Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Puluhan Santri di Tasikmalaya Jalani Isolasi Mandiri

Ahad 07 Feb 2021 15:36 WIB

Rep: Bayu Adji/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Santri menjalani tes swab. Ilustrasi

Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
EMBED
Seluruh santri yang menjalani isolasi mandiri di pesantren berstatus tanpa gejala.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — Santri di Pesantren Al Kautsar di Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus mengalami penambahan. Pimpinan Pesantren Al Kautsar, ustaz Rifqi Fauzi mengatakan puluhan santri yang menjalani isolasi di pesantren telah ditempatkan di satu gedung khusus.

Artinya, santri yang positif dan negatif dipisahkan satu sama lain. Seluruh santri yang menjalani isolasi di pesantren disebut berstatus tanpa gejala. Rifqi menjelaskan, awal kasus Covid-19 diketahui di pesantrennya pada awal Januari 2021. Ketika itu, terdapat tiga orang santri yang mengalami gejala hilangnya indra penciuman mereka.

Ia mengaku tak mengetahui secara pasti sumber awal terkonfirmasinya tiga santri itu. Sebab, selama enam bulan belakangan, tak ada gejala santri atau pengajar yang sakit. Pesantren, juga tidak membiarkan santri pulang ke rumahnya ketika libur dan orang tua tidak boleh menjenguk.

 

 

Video Editor | Fian Firatmaja

 

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA