Saturday, 26 Jumadil Akhir 1443 / 29 January 2022

Saturday, 26 Jumadil Akhir 1443 / 29 January 2022

Malam Spesial Liverpool dan Salah di Kandang Everton

Jumat 03 Dec 2021 00:57 WIB

Rep: reja irfa widodo/ Red: Muhammad Akbar

Pemain Liverpool Mohamed Salah, tengah, merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Everton dan Liverpool di Goodison Park di Liverpool, Inggris, Rabu, 1 Desember 2021.

Pemain Liverpool Mohamed Salah, tengah, merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Everton dan Liverpool di Goodison Park di Liverpool, Inggris, Rabu, 1 Desember 2021.

Foto: AP/Jon Super
The Reds tidak pernah lagi bisa berpesta gol kala merumput di kandang Everton

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Sejak Bob Paisley memimpin Liverpool mencukur Everton, 5-0, di Stadion Goodison Park pada November 1982 silam, The Reds tidak pernah lagi bisa berpesta gol kala merumput di kandang rival sekotanya tersebut.

Rekor kemenangan terbesar The Reds di Stadion Goodison Park itu terjaga selama 39 tahun hingga akhirnya pecah pada pekan ke-14 Liga Primer Inggris musim ini.

Baca Juga

Di edisi perdana Derby Merseyside musim ini tersebut, Liverpool menggasak Everton, 4-1, di Stadion Goodison Park, Kamis (2/12) dini hari WIB.

Kemenangan itu mungkin tidak setelak di laga pada 1982, tapi keberhasilan mencetak empat gol dan hanya kebobolan satu gol sudah cukup membawa tim besutan Jurgen Klopp itu memperbarui catatan rekor rivalitas Liverpool dengan Everton.

Kemenangan besar ini terasa lebih spesial. Pasalnya, kendati Liverpool tidak pernah kalah saat merumput di Stadion Goodison Park sejak 2010 silam, delapan dari sembilan lawatan terakhir The Reds ke kandang The Toffees itu berakhir imbang.

Kemenangan ini juga sekaligus menjadi pembalasan sempurna usai kekalahan, 0-2, dari Everton di Stadion Anfield pada paruh kedua musim lalu. Namun, torehan paling spesial tentu saja kemenangan terbesar The Reds di markas The Toffees dalam 39 tahun terakhir.

''Kami sadar betul artinya kemenangan di laga derby buat para fans. Kemenangan, 4-1, di laga derby, saya rasa, kemenangan ini akan dicatat dan diingat dalam sejarah klub ini,'' tutur pencetak gol terakhir Liverpool di laga ini, Diogo Jota, seperti dilansir laman resmi klub, Kamis (2/12).

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, bahkan menyebut, penampilan di laga ini merupakan performa terbaik Liverpool di Stadion Goodison Park sejak dirinya resmi menangani The Reds pada 2015 silam.

Ini menjadi kemenangan kedua yang berhasil dipersembahkan Klopp dari delapan kesempatan terakhir memimpin The Reds merumput di Stadion Goodison Park di semua ajang.

Di tujuh laga Derby Merseyside di Stadion Goodison Park sebelumnya, Klopp hanya berhasil mengemas satu kemenangan dan enam hasil imbang. ''Ini menjadi performa terbaik kami di Goodison Park sejak saya berada di sini.”

“Kami mungkin pernah tampil baik di stadion ini, tapi tidak sebaik di laga ini, tidak pernah sesolid ini dalam bertahan, tidak pernah semeyakinkan di laga ini,'' kata Klopp.

Aktor utama kemenangan Liverpool ini layak disandang Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir itu mencetak dua gol di laga ini, tepatnya pada menit ke-19 dan menit ke-64.

Malam di Stadion Goodison Park itu juga menjadi malam yang istimewa buat penyerang berusia 29 tahun tersebut. Salah menambahkan deretan rekor yang dipecahkannya bersama Liverpool.

Salah menjadi pemain Liverpool pertama yang mampu mencetak dua gol di kandang Everton sejak Fernando Torres menorehkan prestasi serupa pada Februari 2008.

Sebelumnya, Salah menjadi pemain Liverpool pertama yang terlibat langsung dalam terjadinya gol di tujuh laga Liga Primer Inggris secara beruntun. Tidak berhenti sampai disitu, Salah juga terbukti melanjutkan tren performa apiknya pada musim ini.

Dari tujuh laga tandang yang telah dilakoni Liverpool pada musim ini, eks winger Chelsea itu bisa setidaknya mencetak satu gol ataupun satu assist di tiap laga. Torehan dua gol di laga ini membawa Salah memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris dengan koleksi 13 gol dari 14 laga.

Tidak hanya itu, Salah juga memimpin daftar pemberi assist terbanyak di Liga Primer Inggris dengan tujuh kali memberikan operan terakhir kepada pencetak gol.

Catatan gol Salah ini menajamkan catatan golnya pada awal musim ini dengan rataan satu gol per laga atau 19 gol dari 19 laga di semua ajang.

Dengan torehan 14 gol dari 14 laga, Salah telah mencatatkan kontribusi 40 persen dari total gol yang telah ditorehkan Liverpool di Liga Primer Inggris musim ini, yang mencapai 43 gol.

The Reds pun menjadi tim paling produktif hingga Liga Primer Inggris menuntaskan pekan ke-14. Salah pun mengungkapkan kunci keberhasilan timnya menjadi tim paling produktif di Liga Primer Inggris hingga sejauh ini.

''Kami sudah mengenal gaya permainan satu sama lain. Kami sudah berada di tim ini setidaknya lima hingga enam tahun. Musim lalu, banyak pemain kami mengalami cedera. Namun, sebelumnya, kami berhasil meraih trofi,'' kata peraih penghargaan Golden Foot 2021 tersebut.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA