Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

MUI: Hakim PN Surabaya Harus Diadukan ke Komisi Yudisial

Sabtu 25 Jun 2022 14:33 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Fian Firatmaja

MUI menyatakan hakim-hakim yang mengesahkan pernikahan beda agama di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya bisa diadukan ke Komisi Yudisial (KY).

Foto: Republika/Thoudy Badai
EMBED
Menurut MUI hal itu sangat tepat karena tugas KY mengawasi perilaku hakim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hukum dan HAM, Deding Ishak menyatakan hakim-hakim yang mengesahkan pernikahan beda agama di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya bisa diadukan ke Komisi Yudisial (KY). Menurutnya hal itu sangat tepat karena tugas KY mengawasi perilaku hakim.

Deding mengatakan tugas hakim dalam membuat keputusan harus berdasarkan undang-undang. Namun, yang diputuskan oleh PN Surabaya justru bertentangan dengan undang-undang.

Ia menambahkan keputusan pengesahan beda agama tersebut harus dibatalkan. Dan juga hakim nya harus dikenakan sanksi.

 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA