir="ltr">Lanjut Nuraeni, untuk itu, pihaknya meminta masyarakat untuk bersabar sebab selama kerja di rumah maka pelayanan akan terhambat. Hal itu karena pelayanan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) memerlukan sistem yang hanya dapat dilakukan di kantor. Saat pelayanan pada Selasa dan Kamis pada kurun waktu tersebut, masyarakat tetap akan dilayani pada hari berikutnya saat petugas masuk kantor.&nbsp;</p> <p dir="ltr">'Dengan demikian, standar pelayanan semula empat hari kerja akan lebih lama sedikit. Mudah-mudahan pandemi Covid-19 cepat berlalu dan penambahan kasus segera menurun. Insya Allah pelayanan kami akan kembali normal pada 1 Juli 2021," tuturnya.</p> <p dir="ltr">Ia menambahkan, masyarakat Depok dapat menghubungi nomor WhatsApp 0811-166-864 untuk mengurus keperluan dukcapil pada waktu yang sudah ditentukan.&nbsp;</p> <p dir="ltr">"Mengurus dari rumah lebih praktis dan mudah, terlebih demi menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19. Kami akan terus memaksimalkan dan memastikan pelayanan yang memudahkan masyarakat. Termasuk juga menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja Disdukcapil Kota Depok," pungkas Nuraeni.&nbsp;</p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:41:43 ) [url] => Array ( [0] => /qv00hj430/cegah-covid-pelayanan-disdukcapil-depok-dikurangi ) [redaktur] => Array ( [0] => Muhammad Hafil ) [reporter] => Array ( [0] => Rusdi Nurdiansyah ) [taiching] => Array ( [0] => Penyesuaian jam layanan kerja di Depok untuk mencegah covid-19. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624189303 ) [channel] => Array ( [0] => daerah [1] => jabodetabek-nasional ) [image] => Array ( [0] => apel-pagi-pns-di-pemkot-depok-_140921223004-338.jpg ) [image_caption] => Array ( [0] => Cegah Covid, Pelayanan Disdukcapil Depok Dikurangi. Foto ilustrasi: Apel pagi PNS di Pemkot Depok. ) [tag] => Array ( [0] => depok [1] => pemkot depok [2] => covid-19 depok [3] => jam layananan publik depok [4] => jam kerja pns depok ) [_version_] => 1703085923480109056 ) [35] => SolrObject Object ( [id] => qv00ea314 [title] => Array ( [0] => Satgas Covid-19 Grobogan Terus Tekan Penyebaran Covid-19 ) [content] => Array ( [0] => <p>REPUBLIKA.CO.ID, GROBOGAN --&nbsp;Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Grobogan terus menggenjot upaya pengendalian COVID-19, yang cenderung mengalami kenaikan selama dua pekan terakhir.</p> <p>Adapun kegiatan yang meliputi disinfeksi dilakukan dengan menyasar beberapa lokasi seperti Kantor Bank Mandiri Taspen, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan dan Hotel Catra, sebagai tempat isolasi mandiri pasien COVID-19.</p> <p>&ldquo;Penyemperotan disinfektan di Bank Mandiri Taspen, DLH, BPBD dan Hotel Catra,&rdquo; ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/5).</p> <p>Selain itu, Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Grobogan yang beranggotakan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Grobogan, relawan dan instansi terkait juga melakukan penyekatan dan pembatasan mobilitas masyarakat di tiga titik yang menjadi pintu masuk Kabupaten Grobogan.</p> <p>Penyekatan tersebut yang pertama dilakukan di Desa Wandankemiri, Kecamatan Klambu, yang menjadi pintu masuk dari Kabupaten Kudus.</p> <p>Selanjutnya Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan yang menjadi pintu masuk dari wilayah Kabupaten Pati dan Desa Bugel di Kecamatan Godong yang menjadi akses masuk wilayah Kabupaten Grobogan dari arah Demak dan Semarang.</p> <p>Kemudian, upaya lain yang dilakukan demi menurunkan angka COVID-19 di Kabupaten Grobogan, Satgas setempat juga memberlakukan gerakan &ldquo;Satu Hari di Rumah Saja&rdquo; yang telah dilakukan pada akhir pekan lalu dan besok pagi pada hari Minggu (20/5).</p> <p>Adapun penerapannya yakni, masyarakat setempat diminta untuk tidak beraktivitas di luar rumah terhitung mulai pukul 05.00 hingga 05.00 pada hari berikutnya atau selama 24 jam.</p> <p>Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan per Sabtu (19/6), kasus COVID-19 mengalami kenaikan sebanyak 66 orang</p> <p>Sedangkan pasien sembuh mengalami kenaikan sebanyak 23 orang dan meninggal 4 orang.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:39:46 ) [url] => Array ( [0] => /qv00ea314/satgas-covid-19-grobogan-terus-tekan-penyebaran-covid-19 ) [redaktur] => Array ( [0] => Yogi Ardhi ) [taiching] => Array ( [0] => Satgas Penanganan Covid-19 disinfeksi dan sekat pergerakan masyarakat. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624189186 ) [channel] => Array ( [0] => nasional [1] => umum ) [image] => Array ( [0] => satgas-penanganan-covid-19-grobogan-menyemprotkan-desinfektan-do-sejumlah-perkantoran_210620183155-838.jpg [1] => satgas-penanganan-covid-19-grobogan-menyemprotkan-desinfektan-do-sejumlah-perkantoran_210620183209-424.jpg [2] => satgas-penanganan-covid-19-grobogan-menyemprotkan-desinfektan-do-sejumlah-perkantoran_210620183224-305.jpg [3] => satgas-penanganan-covid-19-grobogan-menyemprotkan-desinfektan-do-sejumlah-perkantoran_210620183252-277.jpg [4] => satgas-penanganan-covid-19-grobogan-menyemprotkan-desinfektan-do-sejumlah-perkantoran_210620183401-674.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => BPBD [1] => BPBD [2] => BPBD [3] => BPBD [4] => BPBD ) [image_caption] => Array ( [0] => Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan menyemprotkan desinfektan do sejumlah perkantoran untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Grobogan, Sabtu (19/6). Penyemprotan desinfektan dilakukan di sejumlah gedung perkantoran seperti Bank Mandir I Taspen, Gedung DLH, BPBD, dna Hotel Cakra. [1] => Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan menyemprotkan desinfektan do sejumlah perkantoran untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Grobogan, Sabtu (19/6). Penyemprotan desinfektan dilakukan di sejumlah gedung perkantoran seperti Bank Mandir I Taspen, Gedung DLH, BPBD, dna Hotel Cakra. [2] => Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan menyemprotkan desinfektan do sejumlah perkantoran untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Grobogan, Sabtu (19/6). Penyemprotan desinfektan dilakukan di sejumlah gedung perkantoran seperti Bank Mandir I Taspen, Gedung DLH, BPBD, dna Hotel Cakra. [3] => Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan menyemprotkan desinfektan do sejumlah perkantoran untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Grobogan, Sabtu (19/6). Penyemprotan desinfektan dilakukan di sejumlah gedung perkantoran seperti Bank Mandir I Taspen, Gedung DLH, BPBD, dna Hotel Cakra. [4] => Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan menyemprotkan desinfektan do sejumlah perkantoran untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Grobogan, Sabtu (19/6). Penyemprotan desinfektan dilakukan di sejumlah gedung perkantoran seperti Bank Mandir I Taspen, Gedung DLH, BPBD, dna Hotel Cakra. ) [tag] => Array ( [0] => satgas covid-19 [1] => bpbd grobogan [2] => grobogan ) [_version_] => 1703085800681373696 ) [36] => SolrObject Object ( [id] => qv00cg380 [title] => Array ( [0] => BTS Hadir di Universitas BSI Kampus Pontianak ) [content] => Array ( [0] => <p>REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK--Kolaborasi boyband asal korea BTS dengan salah satu restoran makanan siap saji belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Kolaborasi ini meningkatkan pembelian produk, terutama di tengah pandemi yang menggerus daya beli masyarakat.</p> <p>&ldquo;Masyarakat kini menjadi sangat selektif dalam memilih pemenuhan kebutuhan hidup. Bukan hanya pembelian makanan tapi juga dalam memilih studi lanjut,&rdquo; tutur Kepala kampus Universitas BSI kampus Pontianak, Eri Bayu Pratama, Ahad (20/6).</p> <p>Eri menyebutkan, banyak yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi namun harus kandas dari prioritas kebutuhan hidup yang lain.</p> <p>&ldquo;Namun hal ini tidak lagi menjadi penghalang bagi alumni Universitas BSI kampus Pontianak, karena BTS telah hadir. Bisa Transfer Studi (BTS) membantu alumni yang ingin melanjutkan studi namun terkendala biaya dan prioritas kebutuhan lain,&rdquo; ujarnya.</p> <p>Dengan ijazah D3 dari Universitas BSI dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Nusa Mandiri. Cukup 2 semester sudah meraih gelar sarjana.</p> <p>&ldquo;Program BTS atau Bisa Transfer Studi atas kerja sama Universitas BSI dan Universitas Nusa Mandiri ini memiliki delapan prioritas keunggulan yang didapatkan,&rdquo; ungkapnya.</p> <p>Dengan ijazah D3 Universitas BSI mendapatkan free biaya pra kuliah sebesar 1.000.000, free biaya kelas malam 500.000 dan perkuliahan 2 semester.</p> <p>&ldquo;Selain itu, mendapatkan beasiswa langsung 50 persen SPP dan uang gedung, kuliah di kampus dengan institusi dan prodi terakreditasi B, berlaku untuk lulusan D3 FTI Universitas BSI, perkuliahan daring, dan biaya kuliah dapat diangsur,&rdquo; tuturnya.</p> <p>Ia menjelaskan, hal ini merupakan bentuk kepedulian Yayasan BSI (Bina Sarana Informatika) membantu masyarakat terdampak pandemic. Sehingga beasiswa dipastikan akan didapatkan hingga lulus tanpa syarat dan ketentuan.&ldquo;Pendaftaran dapat langsung dilakukan pada aplikasi mobile PMB Nusa Mandiri untuk perkuliahan september 2021,&rdquo; katanya.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:38:40 ) [url] => Array ( [0] => /qv00cg380/bts-hadir-di-universitas-bsi-kampus-pontianak ) [redaktur] => Array ( [0] => Hiru Muhammad ) [taiching] => Array ( [0] => BTS membantu alumni yang ingin melanjutkan studi namun terkendala biaya ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624189120 ) [channel] => Array ( [0] => nasional [1] => bina-sarana-informatika ) [image] => Array ( [0] => dengan-ijazah-d3-dari-universitas-bsi-dapat-melanjutkan-pendidikan_210620183748-198.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => istimewa ) [image_caption] => Array ( [0] => Dengan ijazah D3 dari Universitas BSI dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Nusa Mandiri. Cukup 2 semester sudah meraih gelar sarjana. ) [tag] => Array ( [0] => bts pontianak ) [_version_] => 1703085731656761344 ) [37] => SolrObject Object ( [id] => quzzmi425 [title] => Array ( [0] => DIY Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 ) [content] => Array ( [0] =>

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menambah kapasitas tempat tidur (bed) untuk penanganan Covid-19. Hal ini mengingat lonjakan kasus positif yang terus terjadi sepekan lebih. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 DIY, penambahan kapasitas tempat tidur dilakukan pada 19 Juni 2021 sebesar 293 unit.

Total tempat tidur yang tersedia saat ini mencapai 1.224 unit. Sebelumnya, jumlah tempat tidur sebanyak 941 unit.

"1.234 bed ini terdiri dari 140 bed critical (ICU) dan 1.094 bed noncritical (isolasi)," ujar Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, kepada wartawan, Ahad (20/6).

Ditya menyebut, keterisian tempat tidur (bed occupancy rate atau BOR) di 27 rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 DIY saat ini sebesar 806 unit. Dengan begitu, persentase BOR di DIY tercatat  65,3 persen.

"806 bed yang terpakai terdiri atas 87 bed ICU dan 719 bed isolasi," ujarnya.

Ditambahnya kapasitas tempat tidur ini tidak diiringi dengan penambahan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan Covid-19. Ditya mengatakan, Pemda DIY tidak melakukan rekrutmen nakes guna mengimbangi penambahan tempat tidur.

Namun DIY akan melakukan alokasi nakes dari layanan umum ke layanan khusus Covid-19 seehingga tidak perlu dilakukan rekrutmen untuk penambahan nakes. "Untuk SDM tidak ada rekrutmen karena sifatnya bukan membuka baru, tapi mengalihkan dari ruang alat yang sudah ada, sehingga untuk SDM juga prinsip sama dengan manajemen pelayanan" jelas Ditya.

 

) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:23:06 ) [url] => Array ( [0] => /quzzmi425/diy-tambah-kapasitas-tempat-tidur-pasien-covid-19 ) [reporter] => Array ( [0] => Silvy Dian Setiawan ) [taiching] => Array ( [0] => Penambahan kapasitas lantaran lonjakan kasus positif Covid-19 terus terjadi. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624188186 ) [channel] => Array ( [0] => daerah [1] => jawa-tengah-diy ) [image] => Array ( [0] => 076499100-1623846557-830-556.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => ANTARA/Arif Firmansyah ) [image_caption] => Array ( [0] => Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menambah kapasitas tempat tidur (bed) untuk penanganan Covid-19 (ilustrasi). ) [tag] => Array ( [0] => kapasitas tempat tidur covid-19 [1] => covid-19 di diy ) [_version_] => 1703085064322023424 ) [38] => SolrObject Object ( [id] => quzzjp430 [title] => Array ( [0] => Amphuri: Tak Banyak Calon Jamaah Haji Tarik Dananya ) [content] => Array ( [0] => <p>IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Firman M Nur mengatakan tidak banyak jamaah haji khusus menerik uangnya. Setelah dibatalkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 dinformasikan banyak jamaah menarik dananya.</p> <p>"Alhamdulilah pembatalan haji tahun 2020 dan kemarin tahun 2021 tidak cukup signifikan jamaah yang membatalkan atau menarik dananya," kata Firman saat dihubungi <em>Republika</em>, Sabtu (19/6).</p> <p>Firman mengatakan, berdasarkan catatannya dari total 15 ribu lebih jamaah yang telah melunasi pada tahun 2020 hanya 162 yang menarik kembali uangnya sampai menjelang diumumkan pembatalan pada awal bulan Juni 2021 oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Sehingga dapat dipastikan masih banyak jamaah tidak menarik dananya yang telah disetornya untuk berangkat haji.</p> <p>"Itu pun juga mayoritas karena disebabkan jamaah yang sebenarnya sebelum berangkat meninggal dunia atau berhalangan untuk bisa menunaikan ibadah haji selanjutnya," katanya.</p> <p>Firman memastikan, sampai saat ini saat pembatalan kedua kalinya ini belum banyak yang melakukan proses penarikan dananya. Jamaah diminta bersabar tidak menarik dananya yang telah disetorkannya untuk berangkat haji.</p> <p>"Kita berharap para jamaah yang tertunda keberangkatannya untuk kedua kalinya tetap bersabar menerima kondisi, tawakal kepada Allah Subhanahu Wa ta'ala,"</p> <p>Apalagi kata Firman saat ini Arab Saudi memutuskan menyelenggarakan haji secara terbatas. Atas kebijakan ini PIHK dan juga pemerintah tidak bisa berbuat banyak atas keputasannya.&nbsp;</p> <p>"Apalagi Pemerintah Saudi juga memutuskan haji tahun ini tetap ada dalam jumlah terbatas dan hanya dikhususkan bagi warga negara Saudi dan warga negara ekspatriat atau mukimin yang tinggal di Saudi Arabia," katanya</p> <p>&nbsp;</p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:21:25 ) [url] => Array ( [0] => /quzzjp430/amphuri-tak-banyak-calon-jamaah-haji-tarik-dananya ) [redaktur] => Array ( [0] => Muhammad Hafil ) [reporter] => Array ( [0] => Ali Yusuf ) [taiching] => Array ( [0] => AMPHURI Pastikan Masih Banyak Jamaah haji tak Menarik Dananya ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624188085 ) [channel] => Array ( [0] => jurnal-haji [1] => berita-jurnal-haji ) [image] => Array ( [0] => ketua-umum-amphuri-firman-m_210205175009-850.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => Republika/Havid Al Vizki ) [image_caption] => Array ( [0] => Amphuri: Tak Banyak Calon Jamaah Haji Tarik Dananya. Foto: Ketua Umum Amphuri, Firman M Nur ) [tag] => Array ( [0] => dana haji [1] => amphuri [2] => penarikan dana haji [3] => dana haji ditarik [4] => haji 2021 [5] => haji terbatas [6] => haji ) [_version_] => 1703084646296715264 ) [39] => SolrObject Object ( [id] => quzzfl335 [title] => Array ( [0] => Satpol PP DKI Tutup 5 Kafe dan Warung ) [content] => Array ( [0] =>

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satpol PP DKI Jakarta menutup lima kafe dan warung makan yang kedapatan buka melewati batas jam operasional dan adanya kerumunan pengunjung pada Sabtu (19/6) malam hingga Ahad (20/6) dini hari. Salah satu kafe diketahui sempat berupaya mengelabui petugas dengan sejumlah trik.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, mengatakan, lima tempat itu dijatuhi sanksi penutupan 3 X 24 jam. Sanksi dijatuhkan atas pelanggaran yang berbeda-beda.

Loret Coffe di Tebet dan Haje Coffe di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dijatuhi sanksi penutupan karena kedapatan buka melawati batas jam operasional pukul 21.00 WIB. Pengunjung di dua kedai kopi itu juga lebih dari 50 persen kapasitas.

Sedangkan sebuah angkringan di Tebet dan warung pecel lele di Kramat Pela, Jakarta Selatan, dijatuhi sanksi penutupan karena adanya kerumunan pengunjung. "Konsumennya berkerumun penuh," kata Arfin ketika dikonfirmasi Republika, Ahad.

Terakhir yang dijatuhi sanksi adalah Dapur Harmoni di Gambir, Jakarta Pusat. Tempat ini melanggar aturan 50 persen kapasitas, adanya kerumunan, dan buka melawati batas jam operasional.

Di Dapur Harmoni ini lah pengelolanya sempat beurpauy mengelabui petugas. Mereka mengunci akses masuk agar seolah-olah tampak tak ada aktivitas. Hal itu tampak dalam video yang diunggah akun Instagram Satpol PP DKI Jakarta.

Belasan petugas juga tak bisa masuk ke tempat itu pada Ahad pukul 00.46 WIB. Setelah menunggu beberapa menit, petugas akhirnya bisa masuk dan mendapati muda-mudi berkerumun di dalamnya.

Arifin mengatakan, kafe itu sedang menyelenggarakan nonton bareng pertandingan sepak bola EURO. Untuk mengelabui petugas, pengelola meninta seseorang mengunci pintu masuk dari luar. Lalu lampu kafe juga dimatikan dan kendaraan tak ada terparkir di depannya.

"Tapi aktivitasnya luas biasa banyak di dalam. Lebih dari 100 orang," kata Arifin dalam video yang telah dikonfirmasi Republika.

Kerumunan pengunjung pun langsung dibubarkan petugas. Sedangkan pengelola Dapur Harmoni, kata Arifin, dijatuhi sanksi penutupan 3 X 24 jam dan denda.

"Kita akan panggil juga pengelolanya untuk pemeriksaan dokumen perizinan. Apabila tak ada izin, akan kita tutup permanen," kata Arifin masih dalam video tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Arifin menyebut pihaknya belum menentukan besaran denda yang dijatuhkan terhadap pengelola. "Denda maksimal Rp 50 juta. Besarannya nanti PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Satpol PP DKI yang menentukan," kata dia.

Satpol PP DKI, Polri, TNI kembali gencar melakukan operasi yustisi karena terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Ibu kota. Dalam tiga hari terakhir saja, tercatat kenaikan kasus baru selalu di atas empat ribu per hari. Kemarin, Sabtu (19/6), merupakan jumlah kasus harian tertinggi sepanjang pandemi melanda Jakarta, yakni 4.895 orang positif.

) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:18:57 ) [url] => Array ( [0] => /quzzfl335/satpol-pp-dki-tutup-5-kafe-dan-warung ) [reporter] => Array ( [0] => Febryan A ) [taiching] => Array ( [0] => Lima kafe dan warung makan kedapatan buka melewati batas jam operasional ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624187937 ) [channel] => Array ( [0] => daerah [1] => jabodetabek-nasional ) [image] => Array ( [0] => 009647300-1624016649-830-556.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => Prayogi/Republika. ) [image_caption] => Array ( [0] => Prajurit TNI mengikuti Gelar Pasukan dalam rangka pengetatan PPKM Mikro di wilayah DKI Jakarta di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (18/6). Gelar pasukan dalam rangka pengetatan PPKM Mikro yang diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP tersebut sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta yang terus meningkat beberapa hari belakangan ini.Prayogi/Republika ) [tag] => Array ( [0] => Satpol PP DKI Jakarta [1] => kafe ditutup [2] => warung makan ditutup [3] => kafe melanggar prokes ) [_version_] => 1703088413134028800 ) [40] => SolrObject Object ( [id] => quzz0o425 [title] => Array ( [0] => Film Superman II Dinilai yang Terbaik Dibanding Versi Lain ) [content] => Array ( [0] =>

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Superman merupakan karakter komik Amerika DC yang telah mengalami eksplorasi pengembangan karena sering diadaptasi ke film. Namun, dari sekian film Superman, Superman II dinilai menjadi film yang paling diunggulkan dari versi-versi yang lain.

Dilansir di laman Collider, Ahad (20/6), Superman II (1980) memiliki karakter antagonis yang jauh lebih kuat yaitu General Zod (diperankan oleh Terence Stamp), yang memiliki hubungan dengan dunia asal Kal-El. Hal itu membantu menyoroti perasaan berbeda yang dihadapi oleh Kal-El. 

Di tengah keberadaannya di bumi, manusia super ini terus menyeimbangkan identitas gandanya antara bumi dan Krypton. Konflik diri ini jauh lebih menarik dibandingkan kegilaan Gene Hackman sebagai Lex Luthor.

Yang membuat film Superman II menjadi film unggulan tersebut adalah alih-alih mempersempit fokus pada takdir Kal-El, film ini mengulas tentang upaya Superman menyeimbangkan diri antara menjadi superhero dan pria biasa. Kisah asal sangat berperan dalam memberi Superman tujuan di bumi, tetapi sekuelnya mengajukan pertanyaan yang lebih menarik yaitu apa yang akan dilakukan Superman setelah film pertama (1978).

Pada film pertama, para penonton melihat pahlawan super menyelamatkan bumi. Penonton pun terus melihatnya dalam film yang diadaptasi dari komik ini. 

Pertanyaan yang lebih menarik adalah apa yang kemudian akan dilakukan Superman?

Perjuangan sederhana Clark (Christopher Reeve) untuk memilih antara meninggalkan Lois (Margot Kidder) saat berkencan, atau membiarkan seorang anak tersandung ke air terjun Niagara lebih dapat dimengerti pada tingkat yang menyedihkan dibandingkan plot pemusnahan nuklir mana pun. Perjuangan Superman bukan hanya untuk mengalahkan penjahat, tetapi tantangan sehari-hari untuk mengintegrasikan dirinya dalam masyarakat. Tanggung jawab yang dia hadapi terasa lebih seperti beban setelah menyaksikan skenario canggung ini.

Film Superman II memahami cerita Kal-El yang didasarkan pada takdir. Film ini benar-benar menyoroti tentang keputusan.

Film Superman II merayakan lebih dari 40 tahun usianya sejak dirilis di Amerika Seirkat (AS). Superman II dinilai sebagai puncak cerita sinematik Superman. Lebih dari yang lain, film ini mengingatkan penonton bahwa Man of Steel tetaplah seorang pria.

 

 

) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:10:00 ) [url] => Array ( [0] => /quzz0o425/film-superman-ii-dinilai-yang-terbaik-dibanding-versi-lain ) [reporter] => Array ( [0] => Farah Noersativa ) [taiching] => Array ( [0] => Superman II merayakan lebih dari 40 tahun usianya sejak dirilis di AS. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624187400 ) [channel] => Array ( [0] => senggang [1] => film ) [image] => Array ( [0] => film-superman_210620180810-268.jpeg ) [image_source] => Array ( [0] => Warner Bros ) [image_caption] => Array ( [0] => Film Superman II. ) [tag] => Array ( [0] => superman II [1] => film superman [2] => film superhero [3] => 40 tahun superman II ) [_version_] => 1703088033872478208 ) [41] => SolrObject Object ( [id] => quzyy0428 [title] => Array ( [0] => Warga Kudus Meninggal Saat Isolasi di Donohudan Bertambah ) [content] => Array ( [0] => <p>REPUBLIKA.CO.ID,&nbsp;KUDUS -- Jumlah warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang meninggal saat menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, karena terpapar COVID-19 bertambah dua orang. Dengan demikian, jumlah warga yang meninggal saat isolasi di Donohudan sebanyak empat orang.</p> <p>"Untuk dua orang yang meninggal pada hari Sabtu (19/6) malam dan Ahad (20/6) pagi, sebelumnya sudah dirujuk ke rumah sakit yang ada di Solo," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo di Kudus, Ahad (20/6).</p> <p>Di antaranya, kata dia, ada yang dirujuk ke Rumah Sakit Tentara Solo dan Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Warga Kudus yang dirujuk ke RS Kasih Ibu bernama TR (62) warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota Kudus.&nbsp;</p> <p>Almarhum dirujuk ke rumah sakit sejak tanggal 11 Juni 2021, sedangkan meninggal pada Sabtu (19/6) pukul 22.05 WIB. Kemudian yang dirujuk di RS Tentara bernama UR (54) warga Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kudus yang dirujuk sejak tanggal 10 Juni 2021.&nbsp;</p> <p>Kemudian meninggal Ahad ini pukul 07.44 WIB. Keduanya sudah dibawa ke Kabupaten Kudus hari ini dan sudah dimakamkan, karena salah satunya dikremasi di krematorium Bong Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.</p> <p>Berdasarkan data dari Dinkes Kudus per tanggal 19 Juni 2021, warga Kudus yang menjalani isolasi tersisa 111 orang sedangkan yang dirujuk ke rumah sakit terdekat sebanyak 19 orang. Ketika masa isolasinya sudah selesai atau dinyatakan sehat karena tidak ada keluhan apapun, maka 111 orang tersebut akan dipulangkan ke Kudus dengan terlebih dahulu menjalani tes usap tenggorokan (swab) polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif.</p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:08:24 ) [url] => Array ( [0] => /quzyy0428/warga-kudus-meninggal-saat-isolasi-di-donohudan-bertambah ) [redaktur] => Array ( [0] => Ratna Puspita ) [taiching] => Array ( [0] => Jumlah warga yang meninggal saat isolasi di Donohudan sebanyak empat orang. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624187304 ) [channel] => Array ( [0] => repjogja [1] => jateng-jatim ) [image] => Array ( [0] => petugas-menyemprotkan-disinfektan-ke-pengemudi-kendaraan-pengangkut-pasien-orang_210607164558-216.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho ) [image_caption] => Array ( [0] => [Ilustrasi] Petugas di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah. ) [tag] => Array ( [0] => warga kudus [1] => kabupaten kudus [2] => asrama haji donohudan [3] => boyolali [4] => jawa tengah [5] => covid 19 ) [_version_] => 1703083827523485696 ) [42] => SolrObject Object ( [id] => quzyo6456 [title] => Array ( [0] => Narasi Tiga Periode saat Kasus Covid-19 Meningkat Dikritisi ) [content] => Array ( [0] =>

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menilai bahwa narasi presiden periode sangat tidak tepat. Apalagi narasi tersebut digaungkan di tengah kondisi Indonesia yang maish dihantam oleh permasalahan Pandemi Covid-19. 

"Menyuarakan hal itu memang hak berekspresi dalam iklim demokrasi. Tapi tidak tepat jika disampaikan saat ini mengingat Indonesia sedang berupaya menangani Covid-19," ujar Suparji dalam keterangan pers,  Ahad (20/6). 

Suparji juga menegaskan konstitusi sudah mengamanatkan presiden dibatasi dua periode. Maka, wacana presiden tiga periode belum memiliki legitimasi hukum positif. Menurutnya, dalam Pasal 9 UUD 1945 itu tegas menyatakan, Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan. 

"Maka presiden tiga periode pada saat ini belum  sesuai konstitusi," tegas Suparji.

Sehingga dengan demikian, menurut Suparji, wajar apabila masyarakat menolak wacana tersebut. Itu karena memang hal bertabrakan dengan konstitusi. Dia mengatakan, seruan penangkapan penggagas yang tranding di media sosial menunjukkan adanya ekspresi ketidaksetujuan dengan deklarasi itu.

Suparji melanjutkan, soal apakah bisa ditangkap karena mengkampanyekan presiden tiga periode itu perlu ada pendalaman. Mungkin, kata dia, bisa didalami adanya unsur dalam pasal 14 atau 15 uu no.1 th 1946 tentang penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran.

"Karena konstitusi mengatakan bahwa jabatan presiden dan wapres hanya bisa dua periode. Tetapi kok memberitakan untuk dicalonkan lagi," kata dia.

Selanjutnya, Suparji berharap narasi ini segera dihentikan. Menurutnya, akademisi dan peneliti atau aktivis politik lebih baik bernarasi sesuai dengan konstitusi dan teori politik maupun bernegara dengan baik dan benar. Akademisi bertugas meluruskan narasi-narasi yang bertentangan dengan konstitusi. 

"Bukan justru mengatasnamakan rakyat untuk melanggarnya," kata dia.

 

) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 18:02:30 ) [url] => Array ( [0] => /quzyo6456/narasi-tiga-periode-saat-kasus-covid-19-meningkat-dikritisi ) [reporter] => Array ( [0] => Ali Mansur ) [taiching] => Array ( [0] => Gagasan ini tak sesuai dengan konstitusi. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624186950 ) [channel] => Array ( [0] => nasional [1] => politik ) [image] => Array ( [0] => ilustrasi-kasus-covid-19_210613163008-230.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => republika/mardiah ) [image_caption] => Array ( [0] => Ilustrasi Kasus Covid-19 Naik ) [tag] => Array ( [0] => presiden tiga periode [1] => kasus covid 19 melonjak signifikan [2] => pandemi Covid-19 ) [_version_] => 1703088054234775552 ) [43] => SolrObject Object ( [id] => quzyc1335 [title] => Array ( [0] => Saudi Ingatkan Agar tak Terpikat Penawaran Haji Palsu ) [content] => Array ( [0] => <p>IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memperingatkan agar tidak berurusan dengan penawaran haji yang ilegal alias palsu. Selain itu, Saudi juga mengingatkan untuk mewaspadai tautan pendaftaran yang tidak terdaftar di situs resmi kementerian.<br /><br />Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi, Abdel-Fattah bin Suleiman Mashat memperingatkan semua warga dan penduduk untuk tidak terpikat pada penawaran haji yang tidak berdokumen dan tidak resmi. Jika ditemukan penawaran seperti itu maka harus segera melaporkan pihak tersebut.<br /><br />Dilansir dari laman <em>Al Arabiya,</em> Ahad (20/6), otoritas Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah telah membuat portal haji <em>online</em> untuk jamaah haji domestik. Portal tersebut dibuat dengan fungsi untuk menerima aplikasi haji dari warga dan penduduk untuk tahun ini.<br /><br />Portal itu menjadi satu-satunya cara untuk memesan layanan perusahaan dan lembaga untuk jamaah haji domestik. Kementerian Saudi mengatakan, ada lebih dari 500 ribu aplikasi bagi mereka yang ingin melakukan haji tahun ini yang telah diterima sejak 3 Juni.<br /><br />Batas waktu untuk mendaftar adalah 23 Juni dan hasil pendaftar yang diterima akan diumumkan pada 25 Juni. Untuk diketahui, Kementerian Haji dan Umrah Saudi telah mengumumkan bahwa negaranya akan membatasi haji tahun ini menjadi 60 ribu penduduk dan warga negara yang tinggal di Kerajaan.<br /><br />Hal itu karena pandemi virus corona yang masih berlangsung sampai saat ini di seluruh dunia. Apalagi mutasi baru virus corona juga bermunculan di banyak negara.<br /><br />"Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia dari perkembangan pandemi virus corona yang terus berlanjut dan munculnya mutasi baru, pendaftaran haji akan dibatasi hanya untuk penduduk dan warga dari dalam Kerajaan saja," demikian disampaikan kementerian tersebut.</p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 17:55:13 ) [url] => Array ( [0] => /quzyc1335/saudi-ingatkan-agar-tak-terpikat-penawaran-haji-palsu ) [redaktur] => Array ( [0] => Esthi Maharani ) [reporter] => Array ( [0] => Umar Mukhtar ) [taiching] => Array ( [0] => Saudi memperingatkan agar tidak berurusan dengan penawaran haji yang ilegal ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624186513 ) [channel] => Array ( [0] => jurnal-haji [1] => berita-jurnal-haji ) [image] => Array ( [0] => haji-masa_210616113226-696.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => Arabnews.cm ) [image_caption] => Array ( [0] => Haji masa pandemi ) [tag] => Array ( [0] => haji [1] => haji ilegal [2] => pendaftaran haji ilegal [3] => penawaran haji palsu [4] => penawaran haji bodong ) [_version_] => 1703082997759082496 ) [44] => SolrObject Object ( [id] => quzy2i335 [title] => Array ( [0] => Kemenag Cari Strategi Percepat Unifikasi Kalender Hijriah ) [content] => Array ( [0] => <p>IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam telah menggelar pertemuan ahli hisab rukyat di Jakarta belum lama ini. Dalam pertemuan tersebut, Tim Unifikasi Kalender Hijriah melakukan brainstorming untuk membuat langkah-langkah strategis terkait unifikasi kalender Hijriyah.<br /><br />Kepala Sub Direktorat Hisab Rukyat dan Syariah pada Kemenag, Ismail Fahmi, mengatakan, dalam pertemuan ahli hisab rukyat, Kemenag meminta tanggapan ormas-ormas Islam terkait kriteria Rekomendasi Jakarta 2017 dan pertimbangan kriteria visibilitas hilal Turki 2016. <br /><br />Ia menyampaikan, dalam pertemuan itu juga, Tim Unifikasi Kalender Hijriah mencoba mencari strategi baru atau format baru yang bisa mempercepat proses unifikasi kalender Hijriyah.<br /><br />"Kita juga minta tanggapan mereka (ormas-ormas), apakah unifikasi kalender (Hijriyah) punya peluang atau tidak kedepannya, (unifikasi kalender Hijriyah ini) perlu diteruskan atau ini memang hanya sekedar cita-cita tapi tidak pernah bisa diwujudkan," kata Ismail kepada Republika, Ahad (20/6).<br /><br />Ia menjelaskan, ormas-ormas Islam diberi waktu sekitar sebulan untuk menyampaikan tanggapan mereka terkait upaya unifikasi kalender Hijriyah ini. Jadi ormas-ormas nanti memberikan tanggapan apakah unifikasi kalender Hijriyah ini perlu dibuat atau tidak, kriterianya bisa disepakati atau tidak.<br /><br />Ismail menyampaikan, ada ormas yang berpandangan bisa membuat unifikasi kalender Hijriyah, ada yang berpandangan jalan di tempat, ada yang berpandangan bisa tapi dengan skema yang jelas, dan lain-lain. Jadi nanti didapat gambaran dari pandangan ormas-ormas dan para ahli itu.<br /><br />"Kalau kedepannya ada peluang (membuat unifikasi kalender Hijriyah) akan kita teruskan, tapi kalau tidak ada peluang maka tugas Kementerian Agama memberikan pedoman saja kepada masyarakat terkait kalender Hijriyah," ujarnya.<br /><br />Ismail juga mengatakan, Tim Unifikasi Kalender Hijriah juga akan membuat strategi baru. Tim menyusun tahapan-tahapannya seperti memulai kajian, penelitian, penyusunan naskah akademik dan muktamar. Setelah itu hasilnya baru bisa tentukan.<br /><br />Ia mengatakan, tim ingin membuat langkah-langkah baru. Jadi kalau memang bisa unifikasi kalender Hijriyah dan ada peluangnya, maka apa peluangnya. Kalau memang tidak ada peluang, maka perkuat kinerja tim. <br /><br />"Kalau sudah begitu, masyarakat tinggal menggunakan (kalender Hijriyah yang dibuat tim), terserah ormas mau menggunakan atau tidak, tapi kalau saya lihat lebih banyak yang mau ketimbang yang tidak mau," jelasnya.</p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 17:49:30 ) [url] => Array ( [0] => /quzy2i335/kemenag-cari-strategi-percepat-unifikasi-kalender-hijriah ) [redaktur] => Array ( [0] => Esthi Maharani ) [reporter] => Array ( [0] => Fuji E Permana ) [taiching] => Array ( [0] => Tim mencoba mencari strategi mempercepat proses unifikasi kalender hijriah ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624186170 ) [channel] => Array ( [0] => jurnal-haji [1] => dalam-negeri ) [image] => Array ( [0] => pawai-obor-anak-anak-mengikuti-pawai-obor-dalam-menyambut-tahun-_170920234549-447.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => Iman Firmansyah ) [image_caption] => Array ( [0] => Tahun Baru Islam ) [tag] => Array ( [0] => unifikasi kalender hijriah [1] => kalender hijriah [2] => tahun hijriah ) [_version_] => 1703082638152040448 ) [45] => SolrObject Object ( [id] => quzxv8456 [title] => Array ( [0] => Atasi Pandemi, Pemda Diharapkan Ikuti Instruksi Mendagri ) [content] => Array ( [0] => <p>REPUBLIKA.CO.ID,&nbsp;<span style="font-size: 19.2px;">JAKARTA -- Gelombang kasus positif Covid-19 terus menyeruak di sejumlah daerah. Guna meredam gelombang susulan pandemi ini semua pemerintah daerah mutlak harus melakukan koordinasi, menjabarkan l, dan menegakkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2021.</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">"Wajib seluruh kepala daerah menjalankan instruksi itu. Sebab kita ini negara kesatuan. Pemerintah daerah wajib melaksanakan instruksi pemerintah pusat termasuk dalam konteks penanganan Covid-19," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim dalam keterangannya kepada media, Ahad (20/6).</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">Ia mengatakan, selama ini banyak daerah yang kurang ketat melakukan pengawasan atas pelaksanaan protokol kesehatan. Untuk mencegahnya, kata dia, instruksi yang ditandantangani Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini harus disertai sanksi yang tegas bagi daerah-daerah yang membangkang.</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">Menurut politisi PKB ini, pemerintah pusat dan daerah bertanggung jawab untuk melakukan berbagai ikhtiar guna menjamin keselamatan rakyat. "Jika seorang penanggung jawab abai terhadap ancaman dapat menimpa rakyatnya, seperti covid-19 maka harus diberi hukuman yang berat. Ingat, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," kata sdia.&nbsp;</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">Sejumlah daerah terpantau telah&nbsp; menegakkan Instruksi Mendagri tersebut dan memperpanjang PPKM hingga 28 Juni seperti di Jawa Tengah (Jateng). Perpanjangan itu berdasarkan surat edaran yang ditandatangani oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, pada 15 Juni 2021.&nbsp;</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">Ganjar meminta camat menerapkan prosedur lockdown skala mikro atau pada tingkat rukun tetangga jika ditemukan kasus Covid-19. Kemudian Sumatra Selatan juga melakukan hal sama untuk kelima kalinya.</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, meminta setiap Bupati dan Walikota dapat memastikan PPKM Mikro berjalan efektif agar kasus Covid-19 dapat ditekan. Provinsi Sumatera Utara juga memperpanjang PPKM untuk menurunkan jumlah pasien covid-19 itu sesuai Instruksi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Nomor 188.54/23/INST/2021.&nbsp;</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">Selain perpanjangan PPKM, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menerapkan strategi percepatan vaksinasi. Antara lain dengan pelibatan dinas pendidikan terutama stakeholder perguruan tinggi untuk mobilisasi mahasiswa berusia 18 tahun ke atas.&nbsp;</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">Mendagri sebelumnya mengeluarkan instruksi tersebut yang memerintahkan semua kepala daerah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, 15-28 Juni. Salah satu rincian instruksinya adalah sekolah yang berada di zona merah harus menerapkan belajar daring.</span></p> <p><span style="font-size: 19.2px;">Poinnya antara lain, kabupaten/kota yang berada dalam zona merah melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara daring. Kegiatan belajar mengajar di zona oranye dan zona kuning dilakukan secara tatap muka namun dengan protokol kesehatan yang ketat.</span></p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 17:45:08 ) [url] => Array ( [0] => /quzxv8456/atasi-pandemi-pemda-diharapkan-ikuti-instruksi-mendagri ) [redaktur] => Array ( [0] => Gilang Akbar Prambadi ) [taiching] => Array ( [0] => Pemda diminta laksanakan PPKM berskala mikro, 15-28 Juni. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624185908 ) [channel] => Array ( [0] => nasional [1] => umum ) [image] => Array ( [0] => covid-19_210616145327-996.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => PixaHive ) [image_caption] => Array ( [0] => Covid-19 (ilustrasi) ) [tag] => Array ( [0] => covid-19 [1] => ppkm [2] => instruksi mendagri ) [_version_] => 1703082364016525312 ) [46] => SolrObject Object ( [id] => quzt0a368 [title] => Array ( [0] => Suntik Vitamin C dan vaksin Covid-19 Bersamaan, Amankah? ) [content] => Array ( [0] =>

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di masa pandemi COVID-19, banyak orang berlomba-lomba untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Salah satunya dengan cara suntik vitamin C.

Lantas, amankah jika suntik dilakukan berbarengan dengan vaksin COVID-19? Dr. Robert Sinto, SpPD-KPTI, dokter konsultan Tropik Infeksi RSCM mengatakan cukup aman melakukan suntik vitamin C dan vaksin COVID-19 di hari yang sama. Sebab, komposisi kedua suntikan tersebut berbeda.

"Tidak ada batasan karena dua-duanya tidak berinteraksi jadi bisa diberikan. Misalnya, pagi divaksin dan sorenya disuntik vitamin C, tidak apa-apa," ujar Dr. Robert dalam webinar "Suntik Sehat" pada Jumat (18/6).

Dr. Robert menyarankan sebaiknya memang tidak dilakukan secara berbarengan kecuali memang sangat mendesak. Dr. Robert mengatakan penyuntikan di waktu yang bersamaan akan mempersulit untuk melihat beda efek samping dari vaksin atau vitamin.

"Nanti kita tidak bisa mengamati efek samping yang muncul, apakah ini misalnya demam karena efek samping akibat vaksin atau vitamin," kata Dr. Robert.

"Konsekuensi ini akan berpengaruh pada pengulangan berikutnya. Nanti kan akan rancu efeknya, jadi kalau memang tidak perlu segera, kita bisa memberikan jeda dalam hitungan hari meski tidak ada kontraindikasi," ucap Dr. Robert.

 

) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 17:43:00 ) [url] => Array ( [0] => /quzt0a368/suntik-vitamin-c-dan-vaksin-covid-19-bersamaan-amankah ) [taiching] => Array ( [0] => Suntik vitamin C diharapkan bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624185780 ) [channel] => Array ( [0] => gaya-hidup [1] => info-sehat ) [image] => Array ( [0] => suntik-vitamin-c-_140506150030-566.jpg ) [image_caption] => Array ( [0] => Suntik vitamin C ) [tag] => Array ( [0] => robert sinto [1] => suntik vitamin c [2] => vaksinasi covid-19 [3] => efek vaksinasi covid-19 ) [_version_] => 1703088090885652480 ) [47] => SolrObject Object ( [id] => quzxnq425 [title] => Array ( [0] => Angka Kematian Covid-19 di Tasikmalaya Capai Rekor Tertinggi ) [content] => Array ( [0] =>

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya pada Juni 2021 mencapai rekor tertinggi selama pandemi Covid-19. Hingga 17 Juni, tercatat sudah 29 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Padahal, angka tertinggi sebelumnya hanya mencapai 26 kasus kematian dalam sebulan. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, mengatakan, angka kematian kasus Covid-19 memang terus mengalami peningkatan. Per Ahad (20/6) tercatat presentase angka kematian pasien positif Covid-19 sudah mencapai 2,3 persen.

"Kami setiap hari selalu ada kasus kematian," kata dia, Ahad (20/6).

Dia menjelaskan, penyebab meningkatnya angka kematian Covid-19 adalah karena banyak pasien yang bergejala. Apalagi, banyak yang terkonfirmasi positif saat ini merupakan lansia. 

"Tingkat kematian ini sebagian besar datang dari lansia. Mereka rata-rata memiliki komorbid, jadi risiko kematian meningkat," kata dia.

Uus mengatakan, pihaknya terus berupaya menekan angka kematian kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Salah satunya adalah dengan menambah ruang isolasi untuk pasien Covid-19 yang bergejala.

Pihaknya akan mempercepat diagnosis pasien Covid-19. Saat ini, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sudah mendapatkan bantuan tambahan alat pengetesan Covid-19. "Jadi pengetesan akan lebih cepat, penanganan juga bisa maksimal," kata dia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra, mengatakan, kasus kematian pasien Covid-19 masih terus berpotensi meningkat. Sebab, setiap harinya pasti terdapat laporan kasus kematian. Dia mencontohkan, pada Ahad dilaporkan terdapat lima orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia. 

"Ini sudah ngeri. Saya minta semua tetap stay safe. Jaga mobilitas, jauhi kerumunan, tetap di rumah kalau tak ada keperluan mendesak," kata dia.

Dia mengatakan, penanganan pandemi Covid-19 akan sia-sia jika tak ada upaya pencegahan di hulu. Artinya, masyarakat juga harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Takutnya kalau seperti ini terus, nakes yang tumbang. Kalau nakes tumbang, akan lebih banyak lagi masyarakat tak tertangani. Jangan sampai itu terjadi. Jangan abai, jangan tidak percaya Covid-19," kata dia.

Secara keseluruhan, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya hingga Ahad (20/6) berjumlah 7.626 kasus, bertambah 40 kasus dari hari sebelumnya. Sebanyak 6.879 orang telah sembuh, 667 orang masih menjalani isolasi, dan 180 orang meninggal dunia.

 

) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 17:40:38 ) [url] => Array ( [0] => /quzxnq425/angka-kematian-covid-19-di-tasikmalaya-capai-rekor-tertinggi ) [reporter] => Array ( [0] => Bayu Adji P ) [taiching] => Array ( [0] => Setiap hari ada kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Tasikmalaya. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624185638 ) [channel] => Array ( [0] => daerah [1] => jawa-barat ) [image] => Array ( [0] => 063149700-1623754622-830-556.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => Republika/Putra M. Akbar ) [image_caption] => Array ( [0] => Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya pada Juni 2021 mencapai rekor tertinggi selama pandemi Covid-19 (ilustrasi). ) [tag] => Array ( [0] => covid-19 tasikmalaya [1] => rekor tertinggi kematian covid-19 [2] => angka kematian covid-19 ) [_version_] => 1703087988350648320 ) [48] => SolrObject Object ( [id] => quzxf3282 [title] => Array ( [0] => Menyoal Persoalan Tata Kelola Komunikasi Indonesia ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 17:35:27 ) [url] => Array ( [0] => /quzxf3282/menyoal-persoalan-tata-kelola-komunikasi-indonesia ) [redaktur] => Array ( [0] => Karta Raharja Ucu ) [taiching] => Array ( [0] => Perlu satu lembaga Independen di bidang Komunikasi. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624185327 ) [channel] => Array ( [0] => kolom [1] => wacana ) [image] => Array ( [0] => hingga-januari-2020-kementerian-informatika-dan-komunikasi-kemenkominfo-telah-_200211170951-637.jpg ) [image_source] => Array ( [0] => Pxhere ) [image_caption] => Array ( [0] => Indonesia memerlukan kehadiran lembaga komunikasi independen. ) [tag] => Array ( [0] => lsi [1] => lfi [2] => dewan pers [3] => lembaga komunikasi independen [4] => sensor [5] => lembaga sensor ) [content] => Array ( [0] => <p>REPUBLIKA.CO.ID, <strong>Oleh: Dr. Fal. Harmonis,</strong> <em>Doktor Broadcasting (Penyiaran) dengan Kompetensi dibidang Sistem dan Regulasi Penyiaran, Dosen Magister Ilmu Komunikasi (Mikom) FISIP UMJ, bidang Media dan Regulasi Dan Konsultan Riset Kualitas Program Siaran Televisi KPIP</em><br /><br />Tata kelola yang baik, <em>good governance,</em> dalam berbagai bidang pembangunan merupakan sebuah keniscayaan ataupun keharusan. Untuk itu sudah menjadi keniscayaan pula bagi sebuah Negara untuk selalu konsen melahirkan berbagai kebijakan dan melakukan berbagai program yang terkait dengan tata kelola yang baik dimaksudkan.</p> <p>Dalam konteks komunikasi, tata kelola komunikasi diharapkan juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari konsen Negara. Untuk itu Negara, dalam hal ini diwakili oleh <em>stakeholder</em> (pemangku kepentingan) yang terkait dengan komunikasi, seperti pemerintah, membuat regulasi ataupun kebijakan yang berkaitan dengan tata kelola komunikasi, secara khusus tentang regulator komunikasi.</p> <p>Regulator komunikasi, seperti Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), sangat dibutuhkan dalam menata komunikasi sehingga terwujud komunikasi yang baik. Sebab, kehadiran regulator dapat membuat berbagai regulasi ataupun peraturan perundang-undangan di bidang komunikasi dan bisa mengawalnya. Sehingga operator komunikasi, seperti media cetak dan penyiaran serta media baru, berfungsi sebagaimana yang diharapkan, secara khusus melaksanakan fungsi edukasi (pendidikan). </p> <p>Institusi komunikasi, seperti televisi, surat kabar, majalah, dan media sosial, akan berfungsi dengan baik karena <em>self sensorship</em> yang dilakukan pengawas atau regulator internal dan kehadiran secara fungsional regulator independen eksternal yang komisionernya juga bersifat independen dan berorientasi kepada kebenaran demi kepentingan masyarakat secara keseluruhan.</p> <p>Pertanyaan mendasarnya, dalam konteks Indonesia, jika dibandingkan dengan beberapa negara lain di dunia, apakah sudah terdapat kesamaan dan diasumsikan tidak terdapat persoalan antara satu lembaga regulator dengan yang lainnya ataupun dari sisi kuantitas (hanya lembaga tunggal atau beberapa lembaga pengawas)?</p> <p>Amerika Serikat (AS) sebagai contoh, regulator yang mengurus ataupun mengawal komunikasi hanya satu lembaga, lembaga tungal, yaitu Federal Communication Commission (FCC). Demikian juga dengan Malaysia dengan lembaga Suruhanjaya Komunikasi dan Multi Media&nbsp; Malaysia (SKMM). Hal yang sama juga terdapat di Korea Selatan, dengan nama Korean Communication Commission (KCC), dan masih banyak lagi negara lain di belahan dunia.</p> <p>Lain halnya dengan Indonesia, terdapat beberapa lembaga yang melakukan penataan ataupun yang mengawal komunikasi. Di Indonesia terdapat beberapa regulator komunikasi, mulai dari pemerintah sampai kepada lembaga negara yang bersifat independen ataupun quasi. Sehingga jika terjadi masalah di bidang komunikasi, seperti dalam menilai sebuah berita melanggar atau tidak, sesuai atau tidak dengan peraturan perundang-undangan, tidak tertutup kemungkinan terjadi perbedaan persepsi antara regulator yang satu, yang diwakili komisioner masing-masingnya, seperti antara komisioner Dewan Pers (DP) dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tentang karya jurnalistik ataupun dengan Lembaga Sensor Film (LSF) tentang layak dan tidak layak lolos sebuah film yang disensor berdasarkan pertimbangan tontonan sekaligus tuntunan, yang signifikan dan cenderung hanya menguntungkan lembaga atau media komunikasi tertentu. </p> <p>Selain yang terkait dengan konten ataupun pesan komunikasi, juga terdapat regulator yang tidak dapat dipisahkan dari tata kelola komunikasi, yakni Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang merupakan sebuah lembaga yang berfungsi sebagai badan regulator telekomunikasi di Indonesia. BRTI dibentuk melalui UU 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi. </p> <p>Semua lembaga yang terkait dengan tata kelola komunikasi tersebut lahir karena amanah dari undang-undang yang dibuat oleh DPR dan Pemerintah, seperti Dewan Pers berdasarkan UU Pokok Pers No. 40 Tahun 1999. KPI berdasarkan UU Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002. LSF berdasarkan UU Perfilman Nomor 33 Tahun2009 dan lain sebagainya.</p> <p>Membandingkan dan memperhatikan paparan di atas, memang sudah selayaknya bagi Indonesia, untuk melakukan tata kelola ulang komunikasi Indonesia (r<em>egovernance of Indonesian communication</em>), melalui peraturan perundang-undangan yang baru. Baik dalam bentuk Undang-Undang, seperti Undang-Undang Komunikasi yang di Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai Communication Act. Maupun dalam bentuk kebijakan (<em>policy</em>), secara khusus memuat tentang kuantitas lembaga ataupun regulator dengan komisionernya.</p> ) [_version_] => 1703081754530676736 ) [49] => SolrObject Object ( [id] => quzxcy335 [title] => Array ( [0] => Islam Melaknat Pelakor ) [content] => Array ( [0] => <p>REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi Fatwa Darul Iftaa Mesir, Syekh Dr Ahmad Wissam, mendapat pertanyaan soal bagaimana jika istri menggugat cerai suaminya demi pria lain atau orang ketiga. Syekh Wissam mengingatkan, yang dilakukan pria tersebut adalah perbuatan setan.<br /><br />Dia menjelaskan, siapa yang memfitnah seorang wanita yang telah bersuami maka akan mendapat laknat. Hal ini sebagaimana Allah SWT dan Rasulullah SAW mengutuk orang yang menyebabkan seorang wanita marah kepada suaminya.<br /><br />"Apalagi sampai merusak kehidupan rumah tangga mereka hingga salah satu di antaranya minta cerai," tuturnya dilansir dari laman <em>Masrawy</em>, Ahad (20/6). Syekh Wissam menegaskan, pria dalam konteks tersebut telah melakukan dosa besar dan orang yang melakukannya dilaknat.<br /><br />Lantas bagaimana dengan wanita tersebut? Apakah berdosa wanita yang telah menikah tetapi mencintai pria lain lalu menceraikan suaminya demi pria tersebut?<br /><br />Anggota Komisi Fatwa Darul Iftaa Mesir Syekh Muhammad Abdul Sami menyampaikan bahwa sebetulnya ini masalah sosial. "Dan cinta itu sendiri tidak bisa digambarkan sebagai solusi atau kesucian," kata dia.<br /><br />Syekh Abdul Sami menekankan, perempuan yang telah menikah dilarang keluar dengan pria lain. "Dan jika wanita itu sampai menggugat cerai demi pria yang menggodanya, ini tidak diperbolehkan," ucapnya.<br /><br />Setiap pasangan suami-istri penting untuk mengetahui misi terbesar setan. Dalam hadits riwayat Muslim dari jalur Jabir bin Abdillah, Nabi Muhammad SAW bersabda, iblis meletakkan singgasananya di atas lautan lalu mengutus bala tentaranya ke seluruh penjuru dunia. Dan yang paling besar fitnahnya kepada manusia maka dialah yang paling dekat kedudukannya dengan iblis.<br /><br />Masih dalam hadis itu, disebutkan bahwa ada setan yang datang menemui iblis untuk menyampaikan laporan tentang apa yang baru saja dia lakukan kepada manusia. Setan tersebut mengatakan, dia senantiasa bersama si Fulan untuk menggodanya sampai melakukan banyak dosa. Lalu iblis pun berkata, "Demi Allah, engkau belum melakukan apa-apa".<br /><br />Kemudian datang lagi tentara iblis yang menyampaikan laporan bahwa dia telah membuat pasangan suami-istri bercerai. "Saya tidak meninggalkan pasangan suami-istri kecuali telah aku pisahkan mereka," kata setan tersebut. Mendengar itu, iblis pun mengungkapkan, "Kau adalah sebaik-baiknya tentara".<br /><br /></p> ) [date] => Array ( [0] => 2021-06-20 17:34:10 ) [url] => Array ( [0] => /quzxcy335/islam-melaknat-pelakor ) [redaktur] => Array ( [0] => Esthi Maharani ) [taiching] => Array ( [0] => Pelakor akan mendapat laknat. ) [timestamp] => Array ( [0] => 1624185250 ) [channel] => Array ( [0] => islam-digest [1] => mozaik ) [image] => Array ( [0] => perceraian-di-jatim-tertinggi-ilustrasi-_151118225157-383.png ) [image_source] => Array ( [0] => Listcrux.com ) [image_caption] => Array ( [0] => Perceraian ) [tag] => Array ( [0] => pelakor [1] => islam melaknat pelakor [2] => hukum islam untuk pelakor ) [_version_] => 1703081673546006528 ) ) ) ) --> Republika Online

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

+
indeks

INDEX BERITA

Suasana Perawatan Pasien Covid di RSUD Bogor (2)

Sunday, 20 Jun 2021 21:05 WIB

Dua Juta Kasus Infeksi Covid di Ambang Mata

Sunday, 20 Jun 2021 20:59 WIB

Upaya Pencegahan Abrasi di Pulau Sabira

Sunday, 20 Jun 2021 20:56 WIB

Suasana Perawatan Pasien Covid di RSUD Bogor (1)

Sunday, 20 Jun 2021 20:54 WIB

Marc Marquez Masih Dominan di Sachsenring

Sunday, 20 Jun 2021 20:42 WIB

Makanan yang Buruk Bagi Pasien Jantung Turunan

Sunday, 20 Jun 2021 20:02 WIB

12 Nakes di Batang Terpapar Covid-19

Sunday, 20 Jun 2021 19:35 WIB

PDIP Tolak Wacana Presiden 3 Periode, Tapi...

Sunday, 20 Jun 2021 19:23 WIB

Ilmuwan Kembangkan Vaksin Khusus Tumor

Sunday, 20 Jun 2021 18:55 WIB

PMI Banten Ajak Pemda Optimalkan Stok Darah

Sunday, 20 Jun 2021 18:50 WIB

Warga Diimbau Taat Protokol Kesehatan

Sunday, 20 Jun 2021 18:46 WIB

LSP Universitas BSI Perpanjang Lisensi BNSP

Sunday, 20 Jun 2021 18:44 WIB

Berupaya Profit, RNI Group Perkuat Bisnis

Sunday, 20 Jun 2021 18:42 WIB

BTS Hadir di Universitas BSI Kampus Pontianak

Sunday, 20 Jun 2021 18:38 WIB

Satpol PP DKI Tutup 5 Kafe dan Warung

Sunday, 20 Jun 2021 18:18 WIB

Islam Melaknat Pelakor

Sunday, 20 Jun 2021 17:34 WIB