Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

Pengendara Keluhkan Kurangnya Sosialisasi Tilang Elektronik

Selasa 11 Feb 2020 15:48 WIB

Rep: Muhammad Rizki Triyana/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Petugas back office ETLE Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menganalisa pelanggaran roda dua di Gedung Regional Traffic Management Center (TMC), Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/1).

Foto: Republika/Thoudy Badai
EMBED
Sosialisasi tilang elektronik dirasa masih kurang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat masih banyak pengguna kendaraan sepeda motor yang terekam kamera tilang elektronik (electronic traffic law enforcement/ETLE). Mulai dari tidak menggunakan helm hingga menerobos lampu merah serta masuk jalur busway.

Namun, sebagian pengendara mengaku belum mengetahui adanya penerapan e-Tilang di Jakarta. Salah seorang pengendara motor, Mirwan, mengatakan, penerapan e-Tilang sangat bermanfaat, Namun, ia menyayangkan sosialisasi yang dilakukan oleh petugas dirasa masih kurang.

 

Sama halnya dengan Marwan, menurut pengendara ojek online Nurdin, para petugas diharapkan ada di tempat di mana diterapkannya e-Tilang. 

 

Sementara itu, bagi pengguna Transjakarta, e-Tilang diharapkan dapat menertibkan para pengendara yang masuk ke jalur busway agar tidak membahayakan. 

 

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menerapkan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di wilayah DKI Jakarta. Kebijakan itu pun telah disosialisasikan selama satu pekan pada awal Februari 2020. Rencananya, petugas juga akan menambah 45 kamera tilang elektronik di wilayah Jakarta. 

 

 

Videografer | Muhammad Rizki Triyana

Video Editor | Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA