Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Owen Sebut Kedatangan Messi Justru Lemahkan PSG 

Kamis 16 Sep 2021 23:00 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Lionel Messi dari Paris Saint-Germain memberi isyarat pada pertandingan sepak bola grup A Liga Champions UEFA antara Club Brugge dan Paris Saint-Germain (PSG) di Bruges, Belgia, Kamis (16/9) dini hari WIB.

Lionel Messi dari Paris Saint-Germain memberi isyarat pada pertandingan sepak bola grup A Liga Champions UEFA antara Club Brugge dan Paris Saint-Germain (PSG) di Bruges, Belgia, Kamis (16/9) dini hari WIB.

Foto: EPA-EFE/STEPHANIE LECOCQ
PSG dianggap belum menemukan bentuk terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Mantan striker Liverpool dan Manchester United, Michael Owen, membuat pernyataan kontroversial dengan menyebut Paris Saint-Germain jadi lemah setelah kedatangan Lionel Messi. PSG baru saja bermain imbang 1-1 melawan Club Brugge di Liga Champions, Kamis (16/9) dini hari WIB. 

Pasukan Mauricio Pochettino gagal mengalahkan tim Belgia, dengan Messi, Neymar dan Kylian Mbappe tak mampu tampil impresif di lini depan. Mantan bos Spurs telah berjuang untuk menemukan keseimbangan antara lini depan tim yang bertabur bintang dan anggota tim lainnya sejauh musim ini. 

Owen percaya bahwa masuknya Messi sebenarnya telah membuat tim lebih lemah, dengan mantan bintang Inggris itu mendukung kontingen Liga Primer Inggris untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions. 

"Kami takjub melihat tim PSG ini dengan para penyerang itu, mereka semua adalah pemain fenomenal dengan hak mereka sendiri," kata Owen dikutip dari Metro, Kamis (16/9). 

"Tapi tiga bersama menurut saya membuat mereka lebih lemah dan saya tidak begitu mengerti mengapa mereka salah satu favorit untuk itu (Liga Champions). Saya pikir tim Inggris (Chelsea, Liverpool, Manchester City dan Manchester United) itu jauh, jauh lebih superior," ujarnya. 

Liverpool, City, dan Chelsea semuanya memulai kampanye mereka dengan kemenangan dengan kemenangan masing-masing melawan AC Milan, RB Leipzig dan Zenit. MU, bagaimanapun, gagal mengalahkan Young Boys di Swiss setelah Aaron Wan-Bissaka dikeluarkan menyusul gol pembuka Cristiano Ronaldo.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA