Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022

Menang Beruntung Vs Watford, Tuchel Ingatkan Pemain Chelsea

Kamis 02 Dec 2021 06:44 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel.

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel.

Foto: EPA-EFE/ALESSANDRO DI MARCO
Menurut Tuchel, Chelsea masih punya masalah besar secara individu dan sebagai tim.

REPUBLIKA.CO.ID, WATFORD -- Pelatih Chelsea Thomas Tuchel mengakui timnya menang beruntung atas Watford dalam pertandingan Liga Primer Inggris, di Stadion Vicarage Road, Kamis (2/12) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Chelsea tetap di puncak klasemen dengan keunggulan satu poin dari Manchester City dan dua poin atas Liverpool.

Permainan sempat dihentikan ketika seorang penggemar di stadion mengalami serangan jantung. Ia langsung dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan kondisinya dalam keadaan stabil. Setelah itu laga kembali dilanjutkan.

Baca Juga

Mason Mount membuka skor untuk Chelsea pada menit ke-29 berkat umpan indah Kai Havertz. Namun tuan rumah menyamakan kedudukan sebelum turun minum melalui Emmanuel Dennis.

Tuchel kemudian memasukkan Hakim Ziyech dan Romelu Lukaku. Langkah tersebut tepat karena Ziyech mencetak gol kemenangan pada menit ke-72. Meski menang, Tuchel merasa timnya bermain jauh dari kata bagus.

"Kami beruntung. Kami harus mengakuinya. Terkadang Anda membutuhkannya. Hari ini kami tidak bisa mencapai level terbaik. Kami tidak siap untuk pertandingan ini," kata Tuchel kepada BBC Sport dilansir dari Sportsmole, Kamis.

Tuchel merasa timnya pantas disalahkan. The Blues kesulitan pada babak pertama tetapi sedikit lebih baik pada babak kedua.

Menurut Tuchel pasukannya gagal menanfaatkan peluang pada babak pertama. Pelatih asal Jerman itu menegaskan, dua peluang yang diciptakan seharusnya bisa melahirkan gol dan kemenangan.

Tuchel mengatakan, mungkin Chelsea tak menemukan pendekatan permainan yang tepat di laga tersebut. The Blues seperti tak siap menerima umpan-umpan panjang dan tekanan. Chelsea juga cukup kesulitan keluar dari tekanan ketika berhasil menguasai bola.

“Kami memiliki masalah besar secara individu dan sebagai tim. Kami tidak pernah merasa solid, rasanya seperti kami tidak pernah memegang kendali,” jelas Tuchel.

Di babak kedua, lanjut Tuchel, sedikit lebih baik. Chelsea menunjukkan mentalitas untuk meraih apa yang diinginkan.

Tuchel mengakui Watford bermain sangat kuat pada laga tersebut. Ia mengungkapkan sulitnya melayani permainan Watford karena beberapa pemainnya cedera serta pemain kunci tak ada di lapangan.

Namun Tuchel ingin mencari alasan atas performa buruk dalam laga tersebut. Ia juga tak ingin terlalu kritis kepada pemain. Sebab ia mengakui Watford seharusnya pantas mendapatkan hasil lebih.

Chelsea membutuhkan banyak poin untuk mewujudkan target menjadi juara liga. Tuchel yakin Chelsea bisa melakukannya lebih baik lagi.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA