Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Suporter Apresiasi Usaha Erick Thohir Selamatkan Sepak Bola Indonesia

Senin 10 Oct 2022 14:54 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Gita Amanda

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, bertemu langsung dengan Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, Rabu (5/10/2022) waktu setempat.

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, bertemu langsung dengan Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, Rabu (5/10/2022) waktu setempat.

Foto: Istimewa.
Erick dinilai berpengalaman dengan klub dunia dan berhasil melobi FIFA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Ketua Umum kelompok suporter Persib Bandung (Viking) Heru Joko mengapresiasi usaha pemerintah lewat Erick Thohir yang mampu menyelamatkan sepak bola Indonesia dari ancaman sanksi FIFA. Menurut Heru, Erick Thohir lewat jaringannya di sepak bola dunia telah mendorong reformasi sepak bola Indonesia usai tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan lebih dari seratus suporter meninggal.

"Terima kasih kepada pemerintah lewat Pak Erick Thohir yang telah melobi FIFA sehingga sepak bola Indonesia bisa selamat dari ancaman sanksi FIFA. Kesempatan ini mesti kita manfaatkan sebaik mungkin untuk memperbaiki sepak bola Indonesia di masa depan," ujar Heru saat dihubungi Senin (10/10/2022).

Baca Juga

Heru menambahkan bahwa lobi Erick Thohir tidak hanya menyelamatkan Indonesia dari sanksi, melainkan memperbaiki secara fundamental persepakbolaan nasional. Sebab FIFA akan ikut langsung dalam edukasi dan perbaikan sistem terkait penyelenggaraan pertandingan. "Apa yang dilakukan Erick itu keren. Kita harus ikuti petunjuk dari FIFA itu," ujar Heru.

Lewat lobi Erick Thohir yang mewakili pemerintah Indonesia berhasil mengajak FIFA terjun langsung menata sepak bola Indonesia. Presiden FIFA Gianni Infantino bahkan akan berkunjung ke Indonesia memimpin misi FIFA tersebut.

Salah satu misi FIFA adalah memberikan edukasi terhadap seluruh stakeholder sepak bola nasional untuk menata sistem kompetisi yang aman dan profesional. Tak hanya itu, FIFA juga menggariskan aturan soal jam pertandingan sepak bola yang tidak boleh terlalu malam. Hal inilah yang ditengarai menjadi salah satu penyebab Tragedi Kanjuruhan.

Heru menilai Erick Thohir memang mengerti langkah detil untuk menciptakan sistem kompetisi yang sehat. Selain berpengalaman di dunia profesional, jaringan Erick Thohir di sepak bola dunia dinilai punya peran penting.

“Erick berpengalaman dengan klub dunia dan alhamdulillah berhasil melobi FIFA. Terima kasih atas kerelaan pemerintah untuk turun langsung sehingga kita pencinta sepak bola Indonesia punya harapan untuk tetap menyaksikan sepak bola nasional dan melihat perbaikan mendasar dalam kompetisi," ujar Heru.

Menurut Heru selama ini kompetisi sepak bola tak sekadar olah raga. Namun kompetisi sepak bola nasional terbukti mampu memutar ekonomi di level akar rumput. Walhasil menyelamatkan sepak bola nasional dari sanksi berarti pula menyelamatkan banyak pelaku ekonomi kecil yang hidupnya bergantung dari denyut kompetisi Liga 1.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA