Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Southgate Harap Pemain Muda Siap Duel Vs Montenegro

Senin 25 Mar 2019 20:30 WIB

Red: Endro Yuwanto

Gareth Southgate

Gareth Southgate

Foto: AP Photo/Scott Heppell
Aroma permusuhan untuk Inggris memang sudah tercium di negara kecil dari Balkan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Setelah mendapat sambutan meriah usai menghantam Republik Ceska 5-0 di Stadion Wembley, pelatih tim nasional (timnas) Inggris Gareth Southgate berharap para pemain muda siap menghadapi suasana bermusuhan selama 90 menit. Inggris akan menghadapi tuan rumah Montenegro di penyisihan Piala Eropa 2020, Selasa (26/3) dini hari WIB.

Aroma permusuhan memang sudah tercium di negara kecil dari Balkan tersebut beberapa hari menjelang pertandingan penyisihan Grup A yang akan berlangsung di Podgorica itu. Southgate menegaskan bahwa ia percaya pasukan mudanya bisa mengatasi suasana tersebut dan pertandingan tersebut sangat penting untuk proses pembelajaran.

"Tidak ada keraguan," ujar Southgate seperti dikutip dari Reuters, Senin (25/3).

Southgate yakin untuk menurunkan pemain muda, seperti Jadon Sancho, pemain berusia 18 tahun yang tampil sebagai cadangan saat menghadapi Ceska, serta Declan Rice dan Callum Hudson-Odoi. "Ini adalah bagian dari edukasi dan untuk menjadi tim papan atas kami harus mampu beradaptasi di setiap keadaan. Laga di Wembley, Jumat menjadi pengalaman berbeda dibanding laga tandang yang selalu lebih sulit," katanya.

Cedera yang dialami Eric Dier membuat Declan Rice asal West Ham akan merasakan bermain sebagai starter bersama timnas Inggris setelah sebelumnya memiliki kewarganegaraan Irlandia. "Declan akan mendapat pengalaman sangat bagus di ajang kompetisi internasional. Saya tidak ragu akan kemampuannya sebagai pemain inti," ujar Southgate.

Montenegro sebelumnya pernah menghadapi Inggris pada 2010 dan 2013. Kali ini pelatih Montenegro Ljubisa Tumbakovic mengakui bahwa ia tidak menemukan titik lemah dari tim asuhan Southgate.

"Saya benar-benar sudah mencoba tapi tidak bisa. Kami dari tim pelatih yang bekerja sama dengan pemain harus realistis," kata Southgate. "Hal-hal yang terjadi pada masa lalu memberikan hasil menyenangkan buat Montenegro, besok kami akan bermain dengan pemain yang benar-benar berbeda, pelatih berbeda, kapabilitas berbeda serta ide yang berbeda pula."

Hasil statistik memperlihatkan hasil yang menggembirakan bagi tuan rumah Montenegro karena pernah unggul 4-1. Satu-satunya kekalahan Montenegro terjadi pada 2013 di Wembley dengan skor 1-4.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA