Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Ini Rencana Hasenhuttl Jelang Akhir Musim

Selasa 11 May 2021 13:27 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Southampton Ralph Hasenhuttl.

Pelatih Southampton Ralph Hasenhuttl.

Foto: EPA-EFE/Adam Davy
Southampton saat ini berada di posisi 17 klasemen Liga Primer Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, SOUTHAMPTON -- Southampton kembali ke kandang untuk rangkaian empat laga terakhir jelang akhir musim 2020/2021. Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl, yakin tiga laga kandang dapat dimanfaatkan untuk mengakhiri musim ini.

The Saints akan memulai tiga laga kandang dengan melawan Crystal Palace, Fulham, dan Leeds United. Kemudian, Southampton akan mengakhiri musim melawan West Ham United.  

"Dua pekan terakhir seperti pekan terpanjang sepanjang musim, dengan intensitas yang luar biasa dan jadwal pertandingan yang datang dengan sangat cepat," kata Hasenhuttl dilansir dari laman resmi Southampton, Selasa (11/5). "Kami sudah lama berada di kompetisi liga, itulah kenapa kami merasa bahwa tahun ini sangat intens, tapi pada akhirnya kami menerimanya."

Hasenhuttl mengaku akan memanfaatkan tiga laga kandang beruntun dengan sebaik mungkin. Ia ingin timnya dapat meraih poin sebanyak mungkin dari pertandingan tersisa dan melihat posisi terakhir yang bisa diraihnya pada akhir musim nanti.

Southampton saat ini berada di posisi 17 klasemen Liga Primer Inggris dengan 31 poin. Jumlah poin yang bisa dimilikinya tidak menutup kemungkinan untuk berada di posisi yang lebih layak.

Di sisi lain, Southampton dan Crystal Palace terakhir kali bertemu pada awal musim ini dengan skor 0-1 untuk kemenangan Palace. "Saya mengharapkan permainan serupa dengan tim yang memiliki kualitas sangat bagus, kuat secara individu, terorganisasi dengan baik melawan bola," kata Hasenhuttl.

Menurut Hasenhuttl, pemainnya perlu bekerja dengan keras jika ingin menciptakan peluang. Ia pun menekankan agar timnya dapat melakukan penyelesaian yang baik ketika mendapat kesempatan untuk mencetak gol.

"Inilah yang kami lewatkan pada laga pertama. Kami memiliki beberapa peluang yang bagus dan kami tidak mencetak gol dan kemudian ketika mereka lengah, tidak selalu mudah untuk mencetak gol melawan mereka," jelas Hasenhuttl. "Mereka memiliki kualitas di depan dan Anda harus memerhatikan dengan melakukan serangan balik dan dengan sisa pertahanan dalam posisi yang baik, jika tidak, akan ada masalah."

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA