Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Courtois Sebut Media Spanyol tak Menyukainya

Ahad 24 Mar 2019 00:07 WIB

Red: Israr Itah

Ekspresi kiper Chelsea, Thibaut Courtois setelah gagal mengeksekusi penalti lawan Arsenal pada laga Community Shield, di Stadion London, Wembley, Ahad (6/8).

Ekspresi kiper Chelsea, Thibaut Courtois setelah gagal mengeksekusi penalti lawan Arsenal pada laga Community Shield, di Stadion London, Wembley, Ahad (6/8).

Foto: EPA/Will Oliver
Terlebih setelah Courtois membuat blunder memalukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kiper Real Madrid Thibaut Courtois merasa mendapat perlakuan tidak adil di Spanyol pada musim pertama yang sulit di klub. Terlebih setelah Courtois membuat blunder memalukan saat pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2020 membela Belgia melawan Rusia pada Jumat (22/3) dini hari WIB.

"Saya masih menganggap diri saya salah satu yang terbaik di dunia, meskipun pers Spanyol ingin membunuh saya," kata Courtois kepada media Belgia, dikutip Reuters.

Sebuah dribel yang tidak diperhitungkan dengan baik oleh Courtois membuat ia kehilangan kontrol penuh atas bola. Saat menendang, si kulit bundar mengarah ke pemain Rusia Denis Cheryshev yang dengan mudah menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Beruntung, Belgia kemudian menang 3-1.

Kesalahan itu menutup satu pekan yang sulit bagi sang kiper. Posisinya diambil kembali oleh Keylor Navas di bawah mistar Madrid setelah Zinedine Zidane menduduki posisi pelatih.

Courtois menjalani debutnya yang sulit di Madrid sejak dihadirkan dari Chelsea. Dia merasa telah diperlakukan dengan tak pantas di Spanyol karena perannya dalam tim diabaikan. Namun dia mengaku tegar. 

"Saya merasa kuat, saya tenang, bermain dengan baik dan berlatih dengan baik," kata Courtois.

Courtois juga mengabaikan kesalahannya terhadap Rusia. Ia mengaku tidak memiliki kekuatan saat menendang bola. "Saya membuat sedikit kesalahan, tapi itulah kehidupan seorang penjaga gawang. Setelah itu, saya tenang dan memainkan peran saya," ujar dia.

Pemain depan Belgia Eden Hazard, yang mencetak dua gol saat melawan Rusia setelah kesalahan Courtois, mencoba meredakan ketegangan setelah pertandingan dengan bercanda tentang blunder rekan setimnya itu. 

"Dia menonton banyak video aksi saya dan kemudian mencoba untuk meniru. Masalahnya dia jauh lebih tinggi dari saya, jadi itu tidak mudah," kata Hazard.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA