Tuesday, 25 Rabiul Akhir 1443 / 30 November 2021

Tuesday, 25 Rabiul Akhir 1443 / 30 November 2021

Barcelona Ngotot Perpanjang Kontrak Dembele

Rabu 27 Oct 2021 04:49 WIB

Red: Israr Itah

Winger Barcelona Ousmane Dembele

Winger Barcelona Ousmane Dembele

Foto: AP/Alvaro Barrientos
Jika Ousmane Dembele menolak kontrak baru, Barcelona mungkin membekukannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kubu Barcelona masih yakin akan mencapai kesepakatan dengan Ousmane Dembele terkait kontrak baru. Kontrak pemain timnas Prancis ini akan berakhir pada musim panas 2022, dan manajemen klub ingin memperpanjangnya. Namun Barcelona belum membuat keputusan tentang strategi yang akan mereka ambil jika Dembele menolak.

Blaugrana tidak menepis kemungkinan membekukan Dembele, seperti yang mereka lakukan pada musim panas lalu dengan Ilaix Moriba, yang tidak mau memperbarui kontaknya dan ingin pindah ke tempat lain. Meskipun berpartisipasi dalam dua sesi latihan terakhir dengan rekan setimnya yang lain, Dembele belum dimasukkan dalam skuad untuk pertandingan Kamis (28/10) WIB melawan Rayo Vallecano di Vallecas.

Baca Juga

"Yang paling penting adalah kami ingin dia bertahan," kata Ronald Koeman saat konferensi pers pra-pertandingan, dikutip Marca, Selasa (26/10).

Menurut Koeman, Dembele adalah kunci. Ia juga memiliki kualitas. Sehingga target klub jelas, yakni memperbarui kontraknya.

“Hal lain adalah jika dia tidak ingin memperbarui. Kami harus berbicara sebagai klub tentang cara terbaik untuk menghadapinya.Kami belum membicarakan tentang apa strategi kami jika dia tidak memperpanjang kontrak, ujar Koeman.

Pembicaraan antara kedua belah pihak belum berhasil sejauh ini, tetapi Barcelona tidak mau terburu-buru. Barcelona ingin memperpanjang kontrak Dembele hingga 2025. Namun jika tidak ada kesepakatan yang tercapai pada Januari, pemain Prancis itu mungkin menghadapi konsekuensi olahraga dan membekukannya bisa menjadi pilihan.

Agen Dembele ragu-ragu untuk menandatangani kontrak baru, dengan pembicaraan telah dimulai bahkan sebelum ia mengalami cedera jangka panjang saat membela Prancis di Euro 2020. Negosiasi telah dihentikan, tetapi presiden Barcelona Joan Laporta ikut berpartisipasi dalam pembicaraan antara kedua pihak.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA