Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Thomas Tuchel Jadikan Erling Haaland Target Prioritas

Kamis 28 Jan 2021 09:10 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Bintang Borussia Dortmund, Erling Haaland merayakan gol ke gawang RB Leipzig pada laga lanjuta Bundesliga di Red Bull Arena, Ahad (10/1) dini hari WIB. Dortmund menang 3-1.

Bintang Borussia Dortmund, Erling Haaland merayakan gol ke gawang RB Leipzig pada laga lanjuta Bundesliga di Red Bull Arena, Ahad (10/1) dini hari WIB. Dortmund menang 3-1.

Foto: EPA/Clemens Bilan
Chelsea membutuhkan striker ganas.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea Thomas Tuchel dilaporkan akan menjadikan striker Borussia Dortmund Erling Braut Haaland sebagai target transfer prioritas pada jendela transfer musim panas. Tuchel dikukuhkan menjadi pelatih The Blues sesaat setelah Chelsea memecat Frank Lampard.

Dilansir dari Sportsmole, Kamis (28/1), pelatih 47 tahun tersebut bertekad membawa penyerang baru ke Stamford Bridge jelang kampanye musim 2021/2022. Dan Haaland dipandang sebagai target nomor satu untuk ditempatkan di sepertiga akhir lapangan.

Pemain 20 tahun tersebut dalam performa terbaik bersama Dortmund musim ini. Ia mencetak 21 gol dalam 19 penampilannya bersama tim di Bundesliga. Pemain Internasional Norwegia itu diburu banyak klub top Eropa dalam beberapa kali kesempatan jendela transfer.

Manchester United, Real Madrid dan Barcelona diantara klub yang mendapatkan tanda tangannya. Namun karena pentingnya sosok Haaland di skuad Dortmund kemungkinan dia tak akan dilepas musim panas ini. Kendati demikian sejumlah klub tetap memantau perkembangannya.

Chelsea sudah menghabiskan biaya lebih dari Rp 2 triliun untuk mendatangkan beberapa pemain top pada musim panas lalu. Harapannya skuad bisa bersaing di pentas Liga Inggris. Namun sebaliknya, penampilan Chelsea tak berkembang.

Mereka terlempar jauh dari empat besar. Klub pun tak tahan dengan kondisi tersebut dan terpaksa memecat Lampard. Rencana Tuchel merekrut Haaland yang diperkirakan akan menelan banyak biaya merupakan sebuah perjudian pelatih asal Jerman tersebut. Pasalnya bos Chelsea Roman Abramovich tak segan memecat pelatih

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA