Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Ultras Inter Milan Datangi Pelatih dan Skuad Jelang Vs AS Roma, Paksa Meminta Hal Ini

Sabtu 01 Oct 2022 14:15 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Nicolo Barella dari Inter Milan melakukan selebrasi bersama rekan setimnya setelah mencetak skor 0-1 pada pertandingan sepak bola Serie A antara Udinese dan Inter, di stadion Friuli di Udine, Italia, Ahad, 18 September 2022.

Nicolo Barella dari Inter Milan melakukan selebrasi bersama rekan setimnya setelah mencetak skor 0-1 pada pertandingan sepak bola Serie A antara Udinese dan Inter, di stadion Friuli di Udine, Italia, Ahad, 18 September 2022.

Foto: Andrea Bressanutti/LaPresse via AP
Ultras menyalahkan manajemen klub lebih dari pelatih atau pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Sekelompok fan garis keras alias Ultras Inter Milan dilaporkan telah mengadakan pertemuan dengan pelatih Simone Inzaghi menjelang duel bergengsi melawan AS Roma pada lanjutan giornata kedelapan Serie A Liga Italia 2022/2023 di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (1/10/2022) malam WIB.

Puluhan orang yang menyebut dirinya sebagai tifosi garis keras Inter mengunjungi markas latihan Inter Milan di Appiano Gentile untuk memberikan dukungan pun mengungkapkan keresahan mereka atas performa i Nerazzurri dalam beberapa laga terakhir.

Baca Juga

Baik Inter dan Roma sejatinya sedang dalam tren negatif pada awal musim ini. Tercatat dalam lima laga Serie A terakhir, khususnya Inter menelan tiga kekalahan dan meraih dua kemenangan.

Capaian itu jelas tidak dapat diterima oleh pendukung La Beneamata, gelombang tekanan mulai tumbuh di jalan-jalan ibukota Lombardy tersebut pun spanduk kekecewaan yang mengarah kepada presiden Steven Zhang.

Hal itu merujuk pada reputasi Inter yang merupakan kampiun Serie A 2020/2021 lalu dan juga pesaing perebutan Scudetto bersama AC Milan musim lalu.

Kini sebagaimana diberitakan Corriere dello Sport dilansir Football Italia, Sabtu (1/10/2022) sejumlah ultras Inter mendatangi kamp latihan untuk mengungkapkan perasaan mereka. Beberapa orang pun bertemu langsung dengan Simone Inzaghi serta skuad il Biscione.

Sekelompok ultras tersebut menginginkan timnya keluar dari situasi sulit dan menilai pentingnya kemenangan atas AS Roma pada laga nanti.

Ultras menyalahkan manajemen klub lebih dari pelatih atau pemain, tetapi mereka masih ingin menyoroti pentingnya bentrokan dengan Giallorossi secara langsung.

Adapun menukil dari beberapa pertemuan Inter belum pernah kalah dari Roma sejak Februari 2017. Tetapi situasi itu sedikit sulit saat ini mengingat i Giallorossi berada di bawah arsitek berpengalaman Jose Mourinho.

Nerazzurri berada di posisi tujuh klasemen dengan perolehan angka 12 dari tujuh laga yang dimainkan, empat menang dan tiga kalah. Sedangkan Roma berada tepat di atas dengan hanya memiliki selisih satu poin dari Inter.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA