Senin, 13 Safar 1440 / 22 Oktober 2018

Senin, 13 Safar 1440 / 22 Oktober 2018

Blue Bird Group-TCASH Jalin Kerja Sama Strategis

Kamis 02 Agu 2018 13:52 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Gita Amanda

Blue Bird dan TCASH menjalin kerja sama.

Blue Bird dan TCASH menjalin kerja sama.

Foto: Telkom Group
Para pelanggan Blue Bird kini dapat menggunakan TCASH sebagai metode pembayaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Blue Bird Group-TCASH menjalin kerja sama strategis demi mendukung gaya hidup digital masa kini. Sebagai perusahaan taksi terbesar, Blue Bird berkomitmen terus meningkatkan layanan yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pelanggan setianya.

Kerja sama dengan TCASH juga sebagai bentuk dukungan percepatan terciptanya less-cash society. Para pelanggan Blue Bird kini dapat menggunakan TCASH sebagai metode pembayaran non-tunai ketika menggunakan layanan Blue Bird melalui aplikasi My Blue Bird.

Selain mudah dan praktis, pelanggan juga bisa menikmati promo Grand Launching. Ada cashback 50 persen untuk pengguna TCASH di aplikasi My Blue Bird pada periode 2 - 16 Agustus 2018.

CEO TCASH, Danu Wicaksana mengatakan transportasi merupakan salah satu sektor yang menjadi fokus TCASH dalam memberikan layanan menyeluruh. Hingga saat ini ada lebih dari 20 juta pelanggan TCASH di seluruh pelosok negeri.

"Karenanya, kami sangat menyambut baik kerjasama TCASH dan Blue Bird Group yang kami yakin akan semakin membantu masyarakat Indonesia di dalam melakukan transaksi non-tunai sehari-hari," kata dia dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (2/8).

Komitmen melayani seluruh masyarakat Indonesia juga telah didukung dengan aplikasi TCASH Wallet yang kini bisa digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia lintas operator telekomunikasi. Apalagi penetrasi internet telah mencapai 50 persen populasi di Indonesia.

Masyarakat telah terbiasa memiliki rata-rata hingga 80 aplikasi dalam ponsel mereka. Ini menjadikan langkah peluncuran kerja sama TCASH dan Blue Bird Group menjadi solusi yang tepat, aman, dan nyaman untuk semakin menyebarkan gaya hidup digital sehari-hari.

Sinergi kedua perusahaan juga merupakan perwujudan dukungan TCASH dan Blue Bird Group untuk mempercepat tercapainya Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia. Sementara itu, Direktur PT Blue Bird, TBK Sigit Priawan Djokosoetono mengatakan kerjasama Blue Bird Group dan TCASH telah memberikan lebih banyak pilihan.

"Ini sebagai bagian dari konsistensi kami dalam berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan," kata dia.

Dukungan jaringan luas TCASH dalam kerjasama ini turut membantu Blue Bird menegaskan motto layanan ‘ANDAL’ Blue Bird Group sejak awal. Juga mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan.

Dengan lebih dari 40 ribu armada di 18 kota di Indonesia, Blue Bird Group senantiasa memberikan layanan prima sebagai transportasi pilihan masyarakat Indonesia. Kerjasama ini memanfaatkan integrasi layanan pembayaran TCASH di dalam aplikasi My Blue Bird.

Pelanggan yang telah memiliki akun TCASH dapat mengunduh aplikasi My Blue Bird sebelum melakukan perjalanan menggunakan taksi. Aplikasi My Blue Bird sendiri telah tersedia di Play Store dan App Store, serta bisa digunakan untuk pemesanan taksi di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, dan Semarang.

Setelah memiliki aplikasi My Blue Bird, pelanggan cukup mendaftarkan metode pembayaran baru yaitu menggunakan TCASH. Saat pelanggan memesan taksi ataupun menggunakan fitur easy ride dalam aplikasi My Blue Bird, mereka dapat memasukkan kode pintu taksi dan memilih TCASH sebagai metode pembayaran non-tunai.

Di akhir perjalanan, secara otomatis, saldo TCASH pelanggan akan terpotong sesuai dengan argo yang tertera. Sebelumnya, kemudahan penggunaan TCASH untuk transportasi masyarakat juga telah diimplementasikan di moda kendaraan lainnya.

Melengkapi kerja sama strategis TCASH dan Blue Bird Group ini, pelanggan kini dapat dengan mudah memanfaatkan TCASH untuk bertransaksi non-tunai di kereta bandara Railink di Soekarno-Hatta, Cengkareng dan Kualanamu, Medan serta Bus Rapid Trans (BRT) Semarang. Seluruh layanan ini diharapkan dapat terus berkontribusi meningkatkan jumlah transaksi non-tunai di Indonesia.

"Dengan dukungan kombinasi jaringan luas yang kami miliki di 34 provinsi di Indonesia, serta pengalaman Blue Bird Group sebagai penyedia transportasi taksi yang nyaman dan terpercaya, kami percaya kerjasama strategis ini dapat diterima dengan baik dan menjadi metode pembayaran non-tunai pilihan masyarakat pengguna aplikasi My Blue Bird," kata Danu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA