Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Telkomsel Buka Grapari Kedua di Madinah

Jumat 22 Mar 2019 09:32 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Dwi Murdaningsih

Pengunjung menunggu pelayanan di Grapari Telkomsel Gambir, Jakarta.

Pengunjung menunggu pelayanan di Grapari Telkomsel Gambir, Jakarta.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Sebelumnya Telkomsel sudah memiliki Grapari di Makkah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Telkomsel saat ini kembali meningkatkan kapasitas layanan di Arab Saudi dengan menambah layanan grapari di Madinah. Gerai tersebut berlokasi di Holet Millennium Taibah Madinah.

Persemian gerai Grapari Telkomsel tersebut sudah dilakukan pada Senin (18/3) yang dihadiri Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M Ramli, Presiden Direktur Telkomsel Ririek Adriansyah, pemilik PT Kuwais Internasional dan Kuwais, Est. Arab Saudi, serta Ketua Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Cabang Madinah.

Baca Juga

Hery berharap gerai layanan yang baru diresmikan tersebut tidak berorientasi pada keuntungan semata. Melainkan menjadi bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan layanan Telkomsel bagi masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Arab Saudi, khususnya jemaah haji dan umrah.  

"Kami berharap hadirnya Grapari Madinah 2 ini dapat menjawab tingginya animo masyarakat terhadap kebutuhan layanan Telkomsel di Arab Saudi,” kata Hery dalam pernyataan tertulis yang diterima Republika.co.id, Kamis (213).

Dia menambahkan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah berkomitmen untuk mendukung perusahaan-perusahaan dari Indonesia. Terutama jika perusahaan tersebut yang berminat melebarkan sayap usahanya ke Arab Saudi. Selain dua gerai di Madinah, Grapari juga lama sebelumnya memiliki gerai di Makkah.

Sementara itu, Pelaksana Fungsi Ekonomi 1 Bachtiar mengatakan peresmian gerai kedua Grapari di Madinah menandakan layanan jasa komunikasi di Arab Saudi masih terbuka lebar. “Hal ini seiring dengan bertambahnya jumlah jemaah umrah dari Indonesia yang tahun lalu mencapai lebih dari satu juta orang,” kata Bachtiar.

Sejauh ini, kata Bachtiar, hanya Telkomsel yang mencoba melakukan upaya penetrasi ke pasar jasa telekomunikasi Arab Saudi. Perusahaan plat merah yang saat ini memiliki jumlah pelanggan terbesar di tanah air yaitu 157,4 juta orang menawarkan paket telepon dan data dengan harga khusus selama musim haji.

Di sela-sela acara peresmian tersebut, diperkenalkan pula aplikasi Haji Pintar yang kini telah dilengkapi dengan fitur panic button sesuai usulan KJRI Jeddah tahun lalu. “Fitur tersebut dapat memberikan kemudahan bagi jemaah untuk meminta bantuan atau layanan,” jelas Bachtiar.

Dia memastikan KJRI Jeddah selama ini terus berupaya memfasilitasi berbagai agenda pertemuan antara perusahaan tanah air dan persahaan Arab Saudi. Terutama dalam rangka pejajakan peluang kerja sama.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA