Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Kualifikasi Piala Asia U-17 Tetap Berjalan Sesuai Jadwal

Senin 03 Oct 2022 08:58 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memberikan keterangan terkait insiden di Stadion Kanjuruhan, Jakarta, Ahad (2/10/2022). PSSI menegaskan penyebab insiden kanjuruhan bukan karena perkelahian/kerusuhan antar suporter, saat ini tim PSSI dan kepolisian tengah melakukan investigasi kerusuhan yang terjadi. Republika/Prayogi

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memberikan keterangan terkait insiden di Stadion Kanjuruhan, Jakarta, Ahad (2/10/2022). PSSI menegaskan penyebab insiden kanjuruhan bukan karena perkelahian/kerusuhan antar suporter, saat ini tim PSSI dan kepolisian tengah melakukan investigasi kerusuhan yang terjadi. Republika/Prayogi

Foto: Republika/Prayogi.
PSSI hanya menunda Liga 1 selama sepekan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kualifikasi Piala Asia U-17 tak terdampak tragedi Kanjuruhan dan akan tetap berlangsung sesuai jadwal. Sekjen PSSI Yunus Nusi mengungkapkan, Liga 1 2022/2023 resmi dihentikan sementara setelah tragedi di Stadion Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa. Sejauh ini keputusan penundaan hanya untuk satu pekan tapi akan dikaji apakah perlu waktu lebih lama.

"Dini hari tadi, PT LIB atas instruksi Ketum PSSI dan pengurus PSSI putuskan hentikan liga selama sepekan. Kami akan lihat perkembangannya. Jika memang diharuskan untuk dihentikan dan ditambah waktu untuk penghentiannya, kami akan lihat situasi pada hari-hari akan datang," kata Yunus di Jakarta, Ahad (2/10/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan pihaknya akan terus berkomunikasi dengan FIFA untuk menjelaskan situasi tersebut agar PSSI dan Indonesia tak terdampak dengan sanksi dan lainnya. Menurutnya, FIFA dan AFC tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Menurutnya FIFA bisa saja berkunjung ke Indonesia untuk menilai sendiri tragedi Kanjuruhan. 

"Yang jelas untuk dihentikan Liga 1, lainnya tetap dilanjutkan. Untuk Liga 2 diberikan instruski kepada panpel klub untuk ambil langkah antisipatif. EPA kami yakin final sore ini jalan lancar karena tanpa penonton," katanya. 

"AFC yang saat ini berlangsung, tetap kita lanjutkan. Kami sampaikan tetap dilanjutkan tentu dengan rujukan dan dasar tidak akan ada rivalitas di Pakansari. Tak ada pengerahan suporter begitu banyak juga, kecuali saat Indonesia bermain, nanti akan dikoordinasikan dengan pihak keamanan," kata dia.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA