Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Satelit Merah Putih Telkom Siap Diluncurkan

Senin 06 August 2018 23:15 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Satelit Merah Putih milik Telkom saat berada di pabrik SSL. Saat ini, satelit sudah berada di lokasi peluncuran SpaceX, Cape Canaveral Air Force Station, Florida. Satelit Merah Putih rencananya akan diluncurkan menuju slot orbit pada 4 Agustus 2018.

Satelit Merah Putih milik Telkom saat berada di pabrik SSL. Saat ini, satelit sudah berada di lokasi peluncuran SpaceX, Cape Canaveral Air Force Station, Florida. Satelit Merah Putih rencananya akan diluncurkan menuju slot orbit pada 4 Agustus 2018.

Foto: telkom
Peluncuran Satelit Merah Putih menghemat biaya sekitar 25 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, FLORIDA -- PT Telkom Tbk memastikan peluncuran Satelit Merah Putih akan dilaksanakan  pada Selasa, (7/8) waktu setempat di Cape Canaveral Air Force Station, Orlando, Florida AS. Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX), yang ditunjuk PT Telkom sebagai kontraktor peluncuran, melaporkan Satelit Merah Putih saat ini telah dirangkai menjadi satu dengan roket dan siap diluncurkan.

"Proses penyatuan roket dan satelit telah dilaksanakan sehingga tinggal menunggu waktu peluncuran saja," kata Direktur Network & IT Solution (NITS) Telkom, Zulhelfi Abidin di Forida.

Abidin menjelaskan peluncuran Satelit Merah Putih menghemat biaya sekitar 25 persen dari peluncuran satelit sebelumnya. Satelit Telkom 3S, yang diluncurkan pada 15 Februari 2016, menelan 215 juta dolar AS, sedangkan proyek peluncuran Satelit Merah Putih hanya menghabiskan 165 juta dolar AS, sudah termasuk biaya asuransi sebesar 10 juta dolar AS.

Penghematan terjadi karena Satelit Merah Putih menggunakan roket pendorong milik Space X yang dapat digunakan berulang. Teknologi yang diterapkan SpaceX itu dapat menghemat biaya, karena sistem roket pendorong dapat digunakan kembali hingga sepuluh kali pemakaian.

Dengan Peluncuran Satelit Merah Putih diharapkan dapat menuntaskan secara cepat masalah komunikasi di seluruh Indonesia, terutama di pelosokdan wilayah terluar Indonesia,  selain juga menjadi peluang bisnis baru bagi PT Telkom di kawasan Asia Selatan.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA