Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Tak Ada Kompetisi, PSSI Khawatir Performa Timnas U-19 Turun

Selasa 27 Oct 2020 16:34 WIB

Red: Endro Yuwanto

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan.

Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Selama menjalani TC di Kroasia, timnas U-19 dinilai mengalami perkembangan pesat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan khawatir ketiadaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia. Ini akan membuat performa pemain tim nasional (timnas) Indonesia U-19 menurun seusai menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia.

Dalam diskusi virtual pada Selasa (27/10), Iriawan mengatakan sekembalinya timnas U-19 ke Indonesia, Beckham Putra dkk akan dikembalikan ke klub masing-masing selama beberapa bulan sebelum menjalani TC lanjutan. Namun belum terbitnya izin dari kepolisian untuk menggelar kompetisi membuat Iriawan waswas performa pemain timnas U-19 akan menurun setelah ditempa latihan berat di Kroasia.

"Kami kesulitan mempertahankan ritme pemain, padahal kami ada Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20. Tentunya untuk mencapai prestasi di Piala Dunia yang ditargetkan lolos ke babak penyisihan perlu untuk kembali menggulirkan kompetisi," ujar Iriawan.

Iriawan mengatakan, para pemain bakal mendapatkan pengalaman serta menit bermain yang cukup sebelum menyongsong Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Selain itu, kompetisi bakal mengasah mental pemain karena berada di level pertandingan yang kompetitif. Berbeda jika dibandingkan dengan TC semata, pemain tak akan terlecut untuk membuktikan diri dan berhasrat untuk membawa timnya menang.

"Mengapa sangat perlu kompetisi? Karena mereka bisa bersaing dengan tiga sampai empat pemain asing dan itu untuk meningkatkan performa pemain. Dengan kompetisi juga pemain senior bermain, dia bisa belajar, menambah pengalaman," kata Iriawan. "Tensi laga di TC juga berbeda kalau di kompetisi. Saya berharap pemerintah dan kepolisian bisa memberikan izin agar kompetisi bergulir, semua protokol (kesehatan) akan kami jaga."

Para pemain timnas U-19 sendiri akan kembali ke Indonesia pada Selasa malam setelah menggelar TC di Kroasia sejak akhir Agustus lalu. Timnas U-19 akan dikembalikan ke klub masing-masing sembari menunggu arahan selanjutnya soal pemusatan latihan.

Selama menjalani TC di Kroasia, Elkan Baggot dkk dinilai mengalami perkembangan yang pesat. Dari 11 laga uji coba yang dijalani di Kroasia, timnas U-19 berhasil mencatatkan lima kemenangan, tiga hasil seri, dan tiga kekalahan.

Timnas U-19 bahkan tidak pernah takluk dari lawan-lawannya sepanjang Oktober 2020. Total, dari 11 laga uji coba, skuat Garuda Muda membuat 19 gol dan kebobolan 17 gol.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA