Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Akibat Lonjakan Covid-19, Permintaan Peti Mati Meningkat

Kamis 24 Jun 2021 13:05 WIB

Rep: Antara/ Red: Fian Firatmaja

Perajin mengecek proses akhir produksi peti mati di industri peti mati rumahan Topangmas, Desa Kalisalak, Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (23/6/2021). Perajin mengatakan permintaan peti mati meningkat saat pandemi COVID-19 dengan produksi 10 peti per minggu dan dijual dengan harga Rp1,2 juta-Rp1,4 juta untuk memenuhi permintaan rumah sakit di Batang, Pekalongan, dan Semarang.

Foto: Antara/Harviyan Perdana Putra
EMBED
Akibat naiknya kasus kematian akibat Covid-19, permintaan peti mati turut meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG — Dampak naiknya kasus kematian akibat COVID-19 di wilayah pantura barat, membuat permintaan peti jenazah meningkat. Alhasil sejumlah perajin peti jenazah di Kabupaten Batang, Jawa Tengah kebanjiran pesanan. Meski produksi meningkat, namun perajin mengaku kesulitan memenuhi semua permintaan lantaran dikejar waktu pengiriman.

 

 

 

 

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA